<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339</id><updated>2012-02-16T15:08:27.902+07:00</updated><category term='Lyrics Album Kantata Takwa'/><category term='Lyrics Album Best Of The Best'/><category term='Lyrics Album Cikal'/><category term='Lyrics Album 50 : 50'/><category term='Lyrics Album Swami I'/><category term='Lyrics Album Dalbo'/><category term='Lirik Lagu Yang Tidak Dikomersilkan'/><category term='Lyrics Album Belum Ada Judul'/><category term='Album Lagu Iwan Fals'/><category term='Lyrics Album Manusia Setengah Dewa'/><category term='Info'/><category term='Lyrics Album Orang Gila'/><category term='Lyrics Album Lagu Pemanjat'/><category term='Lyrics Album Incollaboration'/><category term='Lyrics Album Anak Wayang'/><category term='* Single'/><category term='Lyrics Album Hijau'/><category term='Lyrics Album In Love'/><category term='Lyrics Album Suara hati'/><category term='Lyrics Album Kantata Samsara'/><category term='Berita'/><category term='Lyrics Album Swami II'/><title type='text'>Iwan Fals</title><subtitle type='html'>Surabaya Community</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>49</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-7888080284244084192</id><published>2009-08-17T03:29:00.000+07:00</published><updated>2009-08-17T03:30:43.659+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Konser Iwan Fals</title><content type='html'>Liputan Konser Bulanan Iwan Fals &amp; Band Juli 2009 – CIKAL Sabtu, 25 Juli 2009, PT. Tiga Rambu (perusahaan milik Iwan Fals) kembali menggelar konser bulanan Iwan Fals &amp; Band di Panggung Kita desa Leuwinanggung Cimanggis Depok. Konser kali ini memilih tema Cikal, yaitu nama anak kedua Iwan Fals yang juga menjadi salah satu judul album dan lagu Iwan yang edar tahun 1991. Tema ini dipilih berkaitan dengan peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2009. Konser yang disponsori sepeda motor TVS, majalah Rolling Stone Indonesia dan majalah Trax ini dimulai pukul 15.15 WIB. &lt;span id="fullpost"&gt;Kali ini tata panggung berlatar biru langit dan banyak sekali ornamen mainan anak-anak. Iwan Fals membuka konser sore itu dengan lagu Nak. Penonton sedikit terkejut ketika personil Iwan Fals &amp; Band hanya terlihat 4 orang minus Sonata dan Cok Rampal. Iwan Fals menjelaskan kepada penonton bahwa Sonata sebagai lead gitar mundur karena ingin lebih fokus mengurusi bandnya sendiri yaitu KLAKI. Klaki adalah grup band yang khusus membawakan lagu-lagu daerah Bangka, daerah asal Sonata. Sedangkan Cok Rampal pemain mandolin/gitar dan juga musisi senior yang sering terlibat dalam pengerjaan album-album Iwan Fals ingin lebih fokus mengurusi galeri seninya. Setelah lagu Nak, Iwan Fals membawakan sebuah puisi yang merupakan pemenang Karyakita edisi Juli 2009. Beturut-turut lagu Siang Pelataran SD Sebuah Kampung dan Ujung Aspal Pondok Gede dibawakan. Hujan pun turun mengiring kedua lagu tersebut. "Wah hujan, gimana lanjut ?", tanya Iwan Fals yang dijawab “lanjut..!” oleh para penonton. "Nanti kalo masuk angin jangan salahain gue ya!", balas Iwan Fals. Iwan Fals meminta maaf kepada penonton karena selain Sonata dan Cok Rampal, salah satu kru Iwan Fals &amp; Band yang memegang peranan sangat penting yaitu Ayub mengundurkan diri juga. Posisi Ayub sangat penting karena memegang monitor kontrol suara dan teknisi peralatan. Oleh sebab itu andaikata ada suara yang tidak enak mohon dimaafkan ujar Iwan Fals. Irama reggae kemudian mengalun menjadi intro lagu Mereka Ada Di Jalan. Kekosongan distorsi gitar dari Sonata dan Cok Rampal diisi oleh permainan harmonika Iwan Fals dan keyboard dari Edi Daromi. "Banyak lagu anak yang saya buat hanya melihat dari sisi gelapnya saja, tolong dimaafkan karena saya tidak bisa membuat lagu anak dari sisi terangnya…", ujar Iwan Fals mengawali lagu Potret. "Sudah banyak anak-anak yang mati dijalanan, termasuk yang tumbuh besar di lokalisasi dan menjual tubuh ibunya…", tambah Iwan Fals sebelum lagu Gali Gongli di bawakan. Yang menarik, ketika Iwan Fals membawakan lagu Sunatan Masal, pemain keyboard Edi Daromi yang juga tergabung di band Elpamas menjadi bahan candaan di antara mereka dikarenakan dia waktu kecil ikut di khitan secara masal. Di lagu inilah penonton mulai bisa bergoyang lepas setelah 6 lagu awal hanya berjoget biasa karena lagu yang dibawakan termasuk lagu-lagu dengan irama lamban. Bintang tamu yang tampil pertama adalah Imaniar. Bersama Iwan Fals, Imaniar membawakan lagu Siang Seberang Istana, Senandung Istri Bromocorah, serta lagu Imaniar sendiri berjudul Kacau dan Ironi. Di Lagu Siang Seberang Istana Imaniar memainkan saxophone, sedang dilagu Kacau, Iwan Fals diajak nge-rap oleh Imaniar. Ketika Iwan Fals nge-rap penonton bertepuk tangan dan terbahak-bahak. "Wah, kacau tapi asyik kan?", celetuk Iwan Fals. Setelah itu lagu Untuk Yani, Kaum Urbanis dan Na Na Na Na dibawakan. Di lagu Untuk Yani terasa sekali kekosongan yang ditinggalkan Sonata dan Cok Rampal. Iwan Fals memainkan harmonikanya untuk mengganti melody yang biasa diisi oleh Sonata dan Cok Rampal. Permainan musik terasa kurang menggigit karena tidak adanya distorsi gitar yang biasanya meraung-raung. Tapi bagi sebagian penonton mereka tetap merasa enjoy karena yang penting Iwan Fals yang nyanyi. Setelah Imaniar, kemudian tampil grup band Letto mendampingi Iwan Fals membawakan lagu Sore Tugu Pancoran, serta lagu Letto berjudul Sandaran Hati, Sampai Nanti... Sampai Mati dan Lubang di Hati. Di tengah lagu Sore Tugu Pancoran, Noe (vokalis Letto) membacakan sebuah puisi karya ayahnya, Emha Ainun Najib yang berjudul "Kemana Anak-Anak Itu ?". "Sudah Magrib ya ?", tanya Iwan Fals. "Belum ......", jawab penonton. "Kita wajib ya menjaga mainan agar tidak punah, agar anak cucu kita masih mengenal mainan dan tidak tergantikan oleh televesi dan permainan-permainan modern....", kata Iwan Fals sebelum membawakan lagu berjudul Lagu Enam yang diambil dari album Hijau. Akhirnya tiba di penghujung acara. Konser yang kali ini tidak penuh penonton ditutup dengan lagu Cikal yang merupakan puisi putri Iwan ketika waktu kecil. Yang menarik, di lagu ini pemain bass kidal Heirrie Buchaery memainkan gitar akustik dengan tangan kanan. Menarik juga permainan gitar Heiriie Buchaeri yang tidak biasa terlihat. "Insya Allah, jika izin keluar dari TMII (Taman Mini Indonesia Indah-red), Panggung Kita akan diadakan tanggal 15 atau 16 Agustus 2009 bertepatan dengan Jambore OI yang sekaligus memperingati hari jadi OI yang ke-10, mudah-mudahan izinnya keluar karena panitia dari OI sudah bekerja keras mewujudkan semua itu. Terima Kasih .. Sampai Jumpa Lagi !!!", ujar Iwan Fals menutup konser ketika Magrib menjelang.
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-7888080284244084192?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/7888080284244084192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/konser-iwan-fals.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/7888080284244084192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/7888080284244084192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/konser-iwan-fals.html' title='Konser Iwan Fals'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-4266837124033531597</id><published>2009-08-17T03:25:00.000+07:00</published><updated>2009-08-17T03:27:29.995+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'></title><content type='html'>INNALILLAHI WA INNAILLAIHI ROJIUN

Turut berduka cita atas meninggalnya penyair kondang... seniman hebat..., WS RENDRA.

Selamat jalan mas Willy...
Karya-karyamu pasti akan selalu dihati kami, dan selalu memberi semangat bagi bangsa Indonesia.

Alm. WS Rendra (lahir di Solo, 7 November 1935) meninggal dunia pada hari Kamis, 6 Agustus 2009 sekitar pukul 22.00 wib karena sakit.


&lt;span id="fullpost"&gt;
Foto diatas dari kiri ke kanan: Yockie Suryoprayogo, (alm) WS Rendra, Setiawan Djody, Iwan Fals dan Sawung Jabo. Dalam rangka konser Kantata Takwa 'Kesaksian' tahun 2003.

Alm. WS Rendra pernah bergabung dengan kelompok musik besar tanah air yaitu 'Kantata Takwa'. Beliau juga yang menulis sebagian besar syair-syair lagu kelompok Kantata Takwa. Salah satu lagu Kantata Takwa yang sangat populer adalah berjudul "Kesaksian" ditulis oleh almarhum, yang juga akrab dengan nama panggilan Willy. Lagu tersebut telah banyak membangkitkan semangat perjuangan melawan ketidak adilan.

Pada album Iwan Fals di tahun 1986 yang berjudul Ethiopia, terdapat lagu berjudul Willy. Lagu tersebut didedikasikan Iwan Fals khusus untuk Rendra.

&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-4266837124033531597?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/4266837124033531597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/innalillahi-wa-innaillaihi-rojiun-turut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4266837124033531597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4266837124033531597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/innalillahi-wa-innaillaihi-rojiun-turut.html' title=''/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-8419456768611008013</id><published>2009-08-17T03:22:00.001+07:00</published><updated>2009-08-17T03:24:29.844+07:00</updated><title type='text'>Manusia setengah DEWA</title><content type='html'>Desa Desa harus jadi kekuatan ekonomi Agar warganya tak hijrah ke kota Sepinya desa adalah modal utama Untuk bekerja dan mengembangkan diri Walau lahan sudah menjadi milik kota Bukan berarti desa lemah tak berdaya Desa adalah kekuatan sejati Negara harus berpihak pada para petani Entah bagaimana caranya Desalah masa depan kita Keyakinan ini datang begitu saja Karena aku tak mau celaka Desa adalah kenyataan Kota adalah pertumbuhan Desa dan kota tak terpisahkan Tapi desa harus diutamakan Di lumbung kita menabung Datang paceklik kita tak bingung Masa panen masa berpesta &lt;span id="fullpost"&gt;Itulah harapan kita semua Tapi tengkulak tengkulak bergentayangan Tapi lintah darat pun bergentayangan Untuk apa punya pemerintah Kalau hidup terus terusan susah Di lumbung kita menabung Datang paceklik kita tak bingung Masa panen masa berpesta Itulah harapan kita semua Desa harus jadi kekuatan ekonomi Agar warganya tak hijrah ke kota Sepinya desa adalah modal utama Untuk bekerja dan mengembangkan diri Desa harus jadi kekuatan ekonomi Iwan Fals Album Manusia Setengah Dewa 2004 

&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-8419456768611008013?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/8419456768611008013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/manusia-setengah-dewa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8419456768611008013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8419456768611008013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/manusia-setengah-dewa.html' title='Manusia setengah DEWA'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-6053689960288721732</id><published>2009-08-07T01:48:00.001+07:00</published><updated>2009-08-07T01:50:36.882+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Selamat Jalan Ws Rendra..</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;INNALILLAHI WA INNAILLAIHI ROJIUN&lt;/span&gt;

Turut berduka cita atas meninggalnya penyair kondang... seniman hebat..., WS RENDRA.

Selamat jalan mas Willy...
Karya-karyamu pasti akan selalu dihati kami, dan selalu memberi semangat bagi bangsa Indonesia.

Alm. WS Rendra (lahir di Solo, 7 November 1935) meninggal dunia pada hari Kamis, 6 Agustus 2009 sekitar pukul 22.00 wib karena sakit.

&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SnsXQATYyYI/AAAAAAAACEg/lBOmp9V5KAE/s1600-h/kantata.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 315px; height: 202px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SnsXQATYyYI/AAAAAAAACEg/lBOmp9V5KAE/s320/kantata.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366908944668739970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;Foto diatas dari kiri ke kanan: Yockie Suryoprayogo, (alm) WS Rendra, Setiawan Djody, Iwan Fals dan Sawung Jabo. Dalam rangka konser Kantata Takwa 'Kesaksian' tahun 2003.
&lt;/div&gt;
Alm. WS Rendra pernah bergabung dengan kelompok musik besar tanah air yaitu 'Kantata Takwa'. Beliau juga yang menulis sebagian besar syair-syair lagu kelompok Kantata Takwa. Salah satu lagu Kantata Takwa yang sangat populer adalah berjudul "&lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/11/kesaksian.html"&gt;Kesaksian&lt;/a&gt;" ditulis oleh almarhum, yang juga akrab dengan nama panggilan Willy. Lagu tersebut telah banyak membangkitkan semangat perjuangan melawan ketidak adilan.

Pada album Iwan Fals di tahun 1986 yang berjudul Ethiopia, terdapat lagu berjudul &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/05/willy.html"&gt;Willy&lt;/a&gt;. Lagu tersebut didedikasikan Iwan Fals khusus untuk Rendra.

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;by Fals Mania&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-6053689960288721732?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/6053689960288721732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/selamat-jalan-ws-rendra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/6053689960288721732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/6053689960288721732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/selamat-jalan-ws-rendra.html' title='Selamat Jalan Ws Rendra..'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SnsXQATYyYI/AAAAAAAACEg/lBOmp9V5KAE/s72-c/kantata.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-7171611603467211484</id><published>2009-08-06T00:24:00.002+07:00</published><updated>2009-08-06T00:28:54.268+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Album Baru Iwan Fals 2009 - Untukmu Terkasih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnBP6I6ZSI/AAAAAAAAAEE/MO77ESUqFOs/s1600-h/untukmu+terkasih+%285%29+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 259px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnBP6I6ZSI/AAAAAAAAAEE/MO77ESUqFOs/s320/untukmu+terkasih+%285%29+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366532910037493026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
Awal Juli 2009 menjadi jawaban atas pertanyaan para penggemar yang selalu menanyakan kapan Iwan Fals akan merilis album baru. Album terakhir Iwan Fals adalah album ‘kompromi dengan pasar’ berjudul &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/search/label/2007%20-%2050%3A50"&gt;50:50&lt;/a&gt; yang edar pada tahun 2007 dibawah label Musica Studios. Dan kini dibawah bendera &lt;a href="http://falcon.co.id/"&gt;Falcon Music&lt;/a&gt;, Iwan Fals merilis sebuah album baru berjudul &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;‘Untukmu Terkasih’. &lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;

Namun jangan senang dahulu, album baru ini hanya berisi 2 buah lagu yaitu "&lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2009/03/untukmu-terkasih.html"&gt;Untukmu Terkasih&lt;/a&gt;" dan "&lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2007/03/merdeka.html"&gt;Merdeka&lt;/a&gt;". Kedua lagu itu malah sudah dipasarkan kepada publik lewat konten download RBT bersamaan dengan launching situs resmi Iwan Fals (iwanfals.co.id) pada 16 Agustus 2008 yang lalu. Lagu Untukmu Terkasih liriknya ditulis oleh Fajar Budiman dan lagunya dari Iwan Fals. Lagu ini kemudian semakin sering dinyanyikan dalam konser-konser Iwan Fals sejak awal 2009 baik di TV maupun open space. Khusus lagu ‘Merdeka’, itu malah sudah lama dinyanyikan seperti dalam penampilan Iwan Fals di sebuah stasiun TV pada tahun 1998.

Dalam mini album ini, Iwan Fals membawakan secara akustik kedua lagu itu. Mengingatkan kita kepada 2 album sebelumnya yang juga dibawakan Iwan Fals full akustik yaitu album "&lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/search/label/1992%20-%20Belum%20Ada%20Judul"&gt;Belum Ada Judul&lt;/a&gt;" dan album “&lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/search/label/2004%20-%20Manusia%20Setengah%20Dewa"&gt;Manusia 1/2 Dewa&lt;/a&gt;". Kedua lagu dalam mini album ini direkam di Fals Record (studio pribadi milik Iwan Fals) di Leuwinanggung. Sedangkan untuk proses mixing-nya dibantu oleh Heirrie Buchaeri pada pertengahan Desember 2008. Heirrie saat ini juga tergabung dalam Iwan Fals &amp;amp; Band sebagai pemain bass.

Mini album ini diedarkan dalam 2 versi yaitu kaset dan CD. Harga keduanya relatif terjangkau dan dibawah harga rata-rata kaset dan CD yang beredar saat ini. Cukup masuk akal karena hanya berisi 2 lagu. Dalam versi kaset dijual dengan harga Rp.12.000 sedangkan untuk versi CD dijual dengan harga Rp.20.000 dan ditambah bonus berupa DVD video clip "Untukmu Terkasih". Sebuah video klip yang berkisah tentang penderitaan rakyat kecil, dan membawa pesan kepada kita agar membantu rakyat yang tidak mampu. Mini album ini diproduksi oleh PT.Merak Cipta Indokreasi dan bisa dibilang album Untukmu Terkasih dari Iwan Fals ini sudah lepas dari Musica Studios, label yang dominan menaungi Iwan Fals selama ini.

Penjiwaan Iwan Fals di kedua lagu dalam album ini cukup baik. Iwan Fals terdengar fresh membawakan kedua lagu tersebut walaupun hanya diiringi dengan gitar akustik tanpa harmonika. Terlebih pada lagu Merdeka, Iwan Fals bernyanyi sangat emosional ditambah ritme lagu yang lumayan cepat. Diakhir lagu, Iwan Fals memekikkan kata Merdeka..! dengan penuh semangat. Mini album ini seperti menunggu dihadirkan pada momen bertepatan dengan suasana Pilpres dan menjelang peringatan HUT RI pada Agustus nanti.

Dalam mini album ini, Iwan Fals kembali mengajak kita yang mampu untuk membantu minimal satu orang yang tidak mampu agar kemiskinan dapat sedikit teratasi. Pesan tersebut digambarkan lewat desain covernya dimana pada setiap bagian ditampilkan potret - potret kemiskinan yang terjadi di sekeliling kita. Foto-foto dalam cover album ini diambil oleh fotografer terkenal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Darwis_Triadi"&gt;Darwis Triadi&lt;/a&gt;.

Sayang, kehadiran album ini malah seperti menjadi album baru namun ‘basi’. Karena lagu-lagunya sudah terlalu sering didengarkan. Ada kekecewaan dari banyak penggemar, lagu baru Iwan Fals di album ini sudah didengar dimana-mana, video klipnya juga sering tayang di TV, bahkan versi mp3 bajakannya juga mudah didownload, namun albumnya malah baru sekarang beredar. Itupun hanya berisi dua lagu. Kehadiran album ini terkesan dipaksakan mengingat Iwan Fals sudah 2 tahun belum mengeluarkan album baru. Kekecewaan ini mengingatkan pada album lama Iwan Fals seperti album &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/04/mata-hati.html"&gt;Mata Hati&lt;/a&gt; yang hanya berisi satu lagu baru. Juga pada album &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/search/label/1994%20-%20Anak%20Wayang"&gt;Anak Wayang&lt;/a&gt; yang hanya berisi 6 lagu, itupun Iwan Fals cuma bernyanyi penuh pada dua lagu dan selebihnya duet dan dinyanyikan oleh Sawung Jabo. Serta pada album &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/search/label/1996%20-%20Lagu%20Pemanjat"&gt;Pemanjat&lt;/a&gt; yang hanya ada satu lagu yang dinyanyikan Iwan Fals.

Dan ada satu pertanyaan juga, mengapa pada album baru Iwan Fals ini tidak sekalian diisi dengan lagu 'Negeri Yang Hilang' karya Bagoes A.A. Lagu itu sekarang malah sudah dijual dalam konten download ring back tone. Sepertinya Falcon sebagai label Iwan Fals yang baru berusaha menghindari pembajakan lewat strategi pemasaran dengan meluncurkan lagu dalam konten download dahulu, baru setelahnya lagu-lagu itu dijual dengan sistem dicicil dalam bentuk CD atau kaset dengan harga yang relatif murah. Mengamati ini, kami mengira selanjutnya akan hadir mini album-mini album Iwan Fals yang lain.

Namun dibalik semua itu, kehadiran mini album Untukmu Terkasih ini sedikit mengobati kerinduan penggemar. Meskipun materi album bukan sesuatu yang baru, minimal album ini bisa menjadi koleksi. Harapan kami semoga mini album ini hanyalah 'pemanasan' dan menjadi penyemangat Iwan Fals dalam berkarya untuk menghasilkan sebuah album yang berisi lebih dari 2 lagu. Sudah tentu penggemar Iwan Fals sekarang sangat menanti-nanti kolaborasi Iwan Fals dan Slank yang santer dibicarakan. Dari majalah Rolling Stone Indonesia edisi Juli 2009, dikabarkan Iwan Fals dan Slank akan membuat album bersama dengan dua vokalis yaitu Iwan Fals dan Kaka. Kita tunggu saja. (&lt;a href="http://efkaluna.multiply.com/"&gt;Fendi Kurniawan&lt;/a&gt; &amp;amp; &lt;a href="http://falsettoholic.multiply.com/"&gt;Syafiq Baktir&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;by Fals Mania&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-7171611603467211484?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/7171611603467211484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/album-baru-iwan-fals-2009-untukmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/7171611603467211484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/7171611603467211484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/album-baru-iwan-fals-2009-untukmu.html' title='Album Baru Iwan Fals 2009 - Untukmu Terkasih'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnBP6I6ZSI/AAAAAAAAAEE/MO77ESUqFOs/s72-c/untukmu+terkasih+%285%29+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-7920858162263388525</id><published>2009-08-06T00:22:00.001+07:00</published><updated>2009-08-06T00:29:25.589+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Konser Iwan Fals - CIKAL</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Liputan Konser Bulanan Iwan Fals &amp;amp; Band Juli 2009 – CIKAL&lt;/span&gt;

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SmvwGj2wtxI/AAAAAAAACDg/0K_4kaMrFEU/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 165px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SmvwGj2wtxI/AAAAAAAACDg/0K_4kaMrFEU/s320/3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362643776809514770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sabtu, 25 Juli 2009, PT. Tiga Rambu (perusahaan milik Iwan Fals) kembali menggelar konser bulanan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iwan Fals &amp;amp; Band&lt;/span&gt; di Panggung Kita desa Leuwinanggung Cimanggis Depok. Konser kali ini memilih tema &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Cikal&lt;/span&gt;, yaitu nama anak kedua Iwan Fals yang juga menjadi salah satu judul album dan lagu Iwan yang edar tahun 1991. Tema ini dipilih berkaitan dengan peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2009.&lt;span id="fullpost"&gt;

Konser yang disponsori sepeda motor TVS, majalah Rolling Stone Indonesia dan majalah Trax ini dimulai pukul 15.15 WIB. Kali ini tata panggung berlatar biru langit dan banyak sekali ornamen mainan anak-anak. Iwan Fals membuka konser sore itu dengan lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/04/nak.html"&gt;Nak&lt;/a&gt;. Penonton sedikit terkejut ketika personil Iwan Fals &amp;amp; Band hanya terlihat 4 orang minus Sonata dan &lt;a href="http://www.indonesiantunes.com/cok-rampal/profile/"&gt;Cok Rampal&lt;/a&gt;. Iwan Fals menjelaskan kepada penonton bahwa Sonata sebagai lead gitar mundur karena ingin lebih fokus mengurusi bandnya sendiri yaitu &lt;a href="http://www.bangkapos.com/news/read/5406/local.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KLAKI&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Klaki adalah grup band yang khusus membawakan lagu-lagu daerah Bangka, daerah asal Sonata. Sedangkan Cok Rampal pemain mandolin/gitar dan juga musisi senior yang sering terlibat dalam pengerjaan album-album Iwan Fals ingin lebih fokus mengurusi galeri seninya.

Setelah lagu Nak, Iwan Fals membawakan sebuah puisi yang merupakan pemenang Karyakita edisi Juli 2009. Beturut-turut lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/06/siang-pelataran-sd-sebuah-kampung.html"&gt;Siang Pelataran SD Sebuah Kampung&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/04/ujung-aspal-pondok-gede.html"&gt;Ujung Aspal Pondok Gede&lt;/a&gt; dibawakan. Hujan pun turun mengiring kedua lagu tersebut. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Wah hujan, gimana lanjut ?"&lt;/span&gt;, tanya Iwan Fals yang dijawab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“lanjut..!”&lt;/span&gt; oleh para penonton. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Nanti kalo masuk angin jangan salahain gue ya!"&lt;/span&gt;, balas Iwan Fals.

Iwan Fals meminta maaf kepada penonton karena selain Sonata dan Cok Rampal, salah satu kru Iwan Fals &amp;amp; Band yang memegang peranan sangat penting yaitu Ayub mengundurkan diri juga. Posisi Ayub sangat penting karena memegang monitor kontrol suara dan teknisi peralatan. Oleh sebab itu andaikata ada suara yang tidak enak mohon dimaafkan ujar Iwan Fals. Irama reggae kemudian mengalun menjadi intro lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/06/mereka-ada-di-jalan.html"&gt;Mereka Ada Di Jalan&lt;/a&gt;. Kekosongan distorsi gitar dari Sonata dan Cok Rampal diisi oleh permainan harmonika Iwan Fals dan keyboard dari &lt;a href="http://edidaromi.multiply.com/"&gt;Edi Daromi&lt;/a&gt;.

&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Banyak lagu anak yang saya buat hanya melihat dari sisi gelapnya saja, tolong dimaafkan karena saya tidak bisa membuat lagu anak dari sisi terangnya…"&lt;/span&gt;, ujar Iwan Fals mengawali lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/05/potret.html"&gt;Potret&lt;/a&gt;.

&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sudah banyak anak-anak yang mati dijalanan, termasuk yang tumbuh besar di lokalisasi dan menjual tubuh ibunya…"&lt;/span&gt;, tambah Iwan Fals sebelum lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/06/gali-gongli.html"&gt;Gali Gongli&lt;/a&gt; di bawakan.

Yang menarik, ketika Iwan Fals membawakan lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/09/sunatan-massal.html"&gt;Sunatan Masal&lt;/a&gt;, pemain keyboard Edi Daromi yang juga tergabung di band &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Elpamas&lt;/span&gt; menjadi bahan candaan di antara mereka dikarenakan dia waktu kecil ikut di khitan secara masal. Di lagu inilah penonton mulai bisa bergoyang lepas setelah 6 lagu awal hanya berjoget biasa karena lagu yang dibawakan termasuk lagu-lagu dengan irama lamban.

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SmvwG6z6CcI/AAAAAAAACDo/TDJRwXPScs4/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 151px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SmvwG6z6CcI/AAAAAAAACDo/TDJRwXPScs4/s320/4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362643782971558338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bintang tamu yang tampil pertama adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Imaniar&lt;/span&gt;. Bersama Iwan Fals, Imaniar membawakan lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/04/siang-seberang-istana.html"&gt;Siang Seberang Istana&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2007/02/senandung-istri-bromocorah.html"&gt;Senandung Istri Bromocorah&lt;/a&gt;, serta lagu Imaniar sendiri berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kacau&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ironi&lt;/span&gt;. Di Lagu Siang Seberang Istana Imaniar memainkan saxophone, sedang dilagu Kacau, Iwan Fals diajak nge-rap oleh Imaniar. Ketika Iwan Fals nge-rap penonton bertepuk tangan dan terbahak-bahak. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Wah, kacau tapi asyik kan?"&lt;/span&gt;, celetuk Iwan Fals.

Setelah itu lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/08/untuk-yani.html"&gt;Untuk Yani&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2007/04/kaum-urbanis_29.html"&gt;Kaum Urbanis&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/11/na-na-na-na.html"&gt;Na Na Na Na &lt;/a&gt;dibawakan. Di lagu Untuk Yani terasa sekali kekosongan yang ditinggalkan Sonata dan Cok Rampal. Iwan Fals memainkan harmonikanya untuk mengganti melody yang biasa diisi oleh Sonata dan Cok Rampal. Permainan musik terasa kurang menggigit karena tidak adanya distorsi gitar yang biasanya meraung-raung. Tapi bagi sebagian penonton mereka tetap merasa enjoy karena yang penting Iwan Fals yang nyanyi.

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SmvwHDX_FzI/AAAAAAAACDw/XtTVI3qNTxk/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 165px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SmvwHDX_FzI/AAAAAAAACDw/XtTVI3qNTxk/s320/1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362643785270368050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah Imaniar, kemudian tampil grup band &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Letto&lt;/span&gt; mendampingi Iwan Fals  membawakan lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/04/sore-tugu-pancoran.html"&gt;Sore Tugu Pancoran&lt;/a&gt;, serta lagu Letto berjudul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sandaran Hati&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sampai Nanti... Sampai Mati&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lubang di Hati&lt;/span&gt;. Di tengah lagu Sore Tugu Pancoran, Noe (vokalis Letto) membacakan sebuah puisi karya ayahnya, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Emha Ainun Najib&lt;/span&gt; yang berjudul "Kemana Anak-Anak Itu ?".

&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sudah Magrib ya ?"&lt;/span&gt;, tanya Iwan Fals. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Belum ......"&lt;/span&gt;, jawab penonton. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kita wajib ya menjaga mainan agar tidak punah, agar anak cucu kita masih mengenal mainan dan tidak tergantikan oleh televesi dan permainan-permainan modern...."&lt;/span&gt;, kata Iwan Fals sebelum membawakan lagu berjudul &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/10/lagu-enam.html"&gt;Lagu Enam&lt;/a&gt; yang diambil dari album Hijau.

Akhirnya tiba di penghujung acara. Konser yang kali ini tidak penuh penonton ditutup dengan lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/05/cikal.html"&gt;Cikal&lt;/a&gt; yang merupakan puisi putri Iwan ketika waktu kecil. Yang menarik, di lagu ini pemain bass kidal &lt;a href="http://heirrie.multiply.com/"&gt;Heirrie Buchaery&lt;/a&gt; memainkan gitar akustik dengan tangan kanan. Menarik juga permainan gitar Heiriie Buchaeri yang tidak biasa terlihat.

&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Insya Allah, jika izin keluar dari TMII (Taman Mini Indonesia Indah-red), Panggung Kita akan diadakan tanggal 15 atau 16 Agustus 2009 bertepatan dengan Jambore OI yang sekaligus memperingati hari jadi OI yang ke-10, mudah-mudahan izinnya keluar karena panitia dari OI sudah bekerja keras mewujudkan semua itu. Terima Kasih .. Sampai Jumpa Lagi !!!"&lt;/span&gt;, ujar Iwan Fals menutup konser ketika Magrib menjelang. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(fk/sb)&lt;/span&gt;

--------------------------------------

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/Smv8jxYbGGI/AAAAAAAACEI/juKWxkqMhYk/s1600-h/tiket.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 112px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/Smv8jxYbGGI/AAAAAAAACEI/juKWxkqMhYk/s200/tiket.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362657472796104802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Konser Iwan Fals &amp;amp; Band&lt;/span&gt;
“CIKAL”
Tempat: Panggung Kita – Leuwinanggung, Depok
Hari/Tanggal: Sabtu, 25 Juli 2009
Jam: 15.15 WIB
Bintang Tamu: Imaniar &amp;amp; Letto

--------------------------------------

&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Daftar Lagu:&lt;/span&gt;
1. Nak
2. Siang Pelataran SD Sebuah Kampung
3. Ujung Aspal Pondok Gede
4. Mereka Ada di Jalan
5. Potret
6. Gali Gongli
7. Sunatan Masal
8. Siang Seberang Istana (feat. Imaniar)
9. Senandung Istri Bromocorah (feat. Imaniar)
10. Kacau (Imaniar feat. Iwan Fals)
11. Ironi (Imaniar feat. Iwan Fals)
12. Untuk Yani
13. Kaum Urbanis
14. Na Na Na Na
15. Sore Tugu Pancoran (feat. Letto)
16. Sandaran Hati (Letto feat. Iwan Fals)
17. Sampai Nanti... Sampai Mati (Letto feat. Iwan Fals)
18. Lubang di Hati (Letto feat. Iwan Fals)
19. Lagu Enam
20. Cikal

--------------------------------------

&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iwan Fals &amp;amp; Band (formasi Juli 2009):&lt;/span&gt;
Iwan Fals : gitar akustik, harmonika, vocal
Edi Daromi : keyboard, backing vokal
Heirrie Buchaery : bass, gitar akustik, drum elektrik, backing vokal
Deni Kurniawan : drum, gitar akustik, backing vokal

--------------------------------------
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;by Fals Mania&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-7920858162263388525?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/7920858162263388525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/konser-iwan-fals-cikal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/7920858162263388525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/7920858162263388525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/konser-iwan-fals-cikal.html' title='Konser Iwan Fals - CIKAL'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SmvwGj2wtxI/AAAAAAAACDg/0K_4kaMrFEU/s72-c/3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-1249524427836332143</id><published>2009-08-06T00:18:00.001+07:00</published><updated>2009-08-06T00:20:19.237+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Selamat Jalan Mbah Surip</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 102); font-size: 130%;"&gt;
INNALILLAHI WA INNAILLAIHI ROJIUN&lt;/span&gt;

Turut berduka cita atas meninggalnya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mbah Surip&lt;/span&gt;. Beliau adalah penyanyi yang istimewa, yang mampu mewarnai musik Indonesia dengan karya-karya sederhana.

&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Selamat jalan Mbah...
karya-karyamu pasti akan kami kenang sepanjang masa..&lt;/span&gt;

(Mbah Surip meninggal dunia pada hari Selasa, 4 Agustus 2009 pukul 10.30 wib di Jakarta.)

&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SnftXvkwyII/AAAAAAAACEY/i56T_cstp24/s1600-h/mbah+surip+presiden+wafat+copy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 213px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SnftXvkwyII/AAAAAAAACEY/i56T_cstp24/s320/mbah+surip+presiden+wafat+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366018473198667906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;by Fals Mania&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-1249524427836332143?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/1249524427836332143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/selamat-jalan-mbah-surip.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/1249524427836332143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/1249524427836332143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/selamat-jalan-mbah-surip.html' title='Selamat Jalan Mbah Surip'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SnftXvkwyII/AAAAAAAACEY/i56T_cstp24/s72-c/mbah+surip+presiden+wafat+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-6815249407744395883</id><published>2009-08-06T00:16:00.001+07:00</published><updated>2009-08-06T00:20:35.693+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>KaryaKita Periode 2 – 9 Agustus 2009 Tema “Indonesia Bersatu”</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;
&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Apa sumbanganmu untuk Tanah Air Indonesia?
Ceritakan caramu membuat Indonesia menjadi tempat yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;
1. Karya harus orisinil.

2. Karya berupa cerita pendek non-fiksi.

3. Diketik dalam kertas ukuran A4, &lt;b&gt;maksimal 250 kata&lt;/b&gt;.

4. Pengiriman KaryaKita (hanya melalui email) ke karyakita@hotmail.com, &lt;b&gt;dengan subject: INDONESIA BERSATU&lt;/b&gt;. Silahkan mulai mengirimkan karya pada tanggal 2 Agustus 2009 jam 00.00. Terakhir penerimaan karya tanggal 9 Agustus 2009 jam 23.59.

5. Cantumkan data diri:
a) Nama,
b) Alamat tinggal beserta &lt;b&gt;kode pos&lt;/b&gt;,
c) No. telepon dan handphone yang dapat dihubungi,
d) Pendidikan / Pekerjaan.

6. Semua karya yang masuk akan menjadi milik Tiga Rambu.

7. Akan dipilih 20 nominasi terbaik dan akan dipamerkan di Konser "INTROSPEKSI" Iwan Fals tanggal 16 Agustus 2009.

8. Hadiah:
a) Setiap nominator diberikan Pin Nominator yang khusus dibuat 20 buah, tidak diperjualbelikan.
b) 10 Terbaik akan mendapat tiket gratis menonton Konser Bulanan Iwan Fals bulan September 2009.
c) Dari 10 Terbaik tersebut, dipilih 3 Terfavorit yang akan mendapatkan merchandise eksklusif Tiga Rambu yang ditandatangani oleh Iwan Fals!

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;by &lt;a href="http://iwanfals.co.id/iwan/suara-hati/agenda"&gt;iwanfals.co.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-6815249407744395883?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/6815249407744395883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/karyakita-periode-2-9-agustus-2009-tema.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/6815249407744395883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/6815249407744395883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/karyakita-periode-2-9-agustus-2009-tema.html' title='KaryaKita Periode 2 – 9 Agustus 2009 Tema “Indonesia Bersatu”'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-2611188836799743773</id><published>2009-08-06T00:05:00.003+07:00</published><updated>2009-08-07T01:48:43.984+07:00</updated><title type='text'>AGENDA</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Selamat Jalan Ws Rendra..


KaryaKita Periode 2 – 9 Agustus 2009&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tema&lt;/span&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;“Indonesia Bersatu”&lt;/span&gt;


&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;JAMBORE NASIONAL Oi &amp;amp; KONSER UNTUK INDONESIA&lt;/span&gt;


&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Selamat Jalan Mbah Surip&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konser Iwan Fals - CIKAL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Album Baru Iwan Fals 2009 - Untukmu Terkasih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-2611188836799743773?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/2611188836799743773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/agenda_06.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2611188836799743773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2611188836799743773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/agenda_06.html' title='AGENDA'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-5891207035281114333</id><published>2009-08-05T23:55:00.003+07:00</published><updated>2009-08-06T00:14:50.302+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info'/><title type='text'>Jambore Nasional Oi &amp; Konser Untuk Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;10 TAHUN Oi &amp;amp; 64 TAHUN INDONESIA&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;JAMBORE NASIONAL Oi &amp;amp; KONSER UNTUK INDONESIA&lt;/span&gt;

Tema: &lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;“ Hidup Bersama Harus Dijaga “&lt;/span&gt;

Hari : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Sabtu –Minggu&lt;/span&gt;

Tanggal : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;15 – 16 Agustus 2009&lt;/span&gt;

Lokasi Jambore : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Taman Bunga Keong Emas Taman Mini Indonesia Indah&lt;/span&gt;

Lokasi Konser : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Stage Taman Archipelago Taman Mini Indonesia Indah&lt;/span&gt;

Penyelenggara : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Badan Pengurus Pusat Oi Divisi Event Organizer (OieO-Karya Orang Indonesia)&lt;/span&gt;

Panitia Teknis : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur&lt;/span&gt;

Peserta : &lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Anggota Oi se-Indonesia, Simpatisan, Undangan &amp;amp; Umum.&lt;/span&gt;


Agenda Acara :
&lt;span style="font-family:Arial,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pertandingan  Futsal Mini&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;ul style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pentas  Seni Tradisional
&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Parade  Musik Oi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;ul style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Workshop  Pelatihan Kompetensi Perbengkelan, Sablon, Teater, Klinik Musik, Dll&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;ul style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Diskusi  Opini Oi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Fun  games&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Outbond,  seperti fly fox, dll.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Potong  Tumpeng&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Lukisan  64 “Indonesia Masih Ada&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;ul style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Deklarasi  program dari Oi “Orang Indonesia Cinta Indonesia”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;ul style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;li&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Opera  Orang Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Konser  Musik Untuk Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menampilkan performance musik dari beberapa artis/musisi/seniman besar seperti Iwan Fals, Sawung Jabo (confirm), Digo, Neps, dll.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sebagai  penutup akan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Doa  untuk Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;span class="fullpost"&gt;

Panitia 10 TAHUN Oi &amp;amp; 64 TAHUN INDONESIA

Badan Pengurus Pusat Oi Divisi Even Organizer (OieO)

Jl. H. Ali No.26 Kampung Tengah – Kramat Jati, Jakarta Timur 13540

Telp. 021-809 6608

Fax : 021-809 6608

Web Site : www.ormas-oi.org

Email : oi_pusat@yahoo.com&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;by &lt;a href="http://www.oijaktim.co.cc/"&gt;oijaktim.co.cc&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-5891207035281114333?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/5891207035281114333/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/agenda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/5891207035281114333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/5891207035281114333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/08/agenda.html' title='Jambore Nasional Oi &amp; Konser Untuk Indonesia'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-2518026096156796481</id><published>2009-05-21T04:41:00.020+07:00</published><updated>2009-06-06T03:56:41.429+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album In Love'/><title type='text'>2005 - In Love</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sil1mviZ9KI/AAAAAAAAACM/ZCm1yauAxxM/s1600-h/collaborat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 250px; height: 162px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sil1mviZ9KI/AAAAAAAAACM/ZCm1yauAxxM/s320/collaborat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343931741308056738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sesuatu Yang Tertunda

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Disini aku sendiri&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Menatap relung relung hidup&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Aku merasa hidupku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Tak seperti yang ku inginkan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);" id="fullpost"&gt;

Terhampar begitu banyak
Warna kelam sisi diriku
Seperti yang mereka tahu
Seperti yang mereka tahu

Aku merasa disudutkan kenyataan
Menuntut diriku dan tak sanggup ku melawan
Butakan mataku semua tentang keindahan
Menggugah takutku menantang sendiriku

Temui cinta
Lepaskan rasa
Temui cinta
Lepaskan rasa

Disini aku sendiri
Masih seperti dulu yang takut
Aku merasa hidupku pun surut
Tuk tumpukan harap

Tergambar begitu rupa samar
Seperti yang kurasakan
Kenyataan itu pahit
Kenyataan itu sangatlah pahit

Aku merasa disudutkan kenyataan
Menuntut diriku dan tak sanggup ku melawan
Butakan mataku semua tentang keindahan
Menggugah takutku menantang sendiriku

Temui cinta
Lepaskan rasa
Temui cinta
Lepaskan rasa
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Piyu ( Album In Collaboration With 2003 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;




&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Selamat Tidur Sayang

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Sayang selamat malam&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;
Sayang selamat tidur&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;
Sayang mimpi indah&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;
Tentang kau dan aku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);" id="fullpost"&gt;

Panggil namaku sebelum tidur
Agar ku hadir dalam mimpimu
Kita kan terbang diatas awan
Berdua selalu berdua&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Titiek Puspa&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Ijinkan Aku Menyayangimu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 204, 102);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sil2UoK_PlI/AAAAAAAAACU/QkO2AVq9YuA/s1600-h/36_InLove+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 127px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sil2UoK_PlI/AAAAAAAAACU/QkO2AVq9YuA/s320/36_InLove+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343932529604771410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Andai kau ijinkan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Walau sekejap memandang&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Kubuktikan padamu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Aku memiliki rasa&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);" id="fullpost"&gt;

Cinta yang ku pendam
Tak sempat aku nyatakan
Karena kau telah memilih
Menutup pintu hatimu

Ijinkan aku membuktikan
Inilah kesungguhan rasa
Ijinkan aku menyayangimu

Sayangku ooh
Dengarkanlah isi hatiku
Cintaku ooh
Dengarkanlah isi hatiku

Bila cinta tak menyatukan kita
Bila kita tak mungkin bersama
Ijinkan aku tetap menyayangimu

Sayangku ooh
Dengarkanlah isi hatiku
Cintaku ooh
Dengarkanlah isi hatiku

Aku sayang padamu
Ijinkan aku membuktikan

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Rieka Roslan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Kemesraan

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Suatu hari
Dikala kita duduk ditepi pantai
Dan memandang
Ombak dilautan yang kian menepi&lt;span id="fullpost"&gt;

Burung camar
Terbang bermain diderunya air
Suara alam ini
Hangatkan jiwa kita

Sementara
Sinar surya perlahan mulai tenggelam
Suara gitarmu
Mengalunkan melodi tentang cinta

Ada hati
Membara erat bersatu
Getar seluruh jiwa
Tercurah saat itu

Kemesraan ini
Janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini
Ingin kukenang selalu

Hatiku damai
Jiwaku tentram disampingmu
Hatiku damai
Jiwaku tentram bersamamu

Bersamamu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:85%;" &gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong&gt;
Iwan Fals &amp;amp; Franky S. (Album Single 1988)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Entah

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Entah mengapa
Aku tak berdaya
Waktu kau bisikkan
Jangan aku kau tinggalkan&lt;span id="fullpost"&gt;

Tak tahu dimana
Ada getar terasa
Waktu kau katakan
Ku butuh dekat denganmu

Seperti biasa
Aku diam tak bicara
Hanya mampu pandangi
Bibir tipismu yang menari

Seperti biasa
Aku tak sanggup berjanji
Hanya mampu katakan
Aku cinta kau saat ini

Entah esok hari
Entah lusa nanti
Entah

Sungguh mati betinaku
Aku tak mampu beri sayang yang cantik
Seperti kisah cinta di dalam komik

Sungguh mati betinaku
Buang saja angan angan itu
Lalu cepat peluk aku

Lanjutkan saja langkah kita
Rasalah
Rasalah
Apa yang terasa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;

Iwan Fals ( Album Ethiopia 1986 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;    &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Kumenanti Seorang Kekasih

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Bila mentari bersinar lagi
Hatiku pun ceria kembali (asyik)
Kutatap mega tiada yang hitam
Betapa indah hari ini&lt;span id="fullpost"&gt;

Kumenanti seorang kekasih
Yang tercantik yang datang dihari ini
Adakah dia akan selalu setia
Bersanding hidup penuh pesona harapanku

Jangan kau tak menepati janji
Datanglah dengan kasihmu
Andai kau tak datang kali ini
Punah harapanku &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;

Iwan Fals / Yoesyono ( Album Barang Antik 1984 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;    &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Yang Tersendiri

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Terhempas
ku terjaga&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;
Dari lingkar mimpi&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;
Pada titik sepi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);" id="fullpost"&gt;

Suaramu terngiang
Menembus khayalku
Yang juga tentangmu

Dan ku akui tanpa kemunafikan
Ku cinta kau
Bahwasannya keakuanku bersumpah
Ku cinta kau

Bayangmu menghantui
Setiap gerakku
Dan kemauanku

Dahagaku akanmu
Matikan emosi
Juga ambisiku

Dan ku akui tanpa kemunafikan
Ku cinta kau
Bahwasannya keakuanku bersumpah
Ku cinta kau&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;

&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Tommy Marie ( Album Sore Tugu Pancoran 1985 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Aku Bukan Pilihan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 204, 102);" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sil4ncknN2I/AAAAAAAAACc/nO4LVnMXq3w/s1600-h/34_Collaboration%2Bcopy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 127px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sil4ncknN2I/AAAAAAAAACc/nO4LVnMXq3w/s320/34_Collaboration%2Bcopy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343935051931793250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Kini ku mengungkap tanya&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Siapakah dirinya&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Yang mengaku kekasihmu itu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Aku tak bisa memahami&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);" id="fullpost"&gt;

Ketika malam tiba
Ku rela kau berada
Dengan siapa kau melewatinya
Aku tak bisa memahami

Aku lelaki tak mungkin
Menerimamu bila
Ternyata kau mendua
Membuatku terluka

Tinggalkan saja diriku
Yang tak mungkin menunggu
Jangan pernah memilih
Aku bukan pilihan

Selalu terungkap tanya
Benarkan kini dia
Wanita yang kukenal hatinya
Aku tak bisa memahami

Tak perlu kau memilihku
Aku lelaki
Bukan tuk dipilih
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5MmoQQb0aIk&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/5MmoQQb0aIk&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Pongky ( Album In Collaboration With 2003 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Jangan Tutup Dirimu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Dari hati yang paling dalam&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;
Kudendangkan sebuah lagu temani sepi&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;
Sejenak iringi nurani&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);" id="fullpost"&gt;

Ada jarak diantara kita
Selimuti sekian waktu telah tersita
Ingin ku hilang jarak terbentang
Semoga

Datanglah kau kekasih
Dekap aku erat erat
Jangan buang pelukku yang tulus

Biarkan hujan turun
Basahi jiwa yang haus
Jangan tutup dirimu

Buat apa kau diam saja
Bicaralah agar aku semakin tahu
Warna dirimu duhai permata

Kau mimpiku aku tak bohong
Seperti yang kau kira seperti yang selalu kau duga
Pintaku kau percayalah
Usah ragu

Datanglah kau kekasih
Dekap aku erat erat
Jangan campakkan pelukku yang tulus

Biarkan hujan turun
Basahi jiwa yang kering
Jangan tutup dirimu

Datanglah kau kekasih
Dekap aku erat erat
Jangan hancurkan pelukku yang tulus

Biarkan hujan turun
Basahi jiwa yang haus
Jangan tutup dirimu

Datanglah kau kekasih
Dekap aku erat erat
Jangan lemparkan pelukku yang tulus

Biarkan hujan turun
Basahi jiwa yang kering
Jangan tutup dirimu

Biarkan hujan turun
Basahi jiwa yang haus
Jangan tutup dirimu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;

&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Aku Sayang Kamu 1986 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Rinduku

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Tolong rasakan ungkapan hati
Rasa saling memberi
Agar semakin erat hati kita
Jalani kisah yang ada&lt;span id="fullpost"&gt;

Ku tak pernah merasa jemu
Jika kau selalu disampingku
Begitu nyanyian rinduku
Terserah apa katamu

Rambutmu
Matamu
Bibirmu
Ku rindu

Senyummu
Candamu
Tawamu
Ku rindu

Beri aku waktu sedetik lagi
Menatap wajahmu
Esok hari ini atau nanti
Mungkin tak kembali &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;

Iwan Fals / Harry Roesli ( Album In Collaboration With 2003 &amp;amp; In Love 2005 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Buku Ini Aku Pinjam

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Dia tahu dia rasa
Cinta ini milik kita

Di kantin depan kelasku
Disana kenal dirimu
Yang kini tersimpan dihati
Jalani kisah sembunyi&lt;span id="fullpost"&gt;

Di halte itu kutunggu
Senyum manismu kekasih
Usai dentang bel sekolah
Kita nikmati yang ada

Seperti hari yang lain
Kau senyum tersipu malu
Ketika kusapa engkau
Genggamlah jari genggamlah hati ini

Memang usia kita muda
Namun cinta soal hati
Biar mereka bicara
Telinga kita terkunci

Dia tau dia rasa
Maka tersenyumlah kasih
Tetap langkah jangan hentikan
Cinta ini milik kita

Buku ini aku pinjam
Kan kutulis sajak indah
Hanya untukmu seorang
Tentang mimpi mimpi malam

Dia tau dia rasa
Maka tersenyumlah kasih
Tetap langkah jangan hentikan
Cinta ini milik kita

Dia tau dia rasa
Maka tersenyumlah kasih
Tetap luka jangan hentikan
Cinta ini milik kita

Cinta ini milik kita

&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/suAeohWo1QM&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/suAeohWo1QM&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album ‘1910’ 1988 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Maaf Cintaku

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Ingin kuludahi mukamu yang cantik
Agar kau mengerti bahwa kau memang cantik
Ingin kucongkel keluar indah matamu
Agar engkau tahu memang indah matamu&lt;span id="fullpost"&gt;

Harus kuakui bahwa aku pengecut
Untuk menciummu juga merabamu
Namun aku tak takut untuk ucapkan
Segudang kata cinta padamu

Mengertilah
Perempuanku

Jalan masih teramat jauh
Mustahil berlabuh
Bila dayung tak terkayuh

Maaf cintaku
Aku menggurui kamu

Mengertilah
Perempuanku

Jalan masih teramat jauh
Mustahil berlabuh
Bila dayung tak terkayuh

Maaf cintaku
Aku nasehati kamu

Maaf cintaku
Aku menggurui kamu

Maaf cintaku
Aku nasehati kamu

Maaf cintaku
Aku menggurui kamu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Iwan Fals ( Album Sugali 1984 )&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Nyanyianmu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Kau petik gitar nyanyikan lagu
Perlahan usap hatiku
Terucap janji ku untukmu
Tenggelam ku di tembangmu&lt;span id="fullpost"&gt;

Tulikanlah kedua telingaku
Butakanlah kedua bola mataku
Agar tak kulihat dan kudengar
Kedengkian yang mungkin benam

Memang aku jatuh
Dalam cengkeramanmu
Sunggu aku minta

Teruskanlah kau bernyanyi
Kan ku dengar itu pasti
Teruskanlah kau bernyanyi
Dan jangan lagumu terhenti &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Iwan Fals / Yosi ( Album Barang Antik 1984 )&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Tabir gelap yang dulu hinggap&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Lambat laun mulai terungkap&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Labil tawamu tak pasti tangismu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Jelas membuat aku sangat ingin mencari&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);" id="fullpost"&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Apa yang tersembunyi&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Dibalik manis senyummu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Apa yang tersembunyi&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Dibalik bening dua matamu&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Dapat kutemui mengapa engkau tak pasti&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Lalu aku coba untuk mengerti&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Saat engkau tiba disimpang jalan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Lalu kau bimbang untuk tentukan arah mana dekat tujuan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;( kau bimbang tentukan arah tujuan )&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Jalan gelap yang kau pilih&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Penuh lubang dan mendaki&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Jalan gelap yang kau pilih&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Penuh lubang dan mendaki&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Jalan gelap yang kau pilih&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Penuh lubang dan mendaki&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Jalan gelap yang kau pilih&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Penuh lubang dan mendaki&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Jalan gelap yang kau pilih&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Penuh lubang dan mendaki&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Jalan gelap yang kau pilih&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Penuh lubang dan mendaki&lt;/span&gt;

&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);" id="fullpost"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Opini 1982 &amp;amp; Album AAKDBP 1988 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Sebelum Kau Bosan

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Sebelum kau bosan sebelum aku menjemukan
Tolonglah ucapkan dan tolong engkau ceritakan
Semua yang indah semua yang cantik
Berjanjilah&lt;span id="fullpost"&gt;

Ciptakanlah lagu yang kau anggap merdu dik
Nyanyikan untukku sungguh aku perlu itu
Bila kau tak suka bilang saja suka
Berjanjilah

Pergilah kau pergi
Dan janganlah kembali
Bila itu kau ingini
Kumohon jangan katakan pergi

Jarak telah jauh yang sudah kita tempuh dik
Coba pikir itu sebelum tinggalkan aku
Teruslah berdusta sampai engkau muak
Berjanjilah
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Karya : Iwan Fals ( Album Ethiopia 1984 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;    &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Yang Terlupakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;

Denting piano kala jemari menari&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;
Nada merambat pelan dikesunyian malam&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;
Saat datang rintik hujan bersama sebuah bayang&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;
Yang pernah terlupakan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);" id="fullpost"&gt;

Hati kecil berbisik untuk kembali padanya
Seribu kata menggoda seribu sesal didepan mata
Seperti menjelma waktu aku tertawa
Kala memberimu dosa

Oh maafkanlah
Oh maafkanlah

Rasa sesal didasar hati diam tak mau pergi
Haruskah aku lari dari kenyataan ini
Pernah ku mencoba tuk sembunyi
Namun senyummu tetap mengikuti

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Sarjana Muda 1981 &amp;amp; Album Mata Dewa 1989 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-2518026096156796481?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/2518026096156796481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2005-in-love.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2518026096156796481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2518026096156796481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2005-in-love.html' title='2005 - In Love'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sil1mviZ9KI/AAAAAAAAACM/ZCm1yauAxxM/s72-c/collaborat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-35172322293033266</id><published>2009-05-21T04:41:00.019+07:00</published><updated>2009-06-06T03:53:45.447+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Manusia Setengah Dewa'/><title type='text'>2004 - Manusia Setengah Dewa</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Desa

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Desa harus jadi kekuatan ekonomi
Agar warganya tak hijrah ke kota
Sepinya desa adalah modal utama
Untuk bekerja dan mengembangkan diri&lt;span id="fullpost"&gt;

Walau lahan sudah menjadi milik kota
Bukan berarti desa lemah tak berdaya
Desa adalah kekuatan sejati
Negara harus berpihak pada para petani

Entah bagaimana caranya
Desalah masa depan kita
Keyakinan ini datang begitu saja
Karena aku tak mau celaka

Desa adalah kenyataan
Kota adalah pertumbuhan
Desa dan kota tak terpisahkan
Tapi desa harus diutamakan

Di lumbung kita menabung
Datang paceklik kita tak bingung
Masa panen masa berpesta
Itulah harapan kita semua

Tapi tengkulak tengkulak bergentayangan
Tapi lintah darat pun bergentayangan
Untuk apa punya pemerintah
Kalau hidup terus terusan susah

Di lumbung kita menabung
Datang paceklik kita tak bingung
Masa panen masa berpesta
Itulah harapan kita semua

Desa harus jadi kekuatan ekonomi
Agar warganya tak hijrah ke kota
Sepinya desa adalah modal utama
Untuk bekerja dan mengembangkan diri

Desa harus jadi kekuatan ekonomi&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Manusia Setengah Dewa 2004 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Negeriku

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Bersih bersih bersih bersihlah negeriku
Malu malu malu malulah hati
Kotornya teramat gawat ya kotornya sangat
Inilah amanat yang menjadi keramat&lt;span id="fullpost"&gt;

Bersih bersih bersih bersihlah diri
Sebelum menyapu sampah dan debu debu
Nyanyian berkarat sampai ke liang lahat
Atas nama rakyat yang berwajah pucat

Negeriku negeri para penipu
Terkenal kesegala penjuru
Tentu saja bagi yang tak tahu malu
Inilah sorga sorganya sorga
Negeriku ngeriku

Busuk busuk busuk busuk bangkai tikus
Yang mati karena dihakimi rakyat
Adakah akhirat menerima dirinya
Adakah disana yang masih bisa bercanda dengan rakus

Negeriku negeri para penipu
Terkenal kesegala penjuru
Tentu saja bagi yang tak tahu malu
Inilah sorga sorganya sorga
Negeriku ngeriku

Bersih bersih bersih bersihlah negeriku

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Manusia Setengah Dewa 2004 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Buktikan

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Kata kata berbisa
Mulut mulut berbusa
Janji janji bertebaran
Seperti biasa dari atas panggung
Atas nama bangsa&lt;span id="fullpost"&gt;

Yang mendengar terpesona
Bahkan ada yang terkesima
Aku pun tergoda
Untuk mengikuti apa yang terjadi
Apakah memang janji hanya janji

Buktikan buktikan
Itu yang di nanti nanti
Buktikan buktikan
Kalau hanya omong
Burung beo pun bisa

Kita hidup sering terancam
Tak ada jaminan keselamatan
Kamu ngomong tentang keamanan
Tapi makin banyak penggusuran

Kita hidup sering terancam
Tak ada jaminan keselamatan
Kamu ngomong tentang kemakmuran
Tapi makin banyak pengangguran

Buktikan buktikan
Itu yang di nanti nanti
Buktikan buktikan
Kalau hanya omong
Burung beo pun bisa

Kata kata berbisa
Mulut mulut berbusa
Janji janji berhamburan
Seolah olah kami ini bodoh
Tak mengerti apa apa
Seolah olah kami ini anak kecil
Yang bisa kau bohongi sesuka hatimu

Buktikan buktikan
Itu yang di nanti nanti
Buktikan buktikan
Kalau hanya omong
Burung beo pun bisa

Buktikan buktikan
Buktikan buktikan
Buktikan buktikan
Buktikan buktikan

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals Album Manusia Setengah Dewa 2004 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Politik Uang

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Boleh saja partai ribuan jumlahnya
Tapi yang menang yang punya uang
Seorang cepek ceng sudah bisa jadi presiden
Begitulah cerita yang berkembang&lt;span id="fullpost"&gt;

Gontok gontokan sudah nggak musim
Adu doku ini yang ditunggu tunggu
Pemilu tempat berpestanya uang palsu
Habis kalau nggak gitu nggak lucu

Program program berseliweran
Seperti dongeng jaman kecil dulu
Walau ternyata hanya kibul doang
Tapi kampanye bikin hati senang

Bul kibul tak kibul kibul
Kibul diadu demi perkibulan
Ini sudah dari jaman baheula
Dari jaman raja raja sampai sekarang

Uang adalah bahasa kalbu
Santapan rohani para birokrat
Tentu saja tidak semuanya
Tapi yang pasti banyak yang suka

Jangan heran korupsi menjadi jadi
Habis itulah yang diajarkan
Ideologi jadi komoditi
Bisa diekspor ke luar negeri

Uang adalah bahasa kalbu
Santapan rohani rakyat dan wakil rakyatnya
Tentu saja tidak semuanya
Tapi yang pasti banyak yang suka

Jangan heran korupsi menjadi jadi
Habis itulah yang diajarkan
Ideologi jadi dagangan
Bisa diekspor ke luar negeri &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals Album Manusia Setengah Dewa 2004&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dan Orde Paling Baru

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;KKN berkembang biak sampai kelurahan
Banyak orang yang kehilangan pegangan
Perlu pemimpin yang demokratis tapi bertangan besi
Kata seorang tokoh yang baru sembuh dari sakit&lt;span id="fullpost"&gt;

Sementara rakyat tidak perduli siapa yang mimpin
Yang penting kebutuhan hidup yang wajar terpenuhi
Kelaparan kemiskinan dan pengangguran masih terjadi
Ya banyak orang yang hidup dibawah garis kemiskinan

Kota besar menjadi magnit
Karena televisi mengiming imingi
Yang jelas rakyat butuh pendidikan
Tapi pendidikan yang didapat adalah rongsokan

Soal kesehatan sulit didahulukan
Sebab bisa makan sehari sekali saja sudah hebat
Jangan tanya soal sandang dan papan
Loakan dan kontrakan lah jadi jawaban
Juga kolong jembatan

Kapan ya bisa kembali normal
Karena memang keadaan ini tidak normal
Itu sebabnya bermunculan paranormal
Seperti jamur dimusim hujan

Tutup lubang gali lubang
Falsafah hidup jaman sekarang
Sebenarnya sih dari jaman dulu
Dari jaman orde lama, orde baru
Dan sampai sekarang ini
Jaman orde paling baru

KKN berkembang biak sampai kelurahan
Banyak orang yang kehilangan pegangan
Perlu pemimpin yang demokratis tapi bertangan besi
Kata seorang tokoh yang baru sembuh dari sakit

KKN berkembang biak sampai kelurahan

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals Album Manusia Setengah Dewa 2004 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Para Tentara

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Para tentara jangan pukul kami
Kami tak kuat menahan rasa sakit
Kami disini atas dasar nurani
Atas dasar akal sehat kami yang terus menjerit
Ingin berbuat&lt;span id="fullpost"&gt;

Para tentara jangan siksa teman kami
Kami tak kuat untuk membayangkan semuanya
Kami disini karena kami tahu
Mana baik mana buruk benar dan salah
Percayalah

Para tentara kamu kan manusia
Bukan robot apalagi boneka
Para tentara kamu kan beragama
Punya tuhan setidaknya punya cinta
Mengertilah

Para tentara nasib kita sama
Sama sama keras sama sama cadas
Kami mengerti kalau kamu mau mengerti
Karena hati sudah terlanjur tersiksa
Bijaksanalah

Para tentara tidakkah kau melihat
Media massa berlumuran darah
Para tentara tidakkah kau merasa
Kami muak dengan kekerasan
Oh ya berhentilah

Yang kamu banggakan
Hancur sudah
Sia sia senjatamu yang menakutkan
Sia sia kemenangan yang kau raih

Gelombang cinta gelombang kesadaran
Merobek langit yang mendung
Menyongsong hari esok yang lebih baik

Gelombang cinta gelombang kesadaran
Merobek langit yang mendung
Menyongsong hari esok yang lebih baik&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Manusia Setengah Dewa 2004 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matahari Bulan Dan Bintang

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Aku sedang susah
Perang saudara didepan mata
Sana teman sini kawan
Korban sudah berjatuhan&lt;span id="fullpost"&gt;

Dimana tempatkan diri?
Banyak orang yang kehilangan diri
Wakil rakyatnya malah dagelan
Sedangkan para pakar oleng dibentur kenyataan

Penyiar TV bergetar suaranya
Rakyat yang lapar saling menerkam
Ahli agama kewalahan
Seiman kok perang?

Burung bangkai mengintip dari balik awan
Sesekali terbang diatas kepala
Sekejap menukik kedalam hati

Lalu bau kematian dihembus angin
Yang kibarkan bendera setengah tiang

Ada apa ini?
Begitu mudahnya nyawa melayang
Padahal tanpa diundang pun
Kematian pasti datang

Apakah ini karma?
Apakah ini dosa turunan?
Apakah ini upah dari kebodohan?

Aku ingin meledak
Seperti bom waktu aku terkucil
Detaknya pun ditimbun sampah

Kalau aku boleh mengeluh
Jalan masihlah jauh
Dunia kita satu
Kenapa kita tidak bersatu?

Aku sedang susah
Rasanya ingin menjadi Hanoman atau Janggo
Aku sedang susah
Ya sedang susah
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals  Album Manusia Setengah Dewa 2004 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Manusia Setengah Dewa

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Wahai presiden kami yang baru
Kamu harus dengar suara ini
Suara yang keluar dari dalam goa
Goa yang penuh lumut kebosanan&lt;span id="fullpost"&gt;

Walau hidup adalah permainan
Walau hidup adalah hiburan
Tetapi kami tak mau dipermainkan
Dan kami juga bukan hiburan

Turunkan harga secepatnya
Berikan kami pekerjaan
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Masalah moral masalah akhlak
Biar kami cari sendiri
Urus saja moralmu urus saja akhlakmu
Peraturan yang sehat yang kami mau

Tegakkan hukum setegak tegaknya
Adil dan tegas tak pandang bulu
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Masalah moral masalah akhlak
Biar kami cari sendiri
Urus saja moralmu urus saja akhlakmu
Peraturan yang sehat yang kami mau

Turunkan harga secepatnya
Berikan kami pekerjaan
Tegakkan hukum setegak tegaknya
Adil dan tegas tak pandang bulu
Pasti kuangkat engkau
Menjadi manusia setengah dewa

Wahai presiden kami yang baru
Kamu harus dengar suara ini &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Manusia Setengah Dewa 2004 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;17 Juli 1996

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Gonjang ganjing gonggongan anjing
Anjing herder sampai anjing peking
Dar der dor otak digedor
Dengan pelor hati di teror&lt;span id="fullpost"&gt;

Ngeles !...

Sas sis sus dengar desas desus
Banyak kasus bikin sakit usus
Hang heng hong berita bohong
Kongkalikong sindikat king kong

Cuek aje !...

Kwek kwek kwek suara bebek
Merem melek denger geledek
Dalam benteng diadu gambreng
Bandar judi tambah mentereng

Untung banyak do’i !...

Sengkuni kilik sana sini
Kurawa dan Pandawa rugi
Dewa dewa kerjanya berpesta
Sambil nyogok bangsa manusia

Hancur !...

Hak asasi hidup disini
Tinggal kata tinggal piagam
Bukan keki bukan bukan patah hati
Sebab hukum berwajah muram

Busyet dah !...

...Habis !...&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Manusia Setengah Dewa 2004 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;16 Juli 1996

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kukenal kamu dari jauh
Tergetar hati melihatmu&lt;span id="fullpost"&gt;

Matamu bening
Suaramu bening
Semangatmu hening

Wajahmu lembut
Senyummu lembut
Rambutmu lepas tergerai

Terasa sejuk mengenalmu
Merdeka aku dibuaimu

Jalan yang panjang
Sebatas pandang
Kau tempuh tanpa mengeluh

Tangan terkepal
Berangkatlah kapal
Menuju dermaga sepi

Kunyanyikan hanya untukmu
Puja puji ini karena rindu
Air mata terlanjur tumpah
Membasahi tanah menjadi darah

Dipayungi mega kelabu

Aku tak peduli
Apa yang terjadi
Jangan kau pergi dariku

Akan kutemani
Ke dermaga sepi
Membelai ombak yang biru

Kau bangkitkan aku
Kupanggil kau selalu
Bertahanlah dalam gelombang

Kau buka mataku
Kau sadarkan aku
Janganlah bosan

Kunyanyikan hanya untukmu
Puja puji ini karena rindu
Air mata terlanjur tumpah
Membasahi tanah menjadi darah

Dipayungi mega kelabu&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Manusia Setengah Dewa 2004 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Asik Ngga Asik

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;Dunia politik penuh dengan intrik
Cubit sana cubit sini itu sudah lumrah
Seperti orang pacaran
Kalau nggak nyubit nggak asik&lt;span id="fullpost"&gt;

Dunia politik penuh dengan intrik
Kilik sana kilik sini itu sudah wajar
Seperti orang adu jangkrik
Kalau nggak ngilik nggak asik

Rakyat nonton jadi supporter
Kasih semangat jagoannya
Walau tau jagoannya ngibul
Walau tau dapur nggak ngebul

Dunia politik dunia bintang
Dunia hura hura para binatang
Berjoget dengan asik

Dunia politik punya hukum sendiri
Colong sana colong sini atau colong colongan
Seperti orang nyolong mangga
Kalau nggak nyolong nggak asik

Rakyat lugu kena getahnya
Buah mangga entah kemana
Tinggal biji tinggal kulitnya
Tinggal mimpi ambil hikmahnya

Dunia politik dunia bintang
Dunia pesta pora para binatang
Asik nggak asik

Dunia politik memang asik nggak asik
Kadang asik kadang enggak disitu yang asik (katanya)
Seperti orang main catur
Kalau nggak ngatur nggak asik

Pion bingung nggak bisa mundur
Pion pion nggak mungkin kabur
Menteri, luncur, kuda dan benteng
Galaknya melebihi raja

Raja tenang gerak selangkah
Sambil menyematkan hadiah

Asik nggak asik / Politik

Asik nggak asik / Politik

Asik nggak asik

Asik nggak asik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals Album Manusia Setengah Dewa 2004 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mungkin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;Di negeri ini apa saja bisa terjadi
Untuk mendapatkan keadilan
Kalau perlu membeli&lt;span id="fullpost"&gt;

Yang hitam bisa menjadi putih
Yang putih pun begitu
Terhadap yang benar saja sewenang wenang
Apalagi yang salah

Sebenarnya ini cerita lama
Tapi nyatanya sampai kini
Masih sama

Banyak pengacara berjaya karenanya
Pengangguran banyak acara itulah dia
Tekak tekuk hukum sudah menahun
Pengadilan bagai sarang para penyamun

Hukum mudah dipermainkan
Pasal pasalnya mulur mungkrek
Sampai kapan ini berjalan
Kok semakin hari bertambah ruwet

Kalau mau menang harus punya uang
Yang bokek tak masuk hitungan

Ada hakim dilempar sepatu
Itu artinya tak mau dimadu

Yang gila lagi
Orang gila masuk persidangan

Punya pengacara yang juga gila

Hakimnya gila

Jaksanya gila

Jangan jangan semuanya sudah gila

Termasuk dokternya

Termasuk saya

Mungkin &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals Album Manusia Setengah Dewa 2004 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-35172322293033266?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/35172322293033266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2004-manusia-setengah-dewa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/35172322293033266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/35172322293033266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2004-manusia-setengah-dewa.html' title='2004 - Manusia Setengah Dewa'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-5634630052508013543</id><published>2009-05-21T04:41:00.015+07:00</published><updated>2009-06-06T02:38:36.431+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album 50 : 50'/><title type='text'>2007 - 50 :50</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pesan Dari Iwan Fals Dari Album 50 : 50&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;div style="text-align: center;"&gt;Terima Kasih Yang Dalam
&lt;strong&gt;Bagi ALLAH, zat yang maha segala.&lt;/strong&gt;
Bagi pemerhati &amp;amp; pecinta lagu,
bagi Musica Studio, IFM,
para musisi yang terlibat dalam album ini,
keluarga, tetangga, teman-temanku,
OI &amp;amp; Fals Mania.
&lt;/div&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Bagimu Negeri....&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Semoga kita semua diberkahi &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;kesehatan &amp;amp; keselamatan&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;dijauhi dari kesesatan &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Dan semoga pula album ini &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;bisa menjadi teman di kala sepi.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;TANAMLAH POHON JANGAN DISAKITI&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;HINDARI NARKOBA, JAUHI JUDI&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;JAGA DIRI, JANGAN SOMBONG,&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;JANGAN BERBOHONG, JANGAN IRI&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;JANGAN RENDAH DIRI,&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;BERSEMANGAT &amp;amp; ULETLAH&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;JANGAN PUTUS ASA,&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;JANGAN BERHUTANG,&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;LAPANG DADALAH&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;PEMAAF, BIJAKSANA&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;JANGAN MENGELUH,&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;BANTULAH SESAMA&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;SERTA BANYAK LAGI KATA-KATA INDAH &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;YANG HARUS SEGERA KITA BERI MAKNA&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;DAMAI DIHATI DAMAI DUNIA&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;SEMOGA&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Iwan Fals)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
Negara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span&gt;&lt;/span&gt;
Negara harus bebaskan biaya pendidikan
Negara harus bebaskan biaya kesehatan
Negara harus ciptakan pekerjaan
Negara harus adil tidak memihak&lt;span id="fullpost"&gt;

Itulah tugas negara
Itulah gunanya negara
Itulah artinya negara
Tempat kita bersandar dan berharap

Kenapa tidak ?
Orang kita kaya raya
Baik alamnya
Maupun manusianya

Dan ini yang kita pelajari sejak bayi
Hanya saja kita tak pandai mengolahnya

Oleh karena itu bebaskan biaya pendidikan
Biar kita pandai mengarungi samudera hidup
Biar kita tak mudah dibodohi dan ditipu
Oleh karena itu biarkan kami sehat
Agar mampu menjaga kedaulatan tanah air ini

Negara negara
Negara harus seperti itu
Bukan hanya di surga di duniapun bisa

Negara negara
Negara harus begitu
Kalau tidak &lt;strong&gt;bubarkan&lt;/strong&gt; saja
Atau ku adukan pada sang sepi

Negara harus berikan rasa aman
Negara harus hormati setiap keyakinan
Negara harus bersahabat dengan alam
Negara harus menghargai kebebasan

Itulah tugas negara
Itulah gunanya negara
Itulah artinya negara
Tempat kita bersandar dan berharap
Selain Tuhan&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span&gt;Iwan&lt;/span&gt; &lt;span&gt;Fals&lt;/span&gt; &lt;span&gt;album&lt;/span&gt; &lt;span&gt;50&lt;/span&gt; : 50&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cemburu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

Setiap orang berharap hidupnya lebih baik
Dari hari ke hari dari waktu ke waktu
Setiap orang tak ingin hidupnya menderita
Tentu saja ingin bahagia tak ingin terhina&lt;span id="fullpost"&gt;

Tapi mengapa
Begitu banyak yang tak baik
Hidupnya susah
Terlunta lunta jiwa dan raganya

Ada kamu yang mengatur ini semua
Tapi rasanya percuma
Ada juga yang janjikan indahnya surga
Tapi neraka terasa

Ingin bersyukur
Tapi tak semudah tutur
Canggung jalani hidup
Yang terasa hanya kewajiban saja

Cemburu pada samudera
Yang menampung segala
Cemburu pada sang ombak
Yang selalu bergerak

Di meja judi mempertaruhkan sepenggal waktu
Setengah mabuk mencoba mencuri nasib
Sebentar menang sebentar kalah itulah gelombang hidup
Di sisa hidup agar tetap hidup

Tapi mengapa
Semua seperti mimpi
Tak ada yang abadi
Kapal inipun akhirnya berhenti di dermaga sepi

Cemburu pada samudera
Yang menampung segala
Cemburu pada sang ombak
Yang selalu bergerak&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span&gt;Iwan&lt;/span&gt; &lt;span&gt;Fals&lt;/span&gt; &lt;span&gt;album&lt;/span&gt; &lt;span&gt;50&lt;/span&gt; : &lt;span&gt;50&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yang Tercinta

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tidurlah dalam pelukanku
Lelaplah dalam mimpi indah
Biarkanlah sejenak saja
Berlalu semua luka luka&lt;span id="fullpost"&gt;

Tenanglah tenanglah
Hapuskan semua duka derita
Tenanglah sayangku
Pasti kan ada hari yang indah

Andaikan masih ada resah
Eratkan lagi dekapanmu
Dan sekali lagi kau cobalah
Meski lelah hati yang ada

Tenanglah sabarlah
Pasti kan ada hari yang indah
Dekatlah sayangku
Hapuskan semua duka derita

Biar
Kita menipu diri dengan hangatnya cinta
Oh biar
Lupakan sementara semua duka terasa

Tidurlah
Tenanglah

Tidurlah
Tenanglah&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Opick  Album 50:50&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;



&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tak Pernah Terbayangkan

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tak pernah terbayangkan
Bila harus berjalan tanpa dirimu
Tak pernah terpikirkan
Bila aku bernafas tanpa nafasmu
Nafasmu&lt;span id="fullpost"&gt;

Takdir sudah pertemukan kita
Tuk berdua dan saling menjaga
Dan tak mau aku melewati
Semua ini tanpamu

Kau hangatkan genggaman tanganku
Dan berkata akulah milikmu
Dan tak mau aku menjalani
Dunia ini tanpamu

Takdir sudah pertemukan kita&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Pongky Barata Album 50:50&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;



&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rubah

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jaman berubah perilaku tak berubah
Orang berubah tingkah laku tak berubah
Wajah berubah kok menjadi lebih susah
Manusia berubah berubah - rubah&lt;span id="fullpost"&gt;

Gandhi yang dicari yang ada komedi
Revolusi dinanti yang datang Azahari
Lembaga berdiri berselimut korupsi
Wibawa menjadi alat melindungi diri

Pendidikan adalah anak tiri yang kesepian
Agama sebagai topeng yang menjijikkan
Kemiskinan merajalela yang kaya makin rakus saja
Hukum dan kesehatan diperjual belikan

Kesaksian tergusur oleh kepentingan ngawur
Pemerintah keasyikan berpolitik (ngawur)
Partai politik sibuk menuhankan uang (ngawur)
Ada rakyat yang lapar makan daun dan arang

Televisi sibuk mencari iklan
Sementara banyak yang tunggu giliran
Rakyat dan sang jelata menatap dengan mata kosong
Dimana aku apa ditelan tsunami ?&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Iwan Fals album 50 : 5&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;0&lt;/span&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ini Bukan Mimpi

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Simaklah laguku ini
Tentang sebuah bencana
Tragedi umat manusia
Terjadi lagi
Terjadi lagi&lt;span id="fullpost"&gt;

Alampun telah bersaksi
Atas tingkah laku kita
Tuhanpun telah menyapa
Memperingati
Memperingati

Ini bukan sandiwara
Ini bukan dalam mimpi
Ini bukan sandiwara
Ini bukan dalam mimpi

Ini kenyataan mari renungi
Ini bukan sandiwara
Ini bukan dalam mimpi
Ini kenyataan yang ada mari renungi

Demi keselamatan kita bersama
Mari kita berdoa
Pada Yang Kuasa
Berjanji kembali kejalan Illahi
Berjanji kembali kejalan Illahi
Kejalan Illahi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;

&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Iwan Fals / Yockie S। &amp;amp; Remy Soetansyah Album 50:50&lt;/span&gt;



&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pulanglah
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;p&gt;Padi menguning tinggal di panen
Bening air dari gunung
Ada juga yang kekeringan karena kemarau

Semilir angin perubahan
Langit mendung kemerahan
Pulanglah kitari lembah persawahan

Selamat jalan pahlawanku
Pejuang yang dermawan
Kau pergi saat dibutuhkan saat dibutuhkan

Keberanianmu mengilhami jutaan hati
Kecerdasan dan kesederhanaanmu
Jadi impian

Pergilah pergi dengan ceria
Sebab kau tak sia sia
Tak sia sia
Tak sia sia
Pergilah kawan
Pendekar

Satu hilang seribu terbilang
Patah tumbuh hilang berganti
Terimalah sekedar kembang
Dan doa doa

Suci sejati
Suci sejati&lt;/p&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Iwan Fals album 50 : &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;50&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SilwGsNPy8I/AAAAAAAAAB8/tDW_Piz8J80/s1600-h/munir.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 165px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SilwGsNPy8I/AAAAAAAAAB8/tDW_Piz8J80/s320/munir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343925693100051394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:85%;" &gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;( Lagu ini dinyanyikan pertama kali oleh Iwan Fals pada 8 Desember 2004 dihalaman kantor Yayasan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:85%;" &gt;Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Lagu ini khusus dibuat oleh Iwan Fals untuk perjuangan dan jasa-jasa kemanusiaan Almarhum &lt;strong&gt;Munir Said Thalib&lt;/strong&gt; yang tewas dibunuh. ) &lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;  &lt;div style="color: rgb(255, 255, 102);" align="left"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;( Ada versi live concert - nya yang bisa dijenguk di: &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kontras.org/munir/index.php" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.kontras.org/munir/index.php&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; )&lt;/div&gt;&lt;div&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masih Bisa Cinta

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hari ini kau patahkan hatiku
Kau patahkan niatku
Kau patahkan semangatku&lt;span id="fullpost"&gt;

Entah mengapa ku masih bisa cinta
Bisa cinta padamu
Kumaafkan salahmu

Berjanjilah berjanjilah untukku

Datang padaku
Lihat mataku
Akan kucoba perhatikan kamu

Datang padaku
Rasa hatiku
Akan kucoba terus cinta kamu

Air mata tak akan ku uraikan
Hanya mengelus dada
Kumaafkan salahmu&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Dewiq Album 50:50 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apakah Aku Benar-benar Memiliki Kamu&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;Telah kuberikan semua yang ada didalam jiwa
Tak tersisa walau sekecil debu
Ku ikhlaskan goresan rasa namun kata yang indah
Selalu berlabuh di tempat yang salah&lt;span id="fullpost"&gt;

Hari sepi menikam dalam
Tak adakah secercah harapan

Biduk cinta yang hampir karam coba aku tahan
Sempat goyah sempat aku bosan
Hasrat hati yang kini terganggu oleh rasa ragu
Kemanakah rindu yang kemarin

Ungkapkanlah isi hatimu
Jangan pernah berpaling dariku
Tunjukkanlah rasa cintamu
Jangan sampai aku bertanya

Apakah aku benar-benar memiliki
Apakah aku benar-benar memiliki
Kamu&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Digo Album 50:50&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ikan-ikan

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ikan ikan kecil
Jadi santapan ikan ikan besar
Agar warna kulitnya berkilau
Di dalam akuarium kehidupan&lt;span id="fullpost"&gt;

Gelembung gelembung udara
Jadi syarat hidup sejahtera
Jikalau tidak mau celaka
Bikin senang hati pemiliknya

Ikan ikan kecil
Di sudut kiri peti televisi
Menjadi hiasan tersendiri
Walau tak lama mereka pergi

Ini kisah menahun
Juga tragedi bertahun tahun
Dibungkus merdu gemericik air
Jadi hiburan keluarga rukun

Ikan ikan kecil mati
Dimakan ikan ikan besar
Walau begitu adanya
Kuakui hatiku tergetar

Ikan ikan besar mati
Segala yang hidup pasti mati
Begitupun pemiliknya
Penjual dan penikmatnya

Tak ada yang lepas dari kematian
Tak ada yang bisa sembunyi dari kematian
Pasti&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals  Album 50:50 &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;



&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kasacima

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Yang aku mau kau tunggu
Janganlah terburu nafsu
Pasti kudatangi kamu
Tak mungkin kau ku kibuli&lt;span id="fullpost"&gt;

Kasihku kasih terkasih
Sayangku sayang tersayang
Cintaku cinta tercinta
Manisku manis termanis

Rinduku setengah mati
Kalbuku menggebu-gebu
Mari sini dekat padaku
Kucium kau berulang kali

Hidup ini indah
Berdua semua mudah
Yakinlah melangkah
Jangan lagi gelisah

Kalau kau tak mau menunggu
Aku tak pandai merayu
Percayalah kau padaku
Percaya ya percayalah

Suka dan duka biasa
Cemburu jangan membuta
Senyumlah engkau kekasih
Problema jadi tak perih&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Iwan Fals album 50 : &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;50&lt;/span&gt;




&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rubah&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;Jaman berubah keadaan tak berubah
Orang berubah tingkah laku tak berubah
Wajah berubah kok seakan tambah susah
Manusia berubah berubah rubah&lt;span id="fullpost"&gt;

Kasih yang dicari yang ada komedi
Revolusi dinanti yang ada Ashari
Lembaga berdiri berselimut korupsi
Wibawa menjadi alat melindungi diri

Pendidikan adalah anak tiri yang kesepian
Agama sebagai topeng yang menjijikkan
Kemiskinan merajalela yang kaya makin rakus saja
Kesehatan dan hukum diperjual belikan

Kesaksian tergusur oleh kepentingan pribadi
Pemerintah keasyikan berpolitik
Partai politik sibuk menuhankan uang
Ada rakyat yang lapar makan daun dan arang

Televisi sibuk mencari iklan
Sementara si Iwan menunggu giliran
Raja pane dan tendri menatap dengan mata kosong
Dimana mimpi?
Apa ditelan tsunami

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Iwan Fals album 50 : 50&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;



&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mabuk Cinta

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pagi ini ayamku berkokok keras sekali
Seperti memaki bangunkan aku dari mimpi
Hari ini pacarku yang cantik telah kembali
Melelehkan hatiku yang selama ini mati suri&lt;span id="fullpost"&gt;

Aku bahagia
Sekali lagi ku jatuh cinta
Hari istimewa
Karena kau kembali percaya padaku

Hari ini aku bahagia kau kembali
Hari ini aku bahagia jatuh cinta lagi

Wangi bunga hangat mentari
Semua jelas kurasakan asik sekali
Rasa benci sakit hati
Terbang menghilang jauh pergi

Aku bahagia
Denganmu lagi ku jatuh cinta
Hari istimewa
Karena kau kembali percaya padaku

Hari ini aku bahagia kau kembali
Hari ini aku bahagia jatuh cinta lagi

Jika aku tahu dari dulu saja
Aku tak mau khianati kamu
Jika aku tahu begini rasanya
Aku mau bahagia sampai mati

Hari ini aku bahagia kau kembali
Hari ini aku bahagia jatuh cinta lagi

Hari ini aku bahagia kau kembali
Hari ini aku bahagia jatuh cinta lagi

Ku mabuk cinta
Ku mabuk cinta

Lagi lagi mabuk
Lagi lagi cinta

Bolak balik jatuh
Bolak balik cinta

Ku mabuk cinta
Ku mabuk cinta

He he he he he he he he

&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/B978DmVrMRM&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0xcc2550&amp;amp;color2=0xe87a9f"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/B978DmVrMRM&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0xcc2550&amp;amp;color2=0xe87a9f" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Bongki Album 50:50&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-5634630052508013543?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/5634630052508013543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2007-50-50.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/5634630052508013543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/5634630052508013543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2007-50-50.html' title='2007 - 50 :50'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SilwGsNPy8I/AAAAAAAAAB8/tDW_Piz8J80/s72-c/munir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-7741546498632982215</id><published>2009-05-21T04:40:00.013+07:00</published><updated>2009-08-05T01:47:43.918+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Kantata Samsara'/><title type='text'>1998 - Kantata Samsara</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Samsara

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;"Ooh  Tentreming ati Tentreming donya Ooh"&lt;/em&gt;

Bila ruang waktu berbenturan
Bila bintang diganti satelit
Manusia bunuh jarak
Evolusi kehidupan
Makin jelas&lt;span id="fullpost"&gt;

Bila hidup butakan budaya
Bila anarki membara rakyat merana
Daulat daya hidup jadi semu
Demokrasi bibir jalanan
Bukan penyelesaian

Keadilan
Kehidupan
Ditegakkan

Kebersamaan
Kemakmuran
Dilautkan

Apakah masih ada angin cinta kebersamaan ?
Gerhana meratap jiwa membara
Kesatuan berbangsa digemakan

Samsara
Galileo
Samsara
Galileo
Samsara

Angin berputar putar ditengah matahari
Bila anarki dan emosi bernyanyi
Kepalsuan membudaya
Merobohkan masa depan
Tergilas kehidupan melanium

Emosi membara
Anarki menyala
Serakah membara
Membuahkan kesenjangan

Oligarki
Monopoli
Daya mati

Demokrasi
Ekonomi
Daya hidup

&lt;em&gt;"Singgah singgah kala singgah
Pan suminggah
Durga kala sumingkira
Singa sirah singa suku
Singa tan kasat mata
Singa tenggak singa
Wulu singa bahu
Kabeh pada sumingkira
Balia mring asal neki"

&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, Djody &amp;amp; Jabo (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;For Green And Peace

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;I am jealous of the moonshine
I am jealous of the sun's rays&lt;span id="fullpost"&gt;

Oh sun the sun above
You are the soul of life
Moon full moon above
Your light in this darkening the world
In the eyes for peace and tranquility

Water of love
You are the blood that ruin through my veins

There are more and more conflicts
Even without the threat of nuclear games
Civilized economy and technology
Did not bear the green and peace movement

Let us sing
For the world of green and peace
Let us sing
For the rejuvination of the universe constitution

Let’s echo the word

Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace

Sing the song for the world of green and peace

Human civilitation
Witness how greed ruins natures harmony
The earth shaltering the atmosphere is heating up
The stars would never shine

The beginning of the millenium
Bring war criminals
Witness Bosnia, Somalia, Palestine
Watch the world crumbles plagued by terrorism

Singing together

Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace
Let’s start our revolution for green and peace

The sun, the earth, the moon and the stars
You are the witness for the universe constitution
Constitution and democracy made by the men
Could never solve problems world conflict&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Djody, Doddy &amp;amp; Jabo (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bunga Matahari

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Embun selembut wajahmu
Fajar secerah senyummu
Merdu burung bernyanyi
Merdu janji janjimu
Kau tumpahkan cintamu
Bergelora jiwa jantanku&lt;span id="fullpost"&gt;

Berjanji setubuhi indraku
Matahari seindah kasihmu
Kuberikan segalanya oh jantung hatiku
Kukorbankan kurelakan
Demi bunga matahariku

Tetapi kini semua
Hampa karena kau terbang
Sebagai angin senja

Bunga matahariku
Bunga mata hatiku
Sirnalah impian indahku

Retaklah daya cinta
Kau sirnakan lautan
Kasih sayangku ini
Kau ratakan gunung cinta
Bunga bunga hatiku
Matahariku

Halilintar getarkan jiwaku
Bergetar dibelah asmara
Kurelakan kukorbankan
Segala galanya
Aku masih tetap tegar
Diterjang badai asmara

Bunga mata hatiku
Bunga matahariku

Bunga mata hatiku
Bunga matahariku&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Djody, Doddy &amp;amp; Joki. S (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Panji Panji Demokrasi

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Panji panji demokrasi
Apa sudah mati ?
Dewa dewa keadilan
Tinggal bayangan&lt;span id="fullpost"&gt;

Mata mata kesadaran
Di nina bobok kan
Kenapa hukum tak pernah
Menyentuh yang diatas

Pu tipu saling menipu
Kat sikat saling menyikat
Lah salah menjadi benar
Ngung bingung hidup menjadi bingung

Celaka
Menangis panji panji demokrasi

Panji panji demokrasi
Penuh luka berdarah
Jatuh menetes ke bumi
Membangunkan kesadaran

Pu tipu saling menipu
Kat sikat saling menyikat
Lah salah menjadi benar
Ngung bingung hidup semakin bingung

Celaka
Menangis panji panji demokrasi

Panji panji demokrasi sedang menangis
Panji panji demokrasi sedang mengemis&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Jabo &amp;amp; Doddy (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nyanyian Preman

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Wajahku disabet angin jadi tembaga
Ketombe dirambut celana kusut
Umurku ditelan jalan dalam kembara
Impian dirumput ah cerita butut&lt;span id="fullpost"&gt;

Addressku pojokan jalan tapi merdeka
Hidupku bersatu bersama rakyat
Jiwaku menolak menjadi kuku garuda
Hatiku setia meskipun cacat

Ooh ooh
Ya ya ya ya ya ya ya

T K W
Susu macan
Ijasah SD
Pengalaman

T K W
Susu macan
Ijasah SD
Pengalaman

Kugenggam nasibku mantap tanpa sesalan
Bapakku mentari bundaku jalan
Hidupku berlangsung tanpa buku harian
Berani konsekuen pertanda jantan

( Minuman pun ditenggak... Glegek huah )&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, W.S Rendra, Jabo &amp;amp; Joki. S (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Asamaragama

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;Aku ingin menurunkan bulan
Lenganku pendek
Pertolongan apa yang bisa kuharapkan ?
Aku menari menghadang angin&lt;span id="fullpost"&gt;

Mencari jala atau jaring
Asmaragama mengacaukan nafasku

Mendam birahi gua siluman
Benda jaya ingin ku singgahkan
Bertapa sampai tuntas air kehidupan
Dan sang rembulan wajah kencana

Yang penuh rahasia
Dengan tuntutan yang takkan terlaksanakan

Oh bulan oh bara asmara
Tak tersisakah kenanganmu sedikit juga ?

Gelepar ikan di peraduan
Kijang mengerang di alam mimpi
Gada perkasa dalam khayal bidadari

Oh rembulan
Oh asmaragama
Mengapa kau belah hatiku ?

Oh rembulan
Oh asmaragama
Aku tetap tegar dibelah asmara&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, W.S Rendra, Djody &amp;amp; Joki. S (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;em&gt;



&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Songsonglah
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Lepaslah
Lepaslah belenggu ragu
Yang membelit hati&lt;span id="fullpost"&gt;

Langkahlah
Melangkah dengan pasti
Menuju gerbang baru

Songsonglah
Songsonglah gelombang waktu
Berenang dengan tenang

Tangis bayi baru lahir
Memecah hari yang berat
Ibunya pasrah berdarah
Beban hidup kian bertambah
Namun harapan juga bertambah
Sang ayah tak mampu berkata

Mendengar
Mendengar suara gaduh
Hatinya terluka

Melihat
Melihat wajah murung
Air matanya berlinang

Merasa
Merasa telah tiba
Saat yang ditunggu tunggu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagu Buat Penyaksi

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Matinya seorang penyaksi
Bukan matinya kesaksian
Tercatat direlung jiwa
Menjadi bara membara&lt;span id="fullpost"&gt;

Duka cita terdalam

Hari ini kisahmu abadi
Berbaringlah kawan
Berbaringlah dengan tenang

Matinya seorang wartawan
Bukan matinya kebenaran
Tercatat dengan kata sakti
Menjadi benih yang murni

Duka cita terdalam

Hari ini kisahmu abadi
Berbaringlah kawan
Berbaringlah dengan tenang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak Zaman

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Aku tanamkan benih hidup
Aku sirami dengan doa
Tumbuh tumbuhlah pohon kehidupan
Mekar mekarlah bunga harapan&lt;span id="fullpost"&gt;

Burung terbang menelan bintang
Dingin mencekam menakutkan
Bunga bunga api menari nari
Waspada waspadalah pancaroba

Hari baru telah datang
Bunga bunga masa depan
Telah datang perubahan
Bintang bintang anak zaman&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, Djody, Jabo &amp;amp; Jockie (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langgam Lawu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Dengarlah suara bening dalam hatimu
Biarlah nuranimu berbicara
Lihatlah puncak gunung menjulang tinggi
Perkasa menghadapi badai hidup&lt;span id="fullpost"&gt;

Dalang melenggang di pasar baru
Cari wayang yang mau jadi dalang
Main silat pakai sepatu
Sepatu bot buatan Jepang

E walah gunung Lawu langite wungu
Golek wahyu endasku ngelu

Kupu kupu terbang datang
Dikaki gunung Lawu
Dinaungi awan

Dalang melenggang mencari pacar baru
Wayang pusing pakai topeng berwarna belang
Rokok menyan mengebul memanggil hantu
Pohon beringin dibonsai membayar hutang

E walah bapak pucung menari nari
Bernyanyi kami akan terus bernyanyi

Kupu kupu terus datang
Dikaki gunung Lawu
Satu warna satu tujuan

Dengarlah suara bening dalam hatimu
Biarlah nuranimu berbicara
Lihatlah puncak gunung menjulang tinggi
Perkasa menghadapi badai hidup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals, Doddy, Jabo &amp;amp; Jockie (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pangeran Brengsek&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniApkdkpoI/AAAAAAAAADM/JSUkp42tLxE/s1600-h/31_Samsara+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniApkdkpoI/AAAAAAAAADM/JSUkp42tLxE/s320/31_Samsara+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366180407662651010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Pangeran brengsek gudel ngepet
Suka nyopet mati disantet
Pangeran brengsek gegar otak
Padahal jelas tak punya otak&lt;span id="fullpost"&gt;

Aku seperti monyet botak
Monyet botak seperti aku
Monyet botak seperti gudel
Gudel ngepet seperti pangeran

Oh ya
Ngaku dermawan suka nyopet
Oh ya
Ee ee ati ati disantet

Sudah kubilang jangan protes
Pangeran brengsek
Sudah kubilang jangan nyopet
Pangeran brengsek sek sek sek sek

Pangeran brengsek suka nggelek
Pingin jadi caleg tapi gebleg
Jual tampang dikoran koran
Ha ha ha pahlawan kesiangan

Oh ya
Ngaku dermawan suka nyopet
Oh ya
Ee ee ati ati disantet

Sudah kubilang jangan protes
Pangeran brengsek
Sudah kubilang jangan nyopet
Pangeran brengsek

Senang bernyanyi kaya Sengkuni
Senang berkhotbah kaya Dorna
Ngomongnya ngaco co co co co co
Sek sek sek sek sek sek sek sek sek&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, Djody, Jabo &amp;amp; Jockie (Album Kantata Samsara 1998)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-7741546498632982215?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/7741546498632982215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1998-kantata-samsara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/7741546498632982215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/7741546498632982215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1998-kantata-samsara.html' title='1998 - Kantata Samsara'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniApkdkpoI/AAAAAAAAADM/JSUkp42tLxE/s72-c/31_Samsara+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-3943752400629343671</id><published>2009-05-21T04:40:00.010+07:00</published><updated>2009-06-06T05:49:14.801+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Best Of The Best'/><title type='text'>2000 - Best of the Best</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kemesraan

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;Suatu hari
Dikala kita duduk ditepi pantai
Dan memandang
Ombak dilautan yang kian menepi&lt;span id="fullpost"&gt;

Burung camar
Terbang bermain diderunya air
Suara alam ini
Hangatkan jiwa kita

Sementara
Sinar surya perlahan mulai tenggelam
Suara gitarmu
Mengalunkan melodi tentang cinta

Ada hati
Membara erat bersatu
Getar seluruh jiwa
Tercurah saat itu

Kemesraan ini
Janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini
Ingin kukenang selalu

Hatiku damai
Jiwaku tentram disampingmu
Hatiku damai
Jiwaku tentram bersamamu

Bersamamu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals &amp;amp; Franky S. (Album Single 1988)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;


&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Orang Pinggiran
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimaDWAN2VI/AAAAAAAAAC8/SL_D2Zflyew/s1600-h/Iwan+Franky3-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 232px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimaDWAN2VI/AAAAAAAAAC8/SL_D2Zflyew/s320/Iwan+Franky3-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343971815088576850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
Orang pinggiran
Ada di trotoar
Ada di bis kota
Ada di pabrik pabrik&lt;span id="fullpost"&gt;

Orang pinggiran
Di terik mentari
Di jalan becek
Menyanyi dan menari

Lagunya nyanyian hati
Tarinya tarian jiwa
Seperti tangis bayi dimalam hari

Sepinya waktu kala sendiri
Sambil berbaring meraih mimpi
Menatap langit langit tak perduli
Sebab esok pagi kembali

Orang pinggiran
Didalam lingkaran
Berputar putar
Kembali kepinggiran

Lagunya nyanyian hati
Tarinya tarian jiwa
Seperti tangis bayi dimalam hari

Sepinya waktu kala sendiri
Sambil berbaring meraih mimpi
Menatap langit langit tak perduli
Sebab esok pagi kembali

Orang pinggiran
Bukan pemalas

Orang pinggiran
Pekerja keras

Orang pinggiran
Tidak mengeluh

Orang pinggiran
Terus melenguh&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, Ian Antono &amp;amp; Franky S. (Album Single 1995)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Entah

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Entah mengapa
Aku tak berdaya
Waktu kau bisikkan
Jangan aku kau tinggalkan&lt;span id="fullpost"&gt;

Tak tahu dimana
Ada getar terasa
Waktu kau katakan
Ku butuh dekat denganmu

Seperti biasa
Aku diam tak bicara
Hanya mampu pandangi
Bibir tipismu yang menari

Seperti biasa
Aku tak sanggup berjanji
Hanya mampu katakan
Aku cinta kau saat ini

Entah esok hari
Entah lusa nanti
Entah

Sungguh mati betinaku
Aku tak mampu beri sayang yang cantik
Seperti kisah cinta di dalam komik

Sungguh mati betinaku
Buang saja angan angan itu
Lalu cepat peluk aku

Lanjutkan saja langkah kita
Rasalah
Rasalah
Apa yang terasa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Ethiopia 1986 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mata Indah Bola Ping Pong&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;Pria mana yang tak suka
Senyummu juwita
Kalau ada yang tak suka
Mungkin sedang goblok&lt;span id="fullpost"&gt;

Engkau baik
Engkau cantik
Kau wanita
Aku cinta

Mata indah bola ping pong
Masihkah kau kosong
Bolehkah aku membelai
Hidungmu yang aduhai

Engkau baik
Engkau cantik
Kau wanita
Aku puja

Jangan marah kalau kugoda
Sebab pantas kau digoda
Salah sendiri kau manis
Punya wajah teramat manis

Wajar saja kalau kuganggu
Sampai kapan pun kurindu
Lepaskan tawamu nona
Agar tak murung dunia

Engkau baik
Engkau cantik
Kau wanita
Aku cinta

Aku puja
Kau betina
Bukan gombal
Aku yang gila

Jangan marah kalau kugoda
Sebab pantas kau digoda
Salah sendiri kau manis
Punya wajah teramat manis

Wajar saja kalau kuganggu
Biar mampus aku rindu
Lepaskan tawamu nona
Agar tak murung dunia

Mata indah bola ping pong
Masihkah kau kosong
Bolehkah aku membelai
Hidungmu yang aduhai

Mata indah bola ping pong
Masihkah kau kosong
Bolehkah aku membelai
Bibirmu yang aduhai

Mata indah bola ping pong
Masihkah kau kosong
Bolehkah aku membelai
Pipimu yang aduhai

Mata indah bola ping pong
Masihkah kau kosong
Bolehkah aku membelai
Jidatmu yang aduhai&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Wakil Rakyat 1987 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kumenanti Seorang Kekasih

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;Bila mentari bersinar lagi
Hatiku pun ceria kembali (asyik)
Kutatap mega tiada yang hitam
Betapa indah hari ini&lt;span id="fullpost"&gt;

Kumenanti seorang kekasih
Yang tercantik yang datang dihari ini
Adakah dia akan selalu setia
Bersanding hidup penuh pesona harapanku

Jangan kau tak menepati janji
Datanglah dengan kasihmu
Andai kau tak datang kali ini
Punah harapanku &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals / Yoesyono ( Album Barang Antik 1984 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ethiopia&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Dengar rintihan berjuta kepala&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Waktu lapar menggila&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Hamparan manusia tunggu mati&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Nyawa tak ada arti&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Kering kerontang meradang&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Entah sampai kapan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Datang tikam nurani&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Selaksa doa penjuru dunia&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Mengapa tak rubah bencana&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Menjerit Afrika mengerang Ethiopia&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Ethiopia Ethiopia
Ethiopia Ethiopia&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Ethiopia Ethiopia
Ethiopia Ethiopia&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Derap langkah sang penggali kubur&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Angkat yang mati dengan kelingking&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Parade murka bocah petaka&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Tak akan lenyap kian menggema&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Nafas orang-orang disana&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Merobek telinga
Telanjangi kita&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Lalat-lalat berdansa cha cha cha&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Berebut makan dengan mereka&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Tangis bayi ditetek ibunya&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Keringkan air mata dunia&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Obrolan kita dimeja makan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Tentang mereka yang kelaparan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Lihat sekarat dilayar TV&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Antar kita pergi ke alam mimpi &lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Ethiopia Ethiopia
Ethiopia Ethiopia&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Ethiopia Ethiopia
Ethiopia Ethiopia&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;” Disana terlihat ribuan burung nazar...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Terbang disisi iga iga yang keluar...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Jutaan orang memaki takdirnya...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Jutaan orang mengutuk nasibnya...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Jutaan orang marah...
Jutaan orang tak bisa berbuat apa apa... “&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;” Setiap detik selalu saja ada yang merintih...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Setiap menit selalu saja ada yang mengerang...”
&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Ethiopia Ethiopia
Ethiopia Ethiopia&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;

&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;“ Aku dengar jeritmu dari sini...
Aku dengar...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Aku dengar tangismu dari sini...
Aku dengar... “&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;” Namun aku hanya bisa mendengar...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Aku hanya bisa sedih...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Hitam kulitmu...
Sehitam nasibmu kawan... ”&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;” Waktu kita asik makan...
Waktu kita asik minum...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Mereka haus...
Mereka lapar...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;Mereka lapar...
Mereka lapar... “

&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-style: italic; font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Iwan Fals (Album Ethiopia 1986)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pesawat Tempurku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Waktu kau lewat
Aku sedang mainkan gitar
Sebuah lagu yang kunyanyikan
Tentang dirimu&lt;span id="fullpost"&gt;

Seperti kemarin
Kamu hanya lemparkan senyum
Lalu pergi begitu saja
Bagai pesawat tempur

Hei kau yang manis
Singgahlah dan ikut bernyanyi
Sebentar saja nona
Sebentar saja hanya sebentar

Rayuan mautku
Tak membuat kau jadi galak
Bagai seorang diplomat ulung
Engkau mengelak

Kalau saja aku bukanlah penganggur
Sudah kupacari kau
Jangan bilang tidak bilang saja iya
Iya lebih baik daripada kau menangis

Penguasa penguasa
Berilah hambamu uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang

Penguasa penguasa
Berilah hambamu uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang

Oh ya andaikata
Dunia tak punya tentara
Tentu tak ada perang
Yang banyak makan biaya

Oh oh ya andaikata
Dana perang buat diriku
Tentu kau mau singgah
Bukan cuma tersenyum

Kalau hanya senyum yang engkau berikan
Westerling pun tersenyum
Bersinggahlah sayang pesawat tempurku
Mendarat mulus didalam sanubariku

Penguasa penguasa
Berilah hambamu uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang

Penguasa penguasa
Berilah hambamu uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang

Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang

Beri hamba uang

Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang
Beri hamba uang

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album ‘1910’ 1988 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
Galang Rambu Anarki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimbvOhxMVI/AAAAAAAAADE/XExZ6y_V83g/s1600-h/anak2-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 218px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimbvOhxMVI/AAAAAAAAADE/XExZ6y_V83g/s320/anak2-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343973668507693394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Galang Rambu Anarki anakku
Lahir awal Januari
Menjelang pemilu&lt;span id="fullpost"&gt;

Galang Rambu Anarki dengarlah
Terompet tahun baru
Menyambutmu

Galang Rambu Anarki ingatlah
Tangisan pertamamu
Ditandai BBM membumbung tinggi

Maafkan kedua orang tuamu kalau
(Tak mampu beli susu)
BBM naik tinggi (susu tak terbeli)
Orang pintar tarik subsidi
Mungkin bayi kurang gizi

Galang Rambu Anarki anakku

Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras janganlah ragu
Tinjulah congkaknya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu

Galang Rambu Anarki dengarlah
Terompet tahun baru
Menyambutmu

Galang Rambu Anarki ingatlah
Tangisan pertamamu
Ditandai BBM melambung tinggi

Maafkan kedua orang tuamu kalau
(Tak mampu beli susu)
BBM naik tinggi (susu tak terbeli)
Orang pintar tarik subsidi
Anak kami kurang gizi

Galang Rambu Anarki anakku

Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras janganlah ragu
Tinjulah congkaknya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu

Cepatlah besar matahariku
Menangis yang keras janganlah ragu
Hantamlah sombongnya dunia buah hatiku
Doa kami di nadimu&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Opini 1982 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
Surat Buat Wakil Rakyat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Disana di gedung DPR&lt;span id="fullpost"&gt;

Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman teman dekat
Apalagi sanak famili

Dihati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam

Dikantong safarimu kami titipkan
Masa depan kami dan negeri ini
Dari Sabang sampai Merauke

Saudara dipilih bukan di lotere
Meski kami tak kenal siapa saudara
Kami tak sudi memilih para juara
Juara diam juara he eh juara hahaha

Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Disana di gedung DPR

Dihati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam

Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu “setuju”

Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu “setuju”

Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu “setuju”

Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu “setuju”&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Wakil Rakyat 1987 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Belum Ada Judul&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pernah kita sama sama susah
Terperangkap didingin malam
Terjerumus dalam lubang jalanan
Digilas kaki sang waktu yang sombong
Terjerat mimpi yang indah
Lelah&lt;span id="fullpost"&gt;

Pernah kita sama sama rasakan
Panasnya mentari hanguskan hati
Sampai saat kita nyaris tak percaya
Bahwa roda nasib memang berputar
Sahabat masih ingatkah
Kau

Sementara hari terus berganti
Engkau pergi dengan dendam membara
Dihati

Cukup lama aku jalan sendiri
Tanpa teman yang sanggup mengerti
Hingga saat kita jumpa hari ini
Tajamnya matamu tikam jiwaku
Kau tampar bangkitkan aku
Sobat

Sementara hari terus berganti
Engkau pergi dengan dendam membara
Dihati&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
Lancar&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Sejak palapaku mengorbit ke angkasa
Kemajuan teknologiku semakin menggila
Komunikasipun bertambah mudah
Walau itu jauh di luar kota&lt;span id="fullpost"&gt;

Disana sini dan dimana mana
Terlihat berita tentang pembangunan
Terciptalah kini pemerataan
Bangsaku kini telah dipintu kemajuan

Tinggal semua perlu kesadaran
Jangan kita berpangku tangan
Teruskan hasil perjuangan
Dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan

Asal jangan pembangunan
Dijadikan korban
Asal jangan pembangunan
Hanya untuk si tuan Polan

Disana sini dan dimana mana
Terlihat berita tentang pembangunan
Terciptalah kini pemerataan
Bangsaku kini sudah diambang kemajuan

Tinggal semua perlu kesadaran
Jangan kita berpangku tangan
Teruskan hasil perjuangan
Dengan jalan apa saja yang pasti kita temukan

Asal jangan pembangunan
Dibuat kesempatan
Asal jangan pembangunan
Dijadikan korban
Asal jangan pembangunan
Bikin resah kaum susah
Asal jangan pembangunan
Bikin mandul hutan gundul
Asal jangan pembangunan
Bikin gendut kulit perut
Asal jangan pembangunan
Bikin subur kaum makmur
Asal jangan pembangunan
Bikin kotor meja kantor
Asal jangan pembangunan
Buat senang cacing cacing &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Lancar 1987 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Celoteh Camar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tolol Dan Cemar


&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Api menjalar dari sebuah kapal
Jerit ketakutan
Keras melebihi gemuruh gelombang
Yang datang&lt;span id="fullpost"&gt;

Sejuta lumba lumba mengawasi cemas
Risau camar membawa kabar
Tampomas terbakar
Risau camar memberi salam
Tampomas Dua tenggelam

Asap kematian
Dan bau daging terbakar
Terus menggelepar dalam ingatan

Hatiku rasa
Bukan takdir tuhan
Karena aku yakin itu tak mungkin

Korbankan ratusan jiwa
Mereka yang belum tentu berdosa
Korbankan ratusan jiwa
Demi peringatan manusia

Korbankan ratusan jiwa
Mereka yang belum tentu berdosa
Korbankan ratusan jiwa
Demi peringatan manusia

Bukan bukan itu
Aku rasa kita pun tahu
Petaka terjadi
Karena salah kita sendiri

Datangnya pertolongan
Yang sangat diharapkan
Bagai rindukan bulan
Lamban engkau pahlawan
Celoteh sang camar

Bermacam alasan
Tak mau kami dengar
Di pelupuk mata hanya terlihat
Jilat api dan jerit penumpang kapal

Tampomas sebuah kapal bekas
Tampomas terbakar di laut lepas
Tampomas tuh penumpang terjun bebas
Tampomas beli lewat jalur culas
Tampomas hati siapa yang tak panas
Tampomas kasus ini wajib tuntas
Tampomas koran koran seperti amblas
Tampomas pahlawanmu kurang tangkas
Tampomas cukup tamat bilang naas&lt;/span&gt; 
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Sumbang 1983 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tabir gelap yang dulu hinggap
Lambat laun mulai terungkap
Labil tawamu tak pasti tangismu
Jelas membuat aku sangat ingin mencari&lt;span id="fullpost"&gt;

Apa yang tersembunyi
Dibalik manis senyummu
Apa yang tersembunyi
Dibalik bening dua matamu

Dapat kutemui mengapa engkau tak pasti
Lalu aku coba untuk mengerti
Saat engkau tiba disimpang jalan
Lalu kau bimbang untuk tentukan arah mana dekat tujuan
( kau bimbang tentukan arah tujuan )

Jalan gelap yang kau pilih
Penuh lubang dan mendaki
Jalan gelap yang kau pilih
Penuh lubang dan mendaki

Jalan gelap yang kau pilih
Penuh lubang dan mendaki
Jalan gelap yang kau pilih
Penuh lubang dan mendaki

Jalan gelap yang kau pilih
Penuh lubang dan mendaki
Jalan gelap yang kau pilih
Penuh lubang dan mendaki
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/KHTWz6R6J1c&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/KHTWz6R6J1c&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Opini 1982 &amp;amp; Album AAKDBP 1988 )



&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sugali &lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sua sua sua suara berita
Tertulis dalam koran
Tentang seorang lelaki yang sering keluar masuk bui
Jadi buronan polisi&lt;span id="fullpost"&gt;

Dar der dor suara senapan
Sugali anggap petasan
Tiada rasa ketakutan punya ilmu kebal senapan
Semakin lupa daratan

Lihat sugali menari
Di lokasi WTS kelas teri
Asik lembur sampai pagi
Usai garong hambur uang peduli setan

Di di du Di du da di du
Di di du di du du
Di di du Di du da di du
Di du da di du di da di du di da du

Ramai gunjing tentang dirimu
Yang tak juga hinggap rasa jemu
Suram hari depanmu

Rasa was was mata beringas
Menunggu datang peluru yang panas
Di waktu hari naas

Oh bisik jangkrik ditengah malam
Tenggelam dalam suara letusan
Kata berita di mana mana
Tentang Sugali tak tenang lagi dan lari sembunyi

Tar ter tor suara senapan
Sugali anggap petasan
Tiada rasa ketakutan punya ilmu kebal senapan
Sugali makin keranjingan

Lihat sugali menari
Di lokasi WTS kelas teri
Asik joget sampai lecet
Genit gelitik cewek binal paling busyet

Di di du Di du da di du
Di di du di du du
Di di du Di du da di du
Di du da di du di da di du di da du&lt;/span&gt; 

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Sugali 1984 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
Tikus Tikus Kantor

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Kisah usang tikus tikus kantor
Yang suka berenang di sungai yang kotor
Kisah usang tikus tikus berdasi
Yang suka ingkar janji lalu sembunyi&lt;span id="fullpost"&gt;

Dibalik meja teman sekerja
Didalam lemari dari baja

Kucing datang cepat ganti muka
Segera menjelma bagai tak tercela
Masa bodoh hilang harga diri
Asal tak terbukti ah tentu sikat lagi

Tikus tikus tak kenal kenyang
Rakus rakus bukan kepalang
Otak tikus memang bukan otak udang
Kucing datang tikus menghilang

Kucing kucing yang kerjanya molor
Tak ingat tikus kantor datang menteror
Cerdik licik tikus bertingkah tengik
Mungkin karena sang kucing pura pura mendelik

Tikus tau sang kucing lapar
Kasih roti jalanpun lancar
Memang sial sang tikus teramat pintar
Atau mungkin si kucing yang kurang ditatar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Ethiopia 1986 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Mimpi Yang Terbeli&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Berjalan di situ
Di pusat pertokoan
Melihat-lihat barang-barang
Yang jenisnya beraneka ragam&lt;span id="fullpost"&gt;

Cari apa di sana
Pasti tersedia
Asal uang di kantong cukup
Tentu tak ada soal

Aku ingin membeli
Kamu ingin membeli
Kita ingin membeli
Semua orang ingin membeli

Apa yang dibeli ?
Mimpi yang terbeli
Sebab harga barang tinggi
Tiada pilihan selain mencuri

Sampai kapan mimpi mimpi itu kita beli ?
Sampai nanti sampai habis terjual harga diri
Sampai kapan harga harga itu melambung tinggi ?
Sampai nanti sampai kita tak bisa bermimpi

Segala produksi ada disini
Menggoda kita untuk memiliki
Hari hari kita berisi hasutan
Hingga kita tak tahu diri sendiri

Melihat anak kecil
Mencuri mainan
Yang harganya tak terjangkau
Oleh bapaknya yang maling

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( album ‘1910’ 1988 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span style="font-size:130%;"&gt;

&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sarjana Muda&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;Berjalan seorang pria muda
Dengan jaket lusuh dipundaknya
Disela bibir tampak mengering
Terselip sebatang rumput liar&lt;span id="fullpost"&gt;

Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat
Dengan langkah gontai tak terarah
Keringat bercampur debu jalanan

Engkau sarjana muda
Resah mencari kerja
Mengandalkan ijazahmu

Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
Tuk jaminan masa depan

Langkah kakimu terhenti
Didepan halaman sebuah jawatan

Terjenuh lesu engkau melangkah
Dari pintu kantor yang diharapkan
Terngiang kata tiada lowongan
Untuk kerja yang didambakan

Tak perduli berusaha lagi
Namun kata sama kau dapatkan
Jelas menatap awan berarak
Wajah murung semakin terlihat

Engkau sarjana muda
Resah tak dapat kerja
Tak berguna ijazahmu

Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
Sia sia semuanya

Setengah putus asa dia berucap... maaf ibu...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Sarjana Muda 1981)

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
Guru Umar Bakri&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;Tas hitam dari kulit buaya
Selamat pagi berkata bapak Umar Bakri
Ini hari aku rasa kopi nikmat sekali&lt;span id="fullpost"&gt;

Tas hitam dari kulit buaya
Mari kita pergi memberi pelajaran ilmu pasti
Itu murid bengalmu mungkin sudah menunggu

Laju sepeda kumbang dijalan berlubang
Selalu begitu dari dulu waktu jaman Jepang
Terkejut dia waktu mau masuk pintu gerbang
Banyak polisi bawa senjata berwajah garang

Bapak Umar Bakri kaget apa gerangan?
“Berkelahi pak!” jawab murid seperti jagoan
Bapak Umar Bakri takut bukan kepalang
Itu sepeda butut dikebut lalu cabut kalang kabut (Bakri kentut)
cepat pulang

Busyet... standing dan terbang

Umar Bakri Umar Bakri
Pegawai negeri
Umar Bakri Umar Bakri
Empat puluh tahun mengabdi
Jadi guru jujur berbakti memang makan hati

Umar Bakri Umar Bakri
Banyak ciptakan menteri
Umar Bakri
Profesor dokter insinyurpun jadi
(Bikin otak orang seperti otak Habibie)
Tapi mengapa gaji guru Umar Bakri
Seperti dikebiri

Bakri Bakri
Kasihan amat loe jadi orang
Gawat

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Sarjana Muda 1981)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Aku Sayang Kamu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;Susah susah mudah kau kudekati
Kucari engkau lari kudiam kau hampiri
Jinak burung dara justru itu kusuka
Bila engkau tertawa hilang semua duka&lt;span id="fullpost"&gt;

Gampang naik darah omong tak mau kalah
Kalau datang senang nona cukup ramah
Bila engkau bicara persetan logika
Sedikit keras kepala ah dasar betina

Ku suka kamu
Sungguh suka kamu
Ku perlu kamu
Sungguh perlu kamu

Engkau aku sayang sampai dalam tulang
Banyak orang bilang aku mabuk kepayang
Aku cinta kamu bukan cinta uangmu
Aku puja selalu setiap ada waktu

Ku suka kamu
Sungguh suka kamu
Ku perlu kamu
Sungguh perlu kamu

Langsat kuning cina warna kulit nona
(Rambut kepang dua kadang ekor kuda)
Bibir merah muda lesung pipit pun ada
Wajah cukup lumayan dapat poin enam
Kalau nona berjalan rembulan pun padam

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Aku Sayang Kamu 1986 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;


Sore Tugu Pancoran&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;

Si Budi kecil kuyup menggigil
Menahan dingin tanpa jas hujan
Di simpang jalan tugu pancoran
Tunggu pembeli jajakan koran&lt;span id="fullpost"&gt;

Menjelang maghrib hujan tak reda
Si Budi murung menghitung laba
Surat kabar sore dijual malam
Selepas isya melangkah pulang

Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu
Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu
Anak sekecil itu sempat nikmati waktu
Dipaksa pecahkan karang lemah jarimu terkepang

Cepat langkah waktu pagi menunggu
Si Budi sibuk siapkan buku
Tugas dari sekolah selesai setengah
Sanggupkah si Budi diam di dua sisi
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Sore Tugu Pancoran 1985 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-3943752400629343671?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/3943752400629343671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2000-best-of-best.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/3943752400629343671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/3943752400629343671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2000-best-of-best.html' title='2000 - Best of the Best'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimaDWAN2VI/AAAAAAAAAC8/SL_D2Zflyew/s72-c/Iwan+Franky3-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-5536249263333024144</id><published>2009-05-21T04:40:00.009+07:00</published><updated>2009-06-06T05:01:04.945+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Suara hati'/><title type='text'>2002 - Suara Hati</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Doa Seorang Iwan Fals

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Diucapkan Iwan Fals saat menyanyikan lagu ‘&lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/09/hadapi-saja.html"&gt;Hadapi Saja&lt;/a&gt;’ pada live concert di TVRI tahun 1999 menjelang hari raya Idul Fitri. Lagu ‘Hadapi Saja’ dibuat Iwan Fals untuk mengenang kematian anaknya ‘&lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/07/galang-rambu-anarki.html"&gt;Galang Rambu Anarki&lt;/a&gt;’)&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;Terima kasih Tuhan&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;Atas segala yang Kau berikan&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;Malam ini Kamu cairkan semuanya&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;Segala kesedihan jadi air mata yang tak menetes&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;Kami yakin dibalik semuanya ini&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;Pasti ada kebaikan yang belum kami mengerti&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;Terima kasih Tuhan&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;Segala puji untuk-Mu&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;Engkaulah yang pantas dipuji&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;Terima kasih Tuhan&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;Semoga Kau ampuni dosa-dosa kami&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;Semoga esok hari kami menjadi ‘fitri’ kembali&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(thanks to  &lt;a href="http://j0y0.multiply.com/"&gt;Setyo Budi Utomo&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(picture taken from &lt;a href="http://ilalangsenja.multiply.com/"&gt;Ilalang Senja&lt;/a&gt;)



&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Suara Hati

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Apa kabar suara hati?
Sudah lama baru terdengar lagi
Kemana saja suara hati?
Tanpa kau sepi rasanya hati&lt;span id="fullpost"&gt;

Kabar buruk apa kabar baik?
Yang kau bawa mudah mudahan baik
Dengar dengar dunia lapar
Lapar sesuatu yang benar

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Ku dengarkah orang orang yang menangis?
Sebab hidupnya dipacu nafsu
Kau rasakah sakitnya orang yang terlindas?
Oleh derap sepatu pembangunan

Kau lihatkah pembantaian?
Demi kekuasaan yang secuil
Kau tahukah alam yang kesakitan?
Lalu apa yang akan kau suarakan?

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Jangan pergi lagi&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati 2002 &amp;amp; In Collaboration&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untukmu Negeri

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Perihnya masih terasa
Sakitnya tak terhingga
Nafsu ingin berkuasa
Sungguh mahal ongkosnya&lt;span id="fullpost"&gt;

Apapun yang kan terjadi
Aku tak akan lari
Apalagi bersembunyi
Tak kan pernah terjadi

Air mata darah telah tumpah
Demi ambisi membangun negeri
Kalaulah ini pengorbanan
Tentu bukan milik segelintir orang

Belum cukupkah semua ini
Apakah tidak berarti
Lihatlah wajah ibu pertiwi
Pucat letih dan sedihnya berkarat
Berdoa terus berdoa

Hingga mulutnya berbusa busa
Ludahnya muncrat saking kecewa
Ibu pertiwi hilang tawanya
Tak percaya masih ada cinta

Seluruh hidupku jadi siaga
Pagar berduri kutancapkan dihati

Untukmu negeri
Yang telah memberi arti
Untukmu negeri
Yang telah melukai ibu kami
Untukmu negeri
Yang telah merampas anak kami
Untukmu negeri
Yang telah memperkosa saudara kami
Untukmu negeri
Waspadalah
Untukmu negeri
Bangkitlah
Untukmu negeri
Bersatulah
Untukmu negeri
Sejahteralah kamu negeriku
Sejahteralah kamu

Perihnya masih terasa
Sakitnya tak terhingga&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dendam Damai

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tak habis pikir aku tak mengerti
Mengapa ada orang yang senang membunuh ?
Hanya karena uang semata
Atau demi kuasa dan nama&lt;span id="fullpost"&gt;

Bagi kita rakyat biasa
Tak berdaya ditodong senjata
Mencuri hidup yang hanya sekali
Hanya berdoa yang kita bisa

Dendam dendam celaka
Menghasut kita tak jemu menggoda
Damai damai dimana
Bersembunyi tak ada wujudnya

Kapan berakhirnya situasi seperti ini ?
Tidak bisakah kita saling berpelukan ?

Bukankah indah hidup bersama
Saling berbagi saling menyinta
Terasa hangat sampai ke jiwa
Memancar ke penjuru dunia

Jangan goyah percayalah teman
Perang itu melawan diri sendiri
Selamat datang kemerdekaan
Kalau kita mampu menahan diri

Dendam dendam celaka
Menghasut kita tak jemu menggoda
Damai damai dimana
Bersembunyi tak ada wujudnya

Kapan berakhirnya situasi seperti ini ?
Tidak bisakah kita saling berpelukan ?

Tak habis pikir aku tak mengerti
Mengapa ada orang yang senang membunuh ?
Hanya karena uang semata
Atau demi kuasa dan nama

Hanya karena itu semua
Rela hancurkan tanah tercinta
Rela hancurkan tanah tercinta&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk Para Pengabdi

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;Kesetiaan masih ada
Setidaknya menjadi cita cita
Itu sebabnya aku disini
Menemanimu&lt;span id="fullpost"&gt;

Siang malam kuberjaga
Di relung hatimu di dalam benakmu
Di setiap langkahmu
Mudah mudahan begitu

Silahkan engkau tertawa
Sepuas hatimu
Ku takkan pernah berpaling
Karena hinaan itu

Bahagia rasanya
Lihat engkau bahagia
Berduka rasanya
Kalau engkau berduka

Untuk pengabdi lagu para pengabdi
Di puncak gunung di tengah tengah samudera
Di dalam rimba di kebingungan desa dan kota

Untuk pengabdi lagu para pengabdi
Di puncak gunung di tengah tengah samudera
Di dalam rimba di kebingungan desa dan kota

Kan ku temani kau
Kan ku temani kau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals Album Suara Hati&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kupu Kupu Hitam Putih

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Menunggu matahari terbit
Di musim hujan
Mendung menjadi teman
Ada juga keindahannya&lt;span id="fullpost"&gt;

Butir embun yang ada didaun
Bagai intan berlian
Lebih riang ia berkilauan
Karena matahari tertutup awan

Suara burung burung didahan
Nyanyian alam
Bekerja ia mencari makan
Ada juga yang membuat sarang

Iri aku menyaksikan itu
Tapi kutekan aku harus bersyukur
Berguru pada kenyataan
Pada makhluk Tuhan yang katanya tak berakal

Mendung datang lagi
Setelah hangat sebentar
Butir embun hilang
Aku jadi termenung

Mencari pegangan
Mencoba untuk bersandar
Langit makin hitam
Aku jadi berharap pada hujan

Kupu kupu hitam putih
Terbang di sekitarku
Melihat ia menari
Hatiku terpatri

Sepasang merpati
Bercumbu dibalik awan
Kemudian ia turun menukik
Sujud syukur padanya &lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati 2002 &amp;amp; In Collaboration&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hadapi Saja

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Relakan yang terjadi
Tak kan kembali
Ia sudah miliknya
Bukan milik kita lagi&lt;span id="fullpost"&gt;

Tak perlu menangis
Tak perlu bersedih
Tak perlu tak perlu sedu sedan itu
Hadapi saja

Pasrah pada Ilahi
Hanya itu yang kita bisa
Ambil hikmahnya
Ambil indahnya

Cobalah menari
Cobalah bernyanyi
Cobalah cobalah mulai detik ini
Hadapi saja

Hilang memang hilang
Wajahnya terus terbayang
Berjumpa dimimpi
Kau ajak aku
Tuk menari bernyanyi
Bersama bidadari, malaikat
Dan penghuni surga&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati 2002 &amp;amp; In Collaboration&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;15 Juli 1996

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kalau kau datang
Hatiku senang
Berbunga bunga&lt;span id="fullpost"&gt;

Bulan dan bintang
Terangi malam
Sehabis hujan

Saling bicara
Tukar cerita
Berbagi rasa

Aku disini
Tetap di tepi
Masih bernyanyi

Dunia sedang dilanda kalut
Alam semesta seperti merintih
Kau dengarkah?

Aku tak bisa
Untuk tak peduli
Hati tersiksa

Aku bersumpah
Untuk berbuat
Yang aku bisa

Harus ada yang dikerjakan
Agar kehidupan berjalan wajar
Hidup hanya sekali wahai kawan
Aku tak mau mati dalam keraguan

Kalau kau datang&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Belalang Tua
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimU1c4L2fI/AAAAAAAAAC0/5qWHrZTT7SA/s1600-h/33_SuaraHati+copy-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimU1c4L2fI/AAAAAAAAAC0/5qWHrZTT7SA/s320/33_SuaraHati+copy-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343966078857632242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
Belalang tua diujung daun
Warnanya kuning kecoklat coklatan
Badannya bergoyang ditiup angin
Mulutnya terus saja mengunyah
Tak kenyang kenyang&lt;span id="fullpost"&gt;

Sudut mata kananku tak sengaja
Melihat belalang tua yang rakus
Sambil menghisap dalam rokokku
Kutulis syair
Tentang hati yang khawatir

Sebab menyaksikan
Akhir dari kerakusan
Belalang tua
Yang tak kenyang kenyang

Seperti sadar kuperhatikan
Ia berhenti mengunyah
Kepalanya mendongak keatas
Matanya melotot melihatku tak senang

Kakinya mencengkram daun
Empat didepan dua dibelakang
Bergerigi tajam

Sungutnya masih gagah menusuk langit
Berfungsi sebagai radar

Belalang tua masih saja melihat marah kearahku
Aku menjadi grogi dibuatnya
Aku tak tahu apa yang dipikirkan
Tiba tiba angin berhenti mendesir
Daun pun berhenti bergoyang

Walau hampir habis
Daun tak jadi patah
Belalang yang serakah
Berhenti mengunyah

Kisah belalang tua diujung daun
Yang hampir jatuh tetapi tak jatuh
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang tak kenyang kenyang

Kisah belalang tua diujung daun
Yang kakinya berjumlah enam
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang kamu serakah

Belalang tua diujung daun
Dengan tenang meninggalkan harta karun
Warnanya hijau kehitam hitaman
Berserat berlendir
Bulat lonjong sebesar biji kapas

Angin yang berhenti mendesir
Digantikan hujan rintik rintik

Aku yang menulis syair
Tentang hati yang khawatir
Tak tahu kapan
Kisah ini akan berakhir

Kisah belalang tua diujung daun
Yang hampir jatuh tetapi tak jatuh
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang tak kenyang kenyang

Kisah belalang tua diujung daun
Yang kakinya berjumlah enam
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang kamu serakah&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati 2002 &amp;amp; In Collaboration &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Seperti Matahari
&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Keinginan adalah sumber penderitaan
Tempatnya didalam pikiran
Tujuan bukan utama
Yang utama adalah prosesnya&lt;span id="fullpost"&gt;

Kita hidup mencari bahagia
Harta dunia kendaraannya
Bahan bakarnya budi pekerti
Itulah nasehat para nabi

Ingin bahagia derita didapat
Karena ingin sumber derita
Harta dunia jadi penggoda
Membuat miskin jiwa kita

Ada benarnya nasehat orang orang suci
Memberi itu terangkan hati
Seperti matahari
Yang menyinari bumi
Yang menyinari bumi

Ingin bahagia derita didapat
Karena ingin sumber derita
Harta dunia jadi penggoda
Membuat miskin jiwa kita

Keinginan adalah sumber penderitaan&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diujung Abad&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Cerita kuno tentang peperangan
Diujung abad menghantui
Setiap orang&lt;span id="fullpost"&gt;

Peralihan banyak memakan korban
Sementara segelintir tuan tuan
Tertawa girang

Kekuasaan sudah menjadi tuhan
Pengkhianatan adalah
Panglima perang

Kesetiaan jadi janji murahan
Kisah inilah dongeng tidur
Bayi bayiku

Bertahan hidup
Harus bisa bersikap lembut
Walau hati panas
Bahkan terbakar sekalipun

Keluh kesah ini
Mungkin berguna
Jadikan teman sejati
Dimedan juang

Bisa jadi kita bosan
Tapi kenyataan

Badai datang
Tak bosan-bosan
Waspadalah kawan
Perjuangan masih panjang

Cerita kuno tentang peperangan
Diujung abad menghantui
Setiap orang

Kesetiaan jadi janji murahan
Kisah inilah dongeng tidur
Bayi bayiku &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals Album Suara Hati &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Doa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Berjamaah
Menyebut asma &lt;strong&gt;ALLAH&lt;/strong&gt;
Saling asah saling asih saling asuh&lt;span id="fullpost"&gt;

Berdoalah
Sambil berusaha
Agar hidup jadi tak sia sia

Badan sehat
Jiwa sehat
Hanya itu yang kami mau

Hidup berkah
Penuh gairah
Mudah mudahan &lt;strong&gt;ALLAH&lt;/strong&gt; setuju

Inilah lagu pujian
Nasehat dan pengharapan

Dari hati yang pernah mati
Kini hidup kembali

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals Album Suara Hati&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-5536249263333024144?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/5536249263333024144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2002-suara-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/5536249263333024144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/5536249263333024144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2002-suara-hati.html' title='2002 - Suara Hati'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimU1c4L2fI/AAAAAAAAAC0/5qWHrZTT7SA/s72-c/33_SuaraHati+copy-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-4362500288092463842</id><published>2009-05-21T04:40:00.008+07:00</published><updated>2009-06-06T04:19:55.265+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Incollaboration'/><title type='text'>2003 - Incollaboration</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sesuatu Yang Tertunda

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
Disini aku sendiri
Menatap relung relung hidup
Aku merasa hidupku
Tak seperti yang ku inginkan&lt;span id="fullpost"&gt;

Terhampar begitu banyak
Warna kelam sisi diriku
Seperti yang mereka tahu
Seperti yang mereka tahu

Aku merasa disudutkan kenyataan
Menuntut diriku dan tak sanggup ku melawan
Butakan mataku semua tentang keindahan
Menggugah takutku menantang sendiriku

Temui cinta
Lepaskan rasa
Temui cinta
Lepaskan rasa

Disini aku sendiri
Masih seperti dulu yang takut
Aku merasa hidupku pun surut
Tuk tumpukan harap

Tergambar begitu rupa samar
Seperti yang kurasakan
Kenyataan itu pahit
Kenyataan itu sangatlah pahit

Aku merasa disudutkan kenyataan
Menuntut diriku dan tak sanggup ku melawan
Butakan mataku semua tentang keindahan
Menggugah takutku menantang sendiriku

Temui cinta
Lepaskan rasa
Temui cinta
Lepaskan rasa

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Piyu Album In Collaboration With



&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sudah Berlalu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mungkin sudah berlalu
Bersama redup senja
Kita bukanlah satu
Ku tak lagi kau puja&lt;span id="fullpost"&gt;

Kini tak akan lagi
Kuharap indah mimpi

Bila tak lagi kau resapi
Cinta hanya tuk dua hati
Jangan lagi kau ucap janji
Bila hanya kau ingkari&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Kikan Album In Collaboration With&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Senandung Lirih

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Kau wanita terindah
Yang pernah kutaklukkan
Kau kenapa kau pergi
Kenapa kau pergi&lt;span id="fullpost"&gt;

Kau wanita terhebat
Yang pernah memelukku
Kau kenapa kau pergi
Kenapa kau pergi

Helai udara disekitarku
Senandung lirih namamu
Tiap sudut kota yang ku datangi
Senandung lirih namamu

Kau wanita termegah
Yang pernah kudapatkan
Kau kemana kau pergi
Kemana kau pergi

Semoga kau temukan apa yang kau cari
Yang tak kau dapatkan dari aku
Semoga kau temukan apa yang kau cari
Yang tak kau dapatkan dari aku

Helai udara disekitarku
Senandung lirih namamu
Kemana pun kau akan melangkah
Aku yang selalu mengenangmu
Kemana pun kau akan melangkah
Aku yang selalu mengenangmu

La la la la la
La la la la la
La la la la la
Ooh
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals / Eross Album In Collaboration With&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Suara Hati

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Apa kabar suara hati?
Sudah lama baru terdengar lagi
Kemana saja suara hati?
Tanpa kau sepi rasanya hati&lt;span id="fullpost"&gt;

Kabar buruk apa kabar baik?
Yang kau bawa mudah mudahan baik
Dengar dengar dunia lapar
Lapar sesuatu yang benar

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Ku dengarkah orang orang yang menangis?
Sebab hidupnya dipacu nafsu
Kau rasakah sakitnya orang yang terlindas?
Oleh derap sepatu pembangunan

Kau lihatkah pembantaian?
Demi kekuasaan yang secuil
Kau tahukah alam yang kesakitan?
Lalu apa yang akan kau suarakan?

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Jangan pergi lagi&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati 2002 &amp;amp; In Collaboration&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kupu Kupu Hitam Putih

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Menunggu matahari terbit
Di musim hujan
Mendung menjadi teman
Ada juga keindahannya&lt;span id="fullpost"&gt;

Butir embun yang ada didaun
Bagai intan berlian
Lebih riang ia berkilauan
Karena matahari tertutup awan

Suara burung burung didahan
Nyanyian alam
Bekerja ia mencari makan
Ada juga yang membuat sarang

Iri aku menyaksikan itu
Tapi kutekan aku harus bersyukur
Berguru pada kenyataan
Pada makhluk Tuhan yang katanya tak berakal

Mendung datang lagi
Setelah hangat sebentar
Butir embun hilang
Aku jadi termenung

Mencari pegangan
Mencoba untuk bersandar
Langit makin hitam
Aku jadi berharap pada hujan

Kupu kupu hitam putih
Terbang di sekitarku
Melihat ia menari
Hatiku terpatri

Sepasang merpati
Bercumbu dibalik awan
Kemudian ia turun menukik
Sujud syukur padanya &lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati 2002 &amp;amp; In Collaboration&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hadapi Saja

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Relakan yang terjadi
Tak kan kembali
Ia sudah miliknya
Bukan milik kita lagi&lt;span id="fullpost"&gt;

Tak perlu menangis
Tak perlu bersedih
Tak perlu tak perlu sedu sedan itu
Hadapi saja

Pasrah pada Ilahi
Hanya itu yang kita bisa
Ambil hikmahnya
Ambil indahnya

Cobalah menari
Cobalah bernyanyi
Cobalah cobalah mulai detik ini
Hadapi saja

Hilang memang hilang
Wajahnya terus terbayang
Berjumpa dimimpi
Kau ajak aku
Tuk menari bernyanyi
Bersama bidadari, malaikat
Dan penghuni surga&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati 2002 &amp;amp; In Collaboration&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Belalang Tua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimKfYnX4oI/AAAAAAAAACk/VS2RgR8DJjA/s1600-h/33_SuaraHati+copy-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimKfYnX4oI/AAAAAAAAACk/VS2RgR8DJjA/s320/33_SuaraHati+copy-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343954704639976066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Belalang tua diujung daun
Warnanya kuning kecoklat coklatan
Badannya bergoyang ditiup angin
Mulutnya terus saja mengunyah
Tak kenyang kenyang&lt;span id="fullpost"&gt;

Sudut mata kananku tak sengaja
Melihat belalang tua yang rakus
Sambil menghisap dalam rokokku
Kutulis syair
Tentang hati yang khawatir

Sebab menyaksikan
Akhir dari kerakusan
Belalang tua
Yang tak kenyang kenyang

Seperti sadar kuperhatikan
Ia berhenti mengunyah
Kepalanya mendongak keatas
Matanya melotot melihatku tak senang

Kakinya mencengkram daun
Empat didepan dua dibelakang
Bergerigi tajam

Sungutnya masih gagah menusuk langit
Berfungsi sebagai radar

Belalang tua masih saja melihat marah kearahku
Aku menjadi grogi dibuatnya
Aku tak tahu apa yang dipikirkan
Tiba tiba angin berhenti mendesir
Daun pun berhenti bergoyang

Walau hampir habis
Daun tak jadi patah
Belalang yang serakah
Berhenti mengunyah

Kisah belalang tua diujung daun
Yang hampir jatuh tetapi tak jatuh
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang tak kenyang kenyang

Kisah belalang tua diujung daun
Yang kakinya berjumlah enam
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang kamu serakah

Belalang tua diujung daun
Dengan tenang meninggalkan harta karun
Warnanya hijau kehitam hitaman
Berserat berlendir
Bulat lonjong sebesar biji kapas

Angin yang berhenti mendesir
Digantikan hujan rintik rintik

Aku yang menulis syair
Tentang hati yang khawatir
Tak tahu kapan
Kisah ini akan berakhir

Kisah belalang tua diujung daun
Yang hampir jatuh tetapi tak jatuh
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang tak kenyang kenyang

Kisah belalang tua diujung daun
Yang kakinya berjumlah enam
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang kamu serakah&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals Album Suara Hati 2002 &amp;amp; In Collaboration&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Aku Bukan Pilihan
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimLSd0SdZI/AAAAAAAAACs/QoMo1862zLE/s1600-h/34_Collaboration%2Bcopy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 127px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimLSd0SdZI/AAAAAAAAACs/QoMo1862zLE/s320/34_Collaboration%2Bcopy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343955582209652114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
Kini ku mengungkap tanya
Siapakah dirinya
Yang mengaku kekasihmu itu
Aku tak bisa memahami&lt;span id="fullpost"&gt;

Ketika malam tiba
Ku rela kau berada
Dengan siapa kau melewatinya
Aku tak bisa memahami

Aku lelaki tak mungkin
Menerimamu bila
Ternyata kau mendua
Membuatku terluka

Tinggalkan saja diriku
Yang tak mungkin menunggu
Jangan pernah memilih
Aku bukan pilihan

Selalu terungkap tanya
Benarkan kini dia
Wanita yang kukenal hatinya
Aku tak bisa memahami

Tak perlu kau memilihku
Aku lelaki
Bukan tuk dipilih
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5MmoQQb0aIk&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/5MmoQQb0aIk&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Pongky Album In Collaboration With&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ancur

&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Namamu selalu kubisiki
Dalam tidurku dalam mimpiku
Setiap malam&lt;span id="fullpost"&gt;

Hangat tubuhmu melekat di kulitku
Beribu peluk beribu cium
Kita lalui

Tapi kau kabur
Dengan duda anak tiga
Pilihan ibumu

Hatiku hancur
Berserakan berhamburan
Kayak jeroannya binatang

Ya sudah
Kumenangis seadanya
Sekuat tenaga

Ya sudahlah

Kau memang setan alas
Nggak punya perasaan

ANCUUU UUUR

Doaku di akad nikahmu
Semoga si duda diracun orang
Biar terus mampus

Tapi kau kabur
Dengan duda anak tiga
Pilihan ibumu

Hatiku hancur
Berserakan berhamburan
Kayak jeroannya binatang

Ya sudah
Kumenangis seadanya
Sekuat tenaga

Ya sudahlah

Ya sudah
Kumenangis seadanya
Sekuat tenaga

Ya sudahlah

Kau memang “syaiton” alas
Ndak punya perasaan

ANCUUU UUUR

Doaku di akad nikahmu
Semoga si duda diracun orang
Biar terus mampus

Semoga si duda diracun orang
Biar terus mampus

Heh heh heh heh heh&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Aziz MS Album In Collaboration With&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rinduku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Tolong rasakan ungkapan hati
Rasa saling memberi
Agar semakin erat hati kita
Jalani kisah yang ada&lt;span id="fullpost"&gt;

Ku tak pernah merasa jemu
Jika kau selalu disampingku
Begitu nyanyian rinduku
Terserah apa katamu

Rambutmu
Matamu
Bibirmu
Ku rindu

Senyummu
Candamu
Tawamu
Ku rindu

Beri aku waktu sedetik lagi
Menatap wajahmu
Esok hari ini atau nanti
Mungkin tak kembali &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals / Harry Roesli Album In Love 2005 &amp;amp; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;strong&gt;In Collaboration With &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;strong&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-4362500288092463842?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/4362500288092463842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2003-incollaboration.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4362500288092463842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4362500288092463842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2003-incollaboration.html' title='2003 - Incollaboration'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SimKfYnX4oI/AAAAAAAAACk/VS2RgR8DJjA/s72-c/33_SuaraHati+copy-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-2592481284831515730</id><published>2009-05-21T04:39:00.015+07:00</published><updated>2009-08-06T01:23:11.882+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Hijau'/><title type='text'>1992 - Hijau</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hijaukan Dunia

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Hutanku...
&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Rusak !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

Langitku...
&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Bocor !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

Udara yang aku hisap...
&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Tercemar !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

Makanan yang aku makan...
&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Racun !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Hijau Hijauku Hijau&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;Hijau Hijau Dunia !&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;... Hijau ...&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(Iwan Fals - Hijau - &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/search/label/1992%20-%20Hijau"&gt;Album Hijau 1992&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Salah siapa ? Apa yang salah ? Mengapa cari-cari kesalahan ?
Bukankah sudah ada undang-undang ?
Tetapi mengapa masih saja bisa dikalahkan dengan segepok uang ?
Lantas kita semua yang menanggung akibatnya.
Sedangkan mereka disana cukup menonton berita dari TV sambil makan kaviar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagu Enam
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;Kemana perginya mainanku ?
Mobil mobilan dari kulit jeruk
Kuda kudaan dari pelepah pisang
Entah kemana perginya&lt;span id="fullpost"&gt;

Sekarang sulit membedakan
Mana mainan mana sungguhan
Semua mahal
Semua harus dibeli di toko toko penggoda hati

Minta ampun harga mainan kini
Ada yang seharga gaji menteri
Terbuat dari plastik maupun besi
Hanya untuk gengsi anak bayi

Tak ada lagi bocah berkreasi
Semua sudah tersedia
Mereka menjadi cengeng dan manja
Kejernihan otaknya pun sirna

Mana mainanku yang dulu ?
Aku ingin melihat bentuknya
Aku ingin mengingat nama namanya
Yang pernah akrab dengan kehidupan ini&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Hijau 1992 )





&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagu Lima
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;Anjing hitam kepala dan kakinya kuning
Sendiri tertidur
Luka luka di punggungnya
Melebam menunggu lalat&lt;span id="fullpost"&gt;

Anjing hitam kepala dan kakinya kuning
Kawini ibunya dan beranak lagi
Seperti sebagian manusia
Seperti sebagian manusia

Anjing hitam anaknya hitam
Menunggu seperti kita
Lukanya yang melebam
Memberi kesaksian bagi kehidupan

Kaki depan kanannya pincang
Ditabrak tank ketika latihan didepan
Kaki depan kanannya pincang
Ditabrak tank ketika latihan didepan

Kaki depan kanannya pincang
Ditabrak tank ketika latihan didepan
Kaki depan kanannya pincang
Ditabrak tank ketika latihan didepan

Anjingku menggonggong
Protes pada situasi
Hatiku melolong
Protes pada kamu

Anjingku menggonggong
Protes pada situasi
Hatiku melolong
Protes pada kamu

Anjingku menggonggong
Hatiku melolong

Anjingku menggonggong

Anjingku menggonggong
Anjingku menggonggong
Anjingku menggonggong
Anjingku menggonggong
Anjingku menggonggong&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Hijau 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;




&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagu Empat
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;Kenapa banyak orang ingin menang ?
Apakah itu hasil akhir kehidupan ?
Kenapa kekalahan menjadi aib ?
Apakah itu kesalahan manusia ?&lt;span id="fullpost"&gt;

Demi kemenangan rela membunuh
Demi kemenangan rela memperkosa
Apa saja akan kamu tempuh
Agar kemenangan dapat diraihnya

Kenapa kebenaran tak lagi dicari ?
Sudah tak pentingkah bagi manusia ?
Apakah kebenaran tinggal kata kata ?
Dari bibir pemenang pemenang semu

Aku menjadi lelah dan sangsi
Terhadap kemenangan kemenangan itu
Biarlah aku kalah asal tak memperkosa
Biar saja aku tak menang
Asalkan tak menginjak nuraninya

Aku tidak ingin menang
Aku hanya ingin benar
Walau harus menggali sukma bumi
Merenangi gelombang samudera

Aku tidak ingin menang
Aku hanya ingin benar
Walau harus menggali sukma bumi
Merenangi gelombang samudera&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Hijau 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;




&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagu Tiga&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku tunggu kamu di tempat ini
Di puncak bukit yang sepi dan dingin
Aku percaya kamu pasti sampai
Rasa dan akal sehatku mengatakan itu
Saudaraku&lt;span id="fullpost"&gt;

Singkatnya hari yang kita punya
Begitu banyak memberi makna
Sudah saatnya aku kembali
Sudah waktunya kamu mulai
Saudaraku

Disini
Aku sendiri
Datanglah

Bukit yang sepi
Bukit yang dingin
Tak kan membuatmu tersiksa
Saudaraku
Aku percaya

Kita harus mulai bekerja
Persoalan begitu menantang
Satu niat satulah darah kita
Kamu adalah kamu
Aku adalah aku

Kita harus mulai bekerja
Persoalan begitu menantang
Satu niat satulah darah kita
Kamu adalah kamu
Aku adalah aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Hijau 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Lagu Dua
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Jakarta sudah habis
Musim kemarau api
Musim penghujan banjir&lt;span id="fullpost"&gt;

Jakarta tidak bersahabat
Api dan airnya bencana
Entah karena kebodohan kecerobohan
Atau keserakahan

Jakarta sudah habis
Diatasnya berdiri bangunan bangunan industri
Disekitar bangunan bangunan itu
Bangunin bangunin memproduksi belatung

Jakarta sudah habis
Warna tanahnya merah kecoklat coklatan
Mirip dengan darah
Mirip dengan api
Mirip dengan air mata

Tanah Jakarta sedang gelisah
Jangan lagi dibuat marah
Tanah Jakarta sedang gelisah
Jangan lagi dibuat marah

Jakarta sudah habis
Dijalan jalan marah ( Dijalan )
Dijalan marah marah
Dirumah rumah marah ( Dirumah )
Dirumah marah marah
Apa enaknya ?

Jakarta sudah habis
Empat puluh persen rakyatnya
Beli air dari PAM
Sisanya gali sendiri

Persoalannya gali pakai apa ?
Tentu saja gali pakai duit
Duitnya terbuat dari air mata asli

Jakarta sudah habis

Sebentar lagi kita akan menjual
Air mata kita sendiri
Karena air mata kita
Adalah air kehidupan

Jakarta sudah habis
Tetapi Indonesia bukan hanya Jakarta

Jakarta
Jakarta

Cuma enak buat cari duit
Nah kalau duit sudah punya
Hijrah saja
Hijrah saja
Hijrah saja
Hijrah saja

Tanah Jakarta sedang gelisah
Jangan lagi dibuat marah
Tanah Jakarta sedang gelisah
Jangan lagi dibuat marah

Jakarta
Jakarta
Jakarta
Hijrah saja

Jakarta sudah habis
Musim kemarau api
Musim penghujan banjir

Jakarta tidak bersahabat
Api dan airnya bencana
Entah karena kebodohan kecerobohan
Atau keserakahan

Jakarta sudah habis&lt;/span&gt;
Jakarta sudah habis&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Hijau 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hijau
&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnM-OknJtI/AAAAAAAAAEU/zI8tAWYaEVA/s1600-h/23_Hijau+copy-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnM-OknJtI/AAAAAAAAAEU/zI8tAWYaEVA/s320/23_Hijau+copy-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366545800424269522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Hutanku,
Rusak !

Langitku,
Bocor !&lt;span id="fullpost"&gt;

Udara yang aku hisap,
Tercemar !

Makanan yang aku makan,
Racun !

Hijau Hijauku Hijau
Hijau Hijau Dunia

Hijau Hijauku Hijau
Hijau Dunia

Hijau Hijauku Hijau
Hijau Dunia

Hijau Hijauku Hijau
Hijau Dunia

Hijau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Hijau 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;




&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagu Satu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Jalani hidup
Tenang tenang tenanglah seperti karang
Sebab persoalan bagai gelombang
Tenanglah tenang tenanglah sayang&lt;span id="fullpost"&gt;

Tek pernah malas
Persoalan yang datang hantam kita
Dan kita tak mungkin untuk menghindar
Semuanya sudah suratan

Oh matahari
Masih setia
Menyinari rumah kita

Tak kan berhenti
Tak kan berhenti
Menghangati hati kita

Sampai tanah ini inginkan kita kembali
Sampai kejenuhan mampu merobek robek hati ini

Sebentar saja
Aku pergi meninggalkan
Membelah langit punguti bintang
Untuk kita jadikan hiasan

Tenang tenang tenanglah sayang
Semuanya sudah suratan
Tenang tenang seperti karang
Bintang bintang jadikan hiasan

Berlomba kita dengan sang waktu
Jenuhkah kita jawab sang waktu
Bangkitlah kita tunggu sang waktu
Tenanglah kita menjawab waktu

Seperti karang
Tenanglah
Seperti karang
Tenanglah

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Hijau 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-2592481284831515730?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/2592481284831515730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1992-hijau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2592481284831515730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2592481284831515730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1992-hijau.html' title='1992 - Hijau'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnM-OknJtI/AAAAAAAAAEU/zI8tAWYaEVA/s72-c/23_Hijau+copy-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-908803628065851504</id><published>2009-05-21T04:39:00.014+07:00</published><updated>2009-08-06T00:56:58.322+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Anak Wayang'/><title type='text'>1994 - Anak Wayang</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jogja
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku jalan sendiri
Dijalan yang sering aku lewati dulu
Aku masih melihat
Wajah wajah yang aku kenal dahulu&lt;span id="fullpost"&gt;

Dikota ini
Dikota ini

Aku bangun kembali
Setelah tidur yang panjang tanpa pernah kusadari
Ingin menyanyi
Untuk apa saja yang pernah terjadi dikota ini

Dikota ini
Dikota ini

Kupanggil Jogjakarta

Malam semakin sunyi
Jalan semakin sepi
Malam semakin dingin
Oh dikota ini masih ada jejakku

Malam semakin sunyi
Jalan semakin sepi
Malam semakin dingin
Oh dikota ini masih ada jejakku

Na na na na na na na
Na na na na na na na

Oh dikota ini masih ada jejakku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;
&lt;strong&gt;Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album Anak Wayang 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Telaga Dan Bencana

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku sering menyesali&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Sebab tak mampu memahami&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Sulit membaca isyaratmu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Kata katamu penuh arti&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Lidahku bagai api&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Menghanguskan harapanmu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Ada air jernih mengalir&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Dari dua matamu&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mengalirlah air hidup&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Bawa aku ke samudera&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Dihatimu ada telaga&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Didiriku mengalir bencana&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Pertengkaran demi pertengkaran&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Ketegangan demi ketegangan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Penyesalan demi penyesalan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Menyimpan prahara&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mana mungkin aku bisa&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Memberimu ketenangan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku masih mencari&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Lembah ketenangan jiwa&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mengalirlah air hidup&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Bawa aku ke samudera&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Dihatimu ada telaga&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Didiriku mengalir bencana&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Pertengkaran demi pertengkaran&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Ketegangan demi ketegangan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Penyesalan demi penyesalan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Menyimpan prahara&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album Anak Wayang 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;





&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dihatimu Aku Berlindung
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Ketika matahari membakar lautan
Ketika matahari membakar dunia
Ketika matahari membakar diri sendiri&lt;span id="fullpost"&gt;

Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung

Ketika badai menghempaskan diriku
Ketika badai menutupi langkahku
Ketika badai mengguncang guncang hidupku

Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung

Ketika bumi ini tak berputar lagi
Ketika malaikat tak berdoa lagi
Ketika aku tak bisa bernyanyi lagi

Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung

Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung


Ketika matahari membakar diri sendiri
Ketika matahari membakar diri sendiri

Dihatimu aku berlindung
Dihatimu aku berlindung

Ketika aku tak bisa bernyanyi lagi
Ketika malaikat tak berdoa lagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album Anak Wayang 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nasib Nyamuk&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;

Aku bukan seperti nyamuk
Yang menghisap darahmu
Aku manusia yang berbuat
Sesuai aturan dan keinginan&lt;span id="fullpost"&gt;

Kadang kadang aku melanggar
Kadang kadang aku seperti nyamuk
Tetapi aku bukan nyamuk
Aku punya akal budi nyamuk tidak

Nyamuk nyamuk berputar putar
Di atas kepalaku
Suaranya berdengung mendengung

Seperti suara ribuan helikopter
Seperti suara mesin perang

Yang membantai Vietnam
Yang membantai timur tengah
Yang mengganyang Timor Timur
Yang membantai Kamboja
Yang membantai Bosnia

Mula mula
Aku bisa mengerti
Lama lama
Aku ingin nyamuk nyamuk yang mengerti

Mataku terganggu
Hidungku terganggu
Tangan dan kakiku terganggu
Kemaluanku terganggu

Kehidupanku terganggu
Jasmani dan rohaniku terganggu
Kehidupanku terganggu
Jasmani dan rohaniku terganggu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album Anak Wayang 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lingkaran Aku Cinta Padamu
&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniQ7lewj1I/AAAAAAAAAD8/XQMk3Src_PU/s1600-h/26_AnakWayang+copy-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniQ7lewj1I/AAAAAAAAAD8/XQMk3Src_PU/s320/26_AnakWayang+copy-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366198309359750994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Kini kami berkumpul
Esok kami berpencar

Berbicara tentang kehidupan
Berbicara tentang kebudayaan&lt;span id="fullpost"&gt;
Berbicara tentang ombak lautan
Berbicara tentang bintang di langit
Kami berbicara tentang Tuhan
Berbicara tentang kesejatian
Tentang apa saja

Malam boleh berlalu
Gelap boleh menghadang

Disini kami tetap berdiri
Disini kami tetap berpikir
Disini kami tetap berjaga
Disini kami tetap waspada
Disini kami membuka mata
Disini kami selalu mencari
Kesejatian diri

Alang alang bergerak
Mata kami berputar

Seperti elang kami melayang
Seperti air kami mengalir
Seperti mentari kami berputar
Seperti gunung kami merenung
Di lingkaran kami berpandangan
Di lingkaran kami mengucapkan

Aku cinta padamu
Aku cinta padamu
Aku cinta padamu
Aku cinta padamu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album Anak Wayang 1994)





&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anak Wayang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mengembara memahami makna cinta
Mengurai kata di lautan jiwa
Dihadapanmu aku tak bisa berdusta
Mencintaimu adalah mencintai hidup&lt;span id="fullpost"&gt;

Anak wayang di ambang gamang
Berlayar di samudera telanjang
Membawa api menjelajahi cakrawala
Dimana air mata bukan lagi duka

Merindukanmu disaat hilang arah
Memelukmu lalu meninggalkanmu
Aku sudah basah aku pasrah
Mencintaimu adalah mencintai hidup

Aku bukan sedang berduka
Aku sedang menghadapi cinta
Aku sedang menghadapi prahara
Dimana air mata bukan lagi duka

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Karya : Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album Anak Wayang 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-908803628065851504?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/908803628065851504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1994-anak-wayang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/908803628065851504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/908803628065851504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1994-anak-wayang.html' title='1994 - Anak Wayang'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniQ7lewj1I/AAAAAAAAAD8/XQMk3Src_PU/s72-c/26_AnakWayang+copy-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-5656179907675466721</id><published>2009-05-21T04:39:00.013+07:00</published><updated>2009-08-06T00:53:55.429+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Dalbo'/><title type='text'>1993 - Dalbo</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel Iwan Fals dan Dalbo di Hai Juni 1993
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;Setelah SWAMI bubar, maka ada kekosongan diantara personilnya. Mereka saling sibuk dengan solo karir. Pada satu kesempatan bertemulah para mantan personil Swami ini dan tercetus ide membentuk band baru. &lt;a href="http://iwanfals.co.id/"&gt;Iwan fals&lt;/a&gt; sempat mengusulkan nama DUDA tapi kurang sreg diantara personil lain. Maka ada satu judul lagu yaitu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/search/label/1993%20-%20Dalbo"&gt;DALBO&lt;/a&gt; yang belum sempat direkam, maka nama itu dipakai.
Dalbo artinya anak genderuwo atau bahasa Jawa Timuran berati semacam olok-olok.&lt;span id="fullpost"&gt;

Disini ada pertentangan antara &lt;a href="http://jsops.multiply.com/"&gt;Yockie Suryoprayogo&lt;/a&gt; dengan personil lain. Yockie akhirnya hengkang dan membentuk SUKET. Selanjutnya baca sendiri..:D

DALBO : Iwan Fals (vocal, gitar), Sawung Jabo (vocal, gitar), Totok Tewel (gitar), Nanu (bass), Naniel (flute), Inisisrie (drum, perkusi).

Discan dari Majalah Hai edisi Juni 1993.

Klik gambar untuk memperbesar.

&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFTn397vI/AAAAAAAABWU/Mr9oNKvXdFM/s1600-h/maj+hai+juni+1993.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 165px; height: 208px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFTn397vI/AAAAAAAABWU/Mr9oNKvXdFM/s320/maj+hai+juni+1993.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286246634793856754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFTx1cCFI/AAAAAAAABWc/xzbXcWcvZg4/s1600-h/DALBO-1-copy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 170px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFTx1cCFI/AAAAAAAABWc/xzbXcWcvZg4/s320/DALBO-1-copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286246637467600978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFUET1TyI/AAAAAAAABWk/XSDmAE-tpC4/s1600-h/DALBO-2-copy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 170px; height: 230px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFUET1TyI/AAAAAAAABWk/XSDmAE-tpC4/s320/DALBO-2-copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286246642426924834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFUThefVI/AAAAAAAABWs/Xj6Ju92eb1o/s1600-h/DALBO-3-copy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 170px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFUThefVI/AAAAAAAABWs/Xj6Ju92eb1o/s320/DALBO-3-copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286246646510681426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFU4hJ5yI/AAAAAAAABW0/V2O8wxp4MqY/s1600-h/DALBO-4-copy.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 170px; height: 230px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFU4hJ5yI/AAAAAAAABW0/V2O8wxp4MqY/s320/DALBO-4-copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286246656441444130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;span style="font-size:85%;"&gt;koleksi dari &lt;a href="http://jamesdoel.multiply.com/"&gt;dOel&lt;/a&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karena Kau Bunda Kami
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;Kami berdiri disini
Mencoba menjaga hidupmu
Bukan hanya sekedar mencintai
Bukan sekedar melindungi
Karena kau bunda kami&lt;span id="fullpost"&gt;

Kami minum air susumu
Dihidupi tanahmu
Dimandikan oleh airmu
Kami berdoa
Karena kau bunda kami

Lihatlah fajar pagi telah menyingsing
Dengarkan doa kami
Karena kau bunda kami

Biar keadilan sulit terpenuhi
Biar kedamaian sulit terpenuhi
Kami berdiri menjaga dirimu

Biar keadilan sulit terpenuhi
Biar kedamaian sulit terpenuhi
Kami berdiri menjaga dirimu
Karena kau bunda kami&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Sawung Jabo ( Album Dalbo 1993 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dunia Binatang

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ya ya ya ya
Mau makan tak punya uang
Ya ya ya ya
Mau tidur tak punya kasur&lt;span id="fullpost"&gt;

Ya ya ya ya
Jawablah jangan diam saja
Kenapa orang susah makin susah saja ?

Ya ya ya ya
Diamlah jangan ngoceh saja
Mereka sudah bosan tutup mulut saja

Ada macan mencakar macan
Ular menggigit ular
Ada gajah membunuh gajah
Kita yang terinjak ya ho ho

Mata liar dimana mana
Mencari mangsa yang lemah
Tangan tangan yang penuh darah
Menindas sambil tertawa

Ada maling teriak maling
Ada musang berbulu domba
Monopoli menjadi jadi
Tangan besi merajalela&lt;/span&gt;

&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Sawung Jabo ( Album Dalbo 1993 )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/strong&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;




&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidadari Senjakala

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Wajah langit senja hari
Ada kelelawar melayang
Laut yang bergolak didepanku&lt;span id="fullpost"&gt;

Wajah itu datang lagi
Mendatangiku memanggilku
Wajah yang berduka
Aku memelukmu mencium keningmu

Tatap matamu membara membakar hidupku
Suaramu bergairah menenangkanku

Membara membara
Pandanganmu membara
Tubuhmu yang hangat
Menghangatkan tubuhku

Lagu ini untukmu
Mimpi ini untukmu
Duka datang dan pergi
Datangnya silih berganti

Sering aku tak mampu bicara
Terdiam seperti patung bernyawa
Sering aku tak mampu menjawab
Tak tahu harus bagaimana

Bidadari senjakala
Menari untukku untukku
Masih ada cahaya di wajahmu
Di wajahmu

Nyanyian di senja hari membuatku rindu
Jangan berhenti memandang jangan berpaling
Jangan berhenti mencintai jangan berhenti
Aku tahu apa artinya senyum dibibirmu&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Sawung Jabo ( Album Dalbo 1993 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sudrun
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;Angin panas otak panas
Orang waras jadi ganas
Hawa gerah hidup susah
Ngomongnya ngaco dianggap gila&lt;span id="fullpost"&gt;

Rumah kontrakan belum terbayar
Uang habis hutang numpuk
Pemasukan belum jelas
Pengeluaran sudah jelas

Oooh
Apakah ini ?
Siapa yang tahu ?
Tak ada yang tahu

Sering kali kita terpaksa berfikir
Melihat orang yang menjadi gila
Sebab tak sanggup lagi menanggung
Beban hidup yang semakin berat

Nasib baik belum datang
Angin surga sering datang
Kepala pusing kepanasan
Mau menangis tidak bisa&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Sawung Jabo ( Album Dalbo 1993 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hura-Hura Huru-Hara

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;Apa jadinya jika mulut dilarang bicara ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa jadinya jika mata dilarang melihat ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa jadinya jika telinga dilarang mendengar ?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Jadilah robot tanpa nyawa &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang hanya mengabdi pada perintah&lt;/div&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;
&lt;div&gt;Apa jadinya jika saran berubah menjadi ancaman ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa jadinya jika lintah darat makin menghisap rakyat ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa jadinya jika keserakahan makin semena-mena ?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Jadilah kepincangan keadilan &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang hanya melahirkan dendam&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Hura-hura huru-hara&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lingkaran setan semakin seram bentuknya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hura-hura huru-hara&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Gelombang mara bahaya makin terasa&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Apa jadinya jika petani tak lagi punya sawah ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa jadinya jika cukong-cukong menguasai tanah ?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa jadinya jika hukum sekedar bendera-bendera pajangan ?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Jadilah penghisapan sesama manusia &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang hanya melahirkan drakula-drakula&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Hura-hura huru-hara&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lingkaran setan semakin seram bentuknya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hura-hura huru-hara&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Gelombang mara bahaya makin terasa
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Sawung Jabo ( Album Dalbo 1993 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kwek.. Kwek.. Kwek
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;Kawan apa kabarmu ?
Kawan kemana kamu ?
Kawan apa kabarmu ?
Kawan dimana kamu ?&lt;span id="fullpost"&gt;

Bingung bingung dia bingung
Kawanku bingung
Pusing pusing dia pusing
Kawanku pusing
Minggat minggat dia minggat
Kawanku minggat

Ya ya ya ya ya ya ya ya ya ya

Pacar apa kabarmu ?
Pacar kenapa kamu ?
Pacar apa kabarmu ?
Pacar apa maumu ?

Senyum senyum tersenyum
Pacarku tersenyum
Manja manja sangat manja
Pacarku manja
Kwek kwek kwek kwek cerewet
Pacarku cerewet

Ya ya ya ya ya ya ya ya ya ya

Tuan apa kabarmu ?
Tuan siapa kamu ?
Tuan apa kabarmu ?
Tuan mana janjimu ?

Tah tah tah tah merintah
Senang merintah
Cat cat cat cat memecat
Senang memecat
Si si si si korupsi
Senang korupsi

Ya ya ya ya ya ya ya ya ya ya

Kwek kwek
Kwek kwek kwek
Kwek kwek
Kwek kwek kwek kwek&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Sawung Jabo ( Album Dalbo 1993 )





&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hua Ha Ha
&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;Hua ha ha ha ha
Hua ha ha ha ha
Hua ha ha ha ha ha ha ha ha
Hua ha ha&lt;span id="fullpost"&gt;

Hua ha ha ha ha
Hua ha ha ha ha
Hua ha ha ha ha ha ha ha ha

Bukalah mulut kamu
Lantangkan saja suaramu
Bebaskan jiwa kamu

Tidak apa-apa dianggap gila
Dari pada tak bisa
Tertawa itu sehat
Menipu itu jahat

Tertawa itu sehat
Menipu itu jahat

Hua ha ha ha ha
Hua ha ha ha ha
Hua ha ha ha ha ha ha ha ha&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals / Sawung Jabo ( Album Dalbo 1993 )





&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dalbo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnFdE97hxI/AAAAAAAAAEM/oGvHGtNT4Bo/s1600-h/24_Dalbo+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnFdE97hxI/AAAAAAAAAEM/oGvHGtNT4Bo/s320/24_Dalbo+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366537534329030418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
Sejak dilahirkan aku tak tahu siapa orang tuaku
Aku berpindah dari satu kasih sayang
Ke satu kasih sayang yang lain&lt;span id="fullpost"&gt;

Aku hisap air susu
Dari tetek banyak ibu

Merpati terbang melintasi
Membawa ku pergi ke masa lalu
Merpati terbang melintasi
Membawa ku pergi ke masa lalu

Aku tak pernah bertanya siapa orang tuaku
Walau memang merasakan
Ada sesuatu yang hilang
Sesuatu yang hilang

Merpati terbang melintasi
Membawa ku pergi ke masa lalu
Merpati terbang melintasi
Membawa ku pergi ke masa lalu

Aku bukan anak haram
Aku Dalbo anak alam&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Iwan Fals / Sawung Jabo ( Album Dalbo 1993 )&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
Aku Bosan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Papiku belum pulang&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mamiku belum pulang&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Kakakku belum pulang&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Katanya cari uang
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);" id="fullpost"&gt;
Hanya ada pembantu
Mengurusi hidupku
Hanya ada televisi
Menemani hariku

Aku bosan
Aku bosan
Aku bosan Bosan bosan bosan bosan

Aku bosan
Aku bosan
Aku bosan Bosan bosan bosan bosan

Ketika papi pulang
Mukanya sangat tegang
Ketika mami pulang
Menyapa halo sayang

Ketika kakak pulang
Jalannya sudah goyang
Katanya cari uang
Katanya cari uang

Aku bosan
Aku bosan
Aku bosan Bosan bosan bosan bosan

Aku bosan
Aku bosan
Aku bosan Bosan bosan bosan bosan&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals / Sawung Jabo ( Album Dalbo 1993 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ini Si Trendy&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Ini si trendy menari memuja diri
Ini si trendy bergaya pasang aksi
Hidupnya penuh basa basi
Ingin dianggap paling seksi&lt;span id="fullpost"&gt;

Tiap hari maunya dipuji
Hidup diperbudak gengsi

Ini si trendy menari gaya babi ngepet
Ini si trendy menyanyi karaoke
Suaranya mirip bebek
Matanya merem melek

Yang penting bisa di potret
Ngetren

Trendy trendy trendy trendy trendy trendy trendy
Trendy trendy trendy trendy trendy trendy trendy

Enggak ikut ikut gengsi
Kuno kuno kuno kuno
Enggak ikut ikut gengsi
Kuno kuno kuno kuno

Enggak ikut ikut gengsi
Kuno kuno kuno kuno
Enggak ikut ikut gengsi
Kuno kuno kuno kuno

Ini si trendy masih menari dan menyanyi
Ini si trendy genitnya semakin jadi
Orang orang dianggap tuli
Moderenisasi salah kaprah

Lantas menjadi latah
Ngetren

Trendy trendy trendy trendy trendy trendy trendy
Trendy trendy trendy trendy trendy trendy trendy&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; 

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Dalbo 1993 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-5656179907675466721?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/5656179907675466721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1993-dalbo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/5656179907675466721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/5656179907675466721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1993-dalbo.html' title='1993 - Dalbo'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_N1BKT6Yo6Og/SVyFTn397vI/AAAAAAAABWU/Mr9oNKvXdFM/s72-c/maj+hai+juni+1993.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-2215422043560234908</id><published>2009-05-21T04:39:00.011+07:00</published><updated>2009-08-05T02:37:34.026+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Orang Gila'/><title type='text'>1994 - Orang Gila</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lingkaran Hening

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Di lingkaran keheningan
Tak ada lagi batasan waktu
Nyala api dalam hening
Menyentuh dinding jiwa yang luka&lt;span id="fullpost"&gt;

Satu satu wajah datang
Satu persatu menghilang lagi
Batas langit batas hidup
Kita melayang tak tentu arah

Sayap sayap jiwa yang terluka
Darah menetes basahi senja
Untuk apa mengasingkan diri ?
Lingkaran hening

Telah tumbuh pohon baru
Diatas tanah yang pernah kering
Air hujan air hidup
Mengalir dari jiwa yang hening

Bayang bayang tarian jiwaku
Memenuhi ruangan dunia
Pintu langit makin terbuka
Lingkaran hening

Lingkaran hening
Jiwa yang hening
Lingkaran hening

Lingkaran hening
Jiwa yang hening
Lingkaran hening&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals &amp;amp; Jabo (Album Orang Gila 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Puisi Gelap

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Langit gelap
Jutaan gagak hitam memenuhi langit
Datang dari goa goa yang gelap dan lembab
Dari padang yang kering tandus
Merentang sayap berputar putar mengerikan&lt;span id="fullpost"&gt;

Suaranya melengking menyayat
Amarah yang terpendam amarah tertahan
Gentayangan bagai mayat bangun dari kuburan
Karena mereka pun tak mau menerima

Gerhana matahari gerhana hidup
Mereka menutupi cahaya matahari
Memakan bangkai dari apa saja yang tersisa
Hinggap diatas tanah diatap rumah
Di dahan dahan pohon yang mati kering
Mengintai mangsa
Menanti bangkai temannya sendiri yang mati kelaparan

Bau bangkai menyengat dimana mana
Saling menerkam diantara mereka sendiri
Sekedar bertahan dari kematian yang segera datang menjemput

Tak ada cahaya matahari
Tak ada cahaya kehidupan
Tak ada apa apa
Hanya ada ketegangan dan keganasan
Ketegangan yang mengandung bencana

Gagak gagak terus berputar semakin banyak
Marah pada apa ?
Marah pada siapa ?
Marah pada marah yang tak terlampiaskan

Sampai pada saatnya nanti
Mereka jatuh terkapar dan mati

Tapi dimana cahaya kehidupan ?
Tak ada yang tahu

Hanya ada jutaan bangkai gagak
Berserakan berbau amis dan busuk

Ah
Bau busuk kehidupan
Menyusup menebar ke sudut sudut kota
Dan kita menghisapnya&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals &amp;amp; Jabo (Album Orang Gila 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Awang-Awang

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Jika kata tak lagi bermakna
Lebih baik diam saja
Jika langkah tak lagi bermata
Langkah buta terjang saja&lt;span id="fullpost"&gt;

Melayang terbang melayang
Melayang di awang-awang
Melayang terbang melayang
Di atas samudera terbentang

Berlari aku berlari
Menembus hari
Berlari aku berlari
Menembus hari

Bagaimana bisa berhenti ?
Sedang kita belum melangkah
Bagaimana bisa kembali ?
Sedang kita tak tahu sampai dimana

Berlari aku berlari
Menembus hari
Berlari aku berlari
Menembus hari

Bagaimana bisa mengerti ?
Sedang kita belum berpikir
Bagaimana bisa dianggap diam ?
Sedang kita belum bicara

Melayang terbang melayang
Melayang melayang
Melayang melayang

Bagaimana bisa mengerti ?
Sedang kita belum berpikir
Bagaimana bisa dianggap diam ?
Sedang kita belum bicara

Melayang terbang melayang
Melayang di awang-awang
Melayang terbang melayang
Di atas samudera terbentang
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album Orang Gila 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Doa Dalam Sunyi

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Angin datang dari mana ?
Merayapi lembah gunung
Ada luka dalam duka
Dilempar kedalam kawah&lt;span id="fullpost"&gt;

Memanjat tebing tebing sunyi
Memasuki pintu misteri
Menggores batu batu
Dengan kata sederhana
Dengan doa sederhana

Merenung seperti gunung
Mengurai hidup dari langit
Jejak jejak yang tertinggal
Menyimpan rahasia hidup

Selamat jalan saudaraku
Pergilah bersama nasibmu
Pertemuan dan perpisahan
Dimana awal akhirnya ?
Dimana bedanya ?
Dimana bedanya ?

Doa doa terdengar dalam sunyi
Doa doa terdengar dalam sepi

Doa doa terdengar dalam sunyi
Doa doa terdengar dalam sepi

Doa doa terdengar dalam sunyi
Doa doa terdengar dalam sepi

Doa doa terdengar dalam sunyi
Doa doa terdengar dalam sepi&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals &amp;amp; Jabo (Album Orang Gila 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menunggu Ditimbang Malah Muntah
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniNUgEwzCI/AAAAAAAAAD0/ul4pWUXe6gg/s1600-h/25_OrangGila+copy-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniNUgEwzCI/AAAAAAAAAD0/ul4pWUXe6gg/s320/25_OrangGila+copy-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366194339358755874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;Aku bernyanyi di dalam kamar mandi
Seorang diri
Disamping wastafel di samping kaca
Sambil menghisap kejenuhan&lt;span id="fullpost"&gt;

Majalah mingguan tergeletak
Di keranjang cucian
Gambar dua orang menteri
Sedang jabat tangan sambil tersenyum

Di atas kakus aku terus menulis
Menulis lagu lagu seimbang
Timbang menimbang ditimbang timbang
Timbang menimbang dibuang sayang

Yang paling besar pulang sekolah
Si bapak asyik sendiri
Suara mesin buyarkan maksud
Maksud siapa aku tak tahu

Adzan terdengar gemericik hujan
Mencari teman orang tertawa
Tunggu menunggu ditunggu tunggu
Tunggu menunggu dibuang sayang

Pelan pelan sayang
Kalau mulai bosan
Jangan marah marah
Nanti cepat mati
Santai sajalah

Pelan pelan sayang
Kalau mulai bosan
Jangan marah marah
Nanti cepat mati
Santai sajalah

Seekor nyamuk terbang diatas majalah
Kadang hinggap lalu terbang lagi
Mengitari wajah politikus
Yang entah tersenyum atau sakit gigi

Lampu empat puluh watt
Bertopi pendekar Cina
Tetap saja merendah tidak berubah
Kartu nama seorang teman terlindas asbak

Yos tidur
Galang Cikal tidur

Hari ini ada berita
Polisi mati
Hari ini ada berita
Pembantu dibantai majikannya
Hari ini ada berita
Anak anak membunuh orang tuanya
Hari ini ada berita
Orang tua memperkosa anak anaknya
Hari ini ada berita
Guru guru banyak yang sakit jiwa
Hari ini ada berita
Orang orang kaya takut bangkrut
Hari ini ada berita
Mahasiswa protes
Merah putih cemang cemong
Mau insaf susah
Desa sudah menjadi kota

Burung hantu liar berbunyi terus
Yos bangun
Galang Cikal tidur
Yos tidur lagi

Jangkrik tidak berhenti
Belalang masih bernyanyi
Detik jam belum berhenti
Suara mobil sewenang wenang
Suara pabrik sama saja

Yos tidur
Galang Cikal tidur

Pelan pelan sayang
Kalau mulai bosan
Jangan marah marah
Nanti cepat mati
Santai sajalah

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Karya : Iwan Fals (Album Orang Gila 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagu Cinta

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku tak tahu harus mulai dari mana?&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku tak tahu harus menulis apa?&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Ditanganku duka&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Ditanganku suka&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Lagu cinta ingin kunyanyikan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Namun lidahku kaku hatiku beku&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku rindu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku tak tahu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Lagu cinta dimana kamu?&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mencari apa yang dicari&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Menunggu apa yang ditunggu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku merasa dikejar waktu&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mencari apa yang dicari&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Menunggu apa yang ditunggu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku merasa dikejar waktu&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Dari mana kamu datang?&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku tak mendengar langkahmu&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Lagu cinta&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Pelan pelan bangunkan aku&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mencari apa yang dicari&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Menunggu apa yang ditunggu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku merasa dikejar waktu&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mencari apa yang dicari&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Menunggu apa yang ditunggu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku merasa dikejar waktu&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mencari apa yang dicari&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Menunggu apa yang ditunggu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku merasa dikejar waktu&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;( Mencari apa yang dicari )&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mencari apa yang dicari&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Menunggu apa yang ditunggu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku merasa dikejar waktu&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals (Album Orang Gila 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Orang Gila
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniLwV1EGDI/AAAAAAAAADc/1CL_1dL4qxM/s1600-h/iwanfalsoranggila-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniLwV1EGDI/AAAAAAAAADc/1CL_1dL4qxM/s320/iwanfalsoranggila-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366192618621638706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Waktu pulang
Malam malam
Sendiri
Sendiri&lt;span id="fullpost"&gt;

Orang gila di lampu penyeberangan
Jam dua malam
Lewat pada saat lampu sedang merah
Tepat ditengah tengah zebra cross

Irama langkahnya tidak berubah
Seperti lagu lama
Yang aku dengar menuju pulang
Sendirian

Orang gila di lampu penyeberangan
Rambutnya gimbal
Kumis dan jenggotnya jarang jarang
Membawa gembolan
Entah gombalan
Atau makanan

Melangkah terus lurus kedepan
Melangkah terus lurus kedepan

Orang gila di lampu penyeberangan
Apa kabar?
Siapa yang menyapa kamu diam
Tersenyum tidak menangis tidak
Kamu sapa siapa saja
Selamat malam
Selamat malam

Orang gila di lampu penyeberangan
Orang gila di lampu penyeberangan
Melangkah terus lurus kedepan
Melangkah terus lurus kedepan
Kamu sapa siapa saja
Selamat malam
Selamat malam

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals (Album Orang Gila 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;





Satu Satu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniM4piJXpI/AAAAAAAAADs/6HG2hnJWbAw/s1600-h/mobil2-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 238px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniM4piJXpI/AAAAAAAAADs/6HG2hnJWbAw/s320/mobil2-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366193860861582994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Satu satu daun berguguran
Jatuh ke bumi dimakan usia
Tak terdengar tangis tak terdengar tawa
Redalah reda&lt;span id="fullpost"&gt;

Satu satu tunas muda bersemi
Mengisi hidup gantikan yang tua
Tak terdengar tangis tak terdengar tawa
Redalah reda

Waktu terus bergulir
Semuanya mesti terjadi
Daun daun berguguran
Tunas tunas muda bersemi

Satu satu daun jatuh kebumi
Satu satu tunas muda bersemi
Tak guna menangis tak guna tertawa
Redalah reda

Waktu terus bergulir
Kita akan pergi dan ditinggal pergi
Redalah tangis redalah tawa
Tunas tunas muda bersemi

Waktu terus bergulir
Semuanya mesti terjadi
Daun daun berguguran
Tunas tunas muda bersemi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Karya : Iwan Fals (Album Orang Gila 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-2215422043560234908?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/2215422043560234908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1994-orang-gila.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2215422043560234908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2215422043560234908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1994-orang-gila.html' title='1994 - Orang Gila'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniNUgEwzCI/AAAAAAAAAD0/ul4pWUXe6gg/s72-c/25_OrangGila+copy-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-3112944226978260779</id><published>2009-05-21T04:39:00.010+07:00</published><updated>2009-08-05T02:13:25.932+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Lagu Pemanjat'/><title type='text'>1996 - Lagu Pemanjat</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kudatangkan Tubuhmu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Langkahku semakin karam
Diantara basah humus
Arungi belukar paya
Belantara surutkan hatiku&lt;span id="fullpost"&gt;

Hari demi hariku
Sibakkan jalan
Kuterjang kegelapan
Turuti berkas sinar
Temukan wajahMu

Terjerat sudah tubuhku
Diantara duri rotan
Turuni jeram berkabut
Kerinduan merampas pikiranku

Aku harus jalani
Paruh lakon ini
Ditengah bias angan
Dan kenyataan hidup
Kugenggam parangku

Di sini
Di belantara
Di lingkar garis bumi
Kudatangkan tubuhmu
Lewat bara api unggun&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Harry Suliztiarto / Bambang Sirjohn ( Album Lagu Pemanjat 1996 )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/strong&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yang Mana Jalan Kesitu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Saat dipersimpangan melangkah ku terhenti
Sementara di situ jalan untuk mencari
Kenyataannya ada kadang harus berbeda
Agar sampai disana aku harus mengalami&lt;span id="fullpost"&gt;

Sementara yang kurasa
Persoalan ada memang terjadi

Suara kecil disini mengajak ku mencari

Detak waktu memacu tak pernah mau berhenti
Mengiringi langkahku membawaku bernyanyi

Nyanyian keraguan kadang memang terjadi
Kenyataannya ada tak semerdu disini
Detak waktu berlalu tak lelah mau berhenti
Diiringi napasku yang melangkah mencari

Sementara yang kurasa
Persoalan ada memang terjaga

Nyanyian persoalan memang harus terjaga
Nyanyian keraguan kadang memang terjadi&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Cok Rampal ( Album Lagu Pemanjat 1996 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pada Batu Dalam Diam

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ketamakan membius jalan hatiku
Ribuan tegak batu bangkitkan geram
Kurasakan betapa angkuh diriku&lt;span id="fullpost"&gt;

Dari beku cengkeramku
Getar ujung pijakku
Hampir tak ku kenali diriku

Keberanian terasa sangat menyiksa
Dasar jurang mengusik mata langkahku
Kusaksikan betapa rapuh jiwaku

Dari beku cengkeramku
Getar ujung pijakku
Hampir tak ku kenali diriku

Ya aku di puncak ini
Terikat pada batu
Hampir tak kulihat apa-apa

Kesabaran membasuh hari-hariku
Hitamnya batu hitam dasar sukmaku
Kurasakan kuasaMu dalam diam

Dari beku cengkeramku
Getar ujung pijakku
Hampir tak ku kenali diriku&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Harry Suliztiarto ( Album Lagu Pemanjat 1996 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iya Memang Kamu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Bukan lagi cermin
Bedak gincupun tak perlu&lt;span id="fullpost"&gt;

Kamu memang masih kamu
Dari dulu memang itu kamu

Waktu jiwamu lelah
Tanganku tak mampu tengadah
Seberang bumi sana
Keluh semakin membara

Beri ramahmu
Sementara tempatku teduh disini

Bukakan aku pintu
Agar bisa memuji dirimu

Cerita tentang merdeka
Lewat mantera sang pujangga

Kamu memang masih kamu
Dari dulu masih tetap kamu

Kata hati bertanya
Masih tegarkah jiwamu ?

Kini kunyanyikan rasa
Lewat suasana yang ada

Kamu memang tetap kamu
Kamu dari dulu kamu
Kamu memang masih kamu
Dari dulu kamu tetap kamu&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Cok Rampal ( Album Lagu Pemanjat 1996 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8,8 mm Dalam KuasaMu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Usai sudah kata kataku
Sendiri terkunci disini
Menatap belukar karang terjal
Arang semua mimpiku&lt;span id="fullpost"&gt;

Coba singkirkan gamang hati
Menjadi belati sendiri
Menembus dinding kelam langit hitam
Bersama geram di nadiku

Tanah oh tanah tanahku
Beri baja ragaku
Kan ku terjang semua yang menghadang
Ke batas takdir yang kupunya

Koyak sudah semua yang ada
Terkoyak ke dasar sukmaku
Sendiri tergantung di gelap malam
Berakhirkah ku disini ?

Sirna kini kesombonganku
Terhempas berkali dan luka
Diterkam beku digerus badai
Tawarkan ku tuk menyerah

Api oh api apiku
Beri bara darahku
Kan kuterjang semua yang menghadang
Ke batas takdir yang kupunya

Tuhan oh Tuhan Tuhanku
Beri mata hatiku
Tetap kusadarkan Kau pelindung diriku
PadaMu ku berserah diri&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Harry Suliztiarto ( Album Lagu Pemanjat 1996 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagu Lama Gaungnya Rata

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dari arah mana aku menyapa
Terhalang bukit dinding berbatu
Irama lama membawa berita
Ceritanya tak semerdu dulu&lt;span id="fullpost"&gt;

Tetabuhan gendangmu bertalu
Merayapi tebing gaungnya bergema
Menangkap keluhmu kisahnya rindu
Dendangmu biru rindukan kerja

Berbondong-bondong awan berarak
Mengusik langitku rautnya kelabu
Orang berarak tebarkan berita
Mengajak sadar ku mencari tahu

Lagunya bukan lagu yang baru
Nyanyiannya masih yang dulu
Lagunya bukan lagu yang baru
Cerita lama rindu kerja memang telah sampai di hulu

Nyanyian rindumu nyanyian duka
Semakin merdu makin menyiksa

Merantau tak mereka duga
Menyeberang tak mereka suka
Menganggur tak mereka pinta
Suara biru gaungnya rata

Nyanyian rindumu nyanyian duka
Semakin merdu makin menyiksa

Lagunya bukan lagu yang baru
Nyanyiannya masih yang dulu
Lagunya bukan lagu yang baru
Cerita lama rindu kerja memang telah sampai di hulu

Irama lamaku bawa berita
Ceritanya tak semerdu dulu
Menangkap keluhmu kisahnya rindu
Dendangmu biru rindukan kerja

Lagunya bukan lagu yang baru
Nyanyianmu masih yang dulu
Lagunya bukan lagu yang baru
Cerita lama rindu kerja memang merata

Lagunya bukan lagu yang baru
Nyanyianmu masih yang dulu
Lagunya bukan lagu yang baru
Nyanyian cinta rindu kerja kini sudah sampai di hulu&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Cok Rampal ( Album Lagu Pemanjat 1996 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cair Lalu Mencari

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tinggi semakin tinggi akal memang untuk mencari
Lewat akalku aku mencari
Sampai batas mana apa yang selalu dicari
Hidup tak terasa memang mencari&lt;span id="fullpost"&gt;

Pada saat lelah bersandar rasa terjadi
Melangkah mencari lelahku terjadi

Aku tak mampu berbuat lebih hari ini
Lewat lelah aku coba mampu menikmati

Sewaktu akan berharap kadang bagai janji
Harapan menjadi rela apapun terjadi
Menanti saat yang ada segera akan kembali
Melangkah mencari lelahku terjadi

Aku tak mampu berbuat lebih hari ini
Saat lelahku datang aku tak mampu mencari
Memang tak perlu menolak saat yang terjadi
Lewat lelah aku coba mampu menikmati

Bagai titik air bumiku pasti kembali
Air mengalir kembali mencari

Lewati lelah terjadi
Kembali pergi mencari

Mengalir air dibumi
Mencair lalu mencari&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Cok Rampal ( Album Lagu Pemanjat 1996 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lagu Pemanjat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniHhG4Q2AI/AAAAAAAAADU/1UWc7Sx4Bmk/s1600-h/30_Pemanjat+copy-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniHhG4Q2AI/AAAAAAAAADU/1UWc7Sx4Bmk/s320/30_Pemanjat+copy-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366187958863976450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Antara hidup dan mati&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Tak kan pernah aku kembali&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Niatku sudah terpatri&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Antara hidup dan mati&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Darah keringat di batu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Terikat tali kehidupan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Rasa takut dan ragu-ragu&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Mengundang dewa kematian&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Berada di ketinggian&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Menjawab segala tekanan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Angin kencang sebagai godaan&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Kita harus mampu bertahan &lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Lagu pemanjat&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Bukan lagu orang sekarat&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Lagu pemanjat&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Lagu orang yang kuat&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Lagu pemanjat&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Bukan hanya sekedar kuat&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Lagu pemanjat&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Lagu jiwa yang liat&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Dinding dingin tebing terjal&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Terus melambai lambaikan tangannya&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Memanggil aku untuk tetap memanjati&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Kehidupan yang penuh dengan misteri&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Sang jari menari
Jangan berhenti&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Kupasrahkan diriku
DigenggamanMu
&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Sang nyali bernyanyi
Di ujung kaki&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;Kuikhlaskan hidupku
Ya kuikhlaskan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Lagu Pemanjat 1996 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-3112944226978260779?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/3112944226978260779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1996-lagu-pemanjat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/3112944226978260779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/3112944226978260779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1996-lagu-pemanjat.html' title='1996 - Lagu Pemanjat'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SniHhG4Q2AI/AAAAAAAAADU/1UWc7Sx4Bmk/s72-c/30_Pemanjat+copy-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-2849799730094226788</id><published>2009-05-21T04:38:00.012+07:00</published><updated>2009-08-07T02:59:14.592+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Kantata Takwa'/><title type='text'>1990 - Kantata Takwa</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cuplikan Film Kantata Takwa

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film yang harus menunggu selama kurang lebih 18 tahun untuk bisa kita saksikan. Film yang dibuat pada jaman rezim Soeharto, berisi rekaman konser Kantata Takwa dipadu dengan cerita yang diperankan oleh personil band yang melegenda tersebut. Diakhir cerita seluruh personil Kantata Takwa tewas dibunuh. Master film ini sempat teronggok tidak terurus, sempat rusak karena kebanjiran, dan akhirnya diperbaiki dengan format digital. Sayang Kantata Takwa The Movie sampai saat post ini diterbitkan hanya dapat disaksikan di bioskop tertentu. Semoga nantinya kita semua bisa menyaksikan film ini.
&lt;/div&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;
&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/2yjaK3EKFcQ&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/2yjaK3EKFcQ&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x5d1719&amp;amp;color2=0xcd311b" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;

&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;Setelah 18 tahun menunggu, film Kantata Takwa akhirnya dirilis. Film semi dokumenter garapan sutradara Erros Djarot dan Gotot Prakosa ini merupakan rekaman konser Kantata Takwa di Stadion Senayan Jakarta pada 1991.&lt;/span&gt;
&lt;span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span&gt;Unsur dramatisasi juga mewarnai film yang meraih Golden Hanoman Award pada Jogja-Netpac Asian Film Festival bulan lalu ini. "Kita tak mau hanya merekam konser. Kita buat perwujudan dari karya seni [Kantata Takwa]," jelas Erros Djarot yang hadir di Studio Liputan 6 Pagi SCTV.

&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/8oyU1ZJdv8w&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x402061&amp;amp;color2=0x9461ca"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/8oyU1ZJdv8w&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x402061&amp;amp;color2=0x9461ca" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;

&lt;div style="text-align: left;"&gt;sumber : &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=8oyU1ZJdv8w&amp;amp;feature=related"&gt;youtube&lt;/a&gt;


&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;


&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kantata Takwa The Movie Sudah Tayang
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnsybGmTi8I/AAAAAAAAAFU/kP5Nj7GDELg/s1600-h/poster.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 249px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnsybGmTi8I/AAAAAAAAAFU/kP5Nj7GDELg/s320/poster.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366938822151211970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
Setelah sempat teronggok selama 18 tahun dan terkena banjir bandang, untuk pertama kalinya film KANTATA TAKWA ini akan ditayangkan kepada khalayak luas mulai tanggal 26 September - 4 Oktober 2008 di jaringan bioskop BLITZ Megaplex (Grand Indonesia JAKARTA dan Paris Van Java BANDUNG).&lt;span id="fullpost"&gt;

Sebuah mahakarya mengagumkan yang seharusnya ditonton pula oleh SBY, JK beserta para jajaran menterinya. Sudah sepatutnya mereka menangis saat menyaksikannya, bahkan harus lebih termehek-mehek dari tangisan gombal di Ayat-Ayat Cinta. Harus menangis karena selama 18 tahun lamanya negara sial ini ternyata tak pernah benar-benar beranjak keluar dari masalah-masalah lama yang itu-itu saja!

Intinya, benamkan pantat Anda di sofa empuk bioskop sekarang juga atau mati saja sekarang juga (jika melewatkannya)!

Don’t Miss It…

KANTATA TAKWA : THE MOVIE
26 September – 4 Oktober 2008
@ Blitz Megaplex &lt;span style="font-size:100%;"&gt;(sumber : &lt;a href="http://wenzrawk.multiply.com/"&gt;wenz rawk&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;VIDEO cuplikan film Kantata Takwa bisa dilihat di :&lt;/span&gt;
&lt;a href="http://wenzrawk.multiply.com/video/item/20/KANTATA_TAKWA_-_Bongkar_Live_at_Senayan_Stadium_June_23_1990?replies_read=30"&gt;wenzrawk.multiply.com&lt;/a&gt;

&lt;span style="font-family:georgia,times new roman,times,serif;"&gt;--------------------------------&lt;/span&gt;
Kutipan review film Kantata Takwa dari yang sudah menyaksikan.

&lt;span style="font-family:georgia,times new roman,times,serif;"&gt;"... Delapan belas tahun menunggu rasanya tak apa. Seperti halnya film &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rock N' Roll Circus&lt;/span&gt; dari The Rolling Stones yang baru dirilis pada tahun 1995 padahal dibuat pada tahun 1968, penantian akan film Kantata Takwa tak sia-sia. Melihat sosok para personel Kantata delapan belas tahun lalu, jelas menjadi nostalgia yang menyenangkan. Iwan Fals masih dalam kondisi liarnya. Bertelanjang dada, rambut panjang, berkumis dan berjenggot. Djody belum terlalu memaksakan egonya di Kantata. Dia masih sadar akan posisinya yang sama dengan yang lain, meskipun dia yang membiayai gerakan itu. Berbeda dengan ketika Kantata masuk di album Kantata Samsara, di mana Djody mulai ingin terlihat lebih menonjol dengan cara memasang fotonya dalam ukuran paling besar dan menulis kata pengantar sok bijak dan sok budayawan..."
........

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia,times new roman,times,serif;"&gt;"... Tapi, melihat film ini saya jadi sedikit sedih. Karena faktanya, sekarang tak ada lagi gerakan budaya sebesar dan sepopuler ketika Kantata Takwa digelar. Gerakan budaya yang tak hanya akan masuk pada kalangan seniman, budayawan dan sejenisnya. Tapi juga akan diterima dengan baik oleh orang awam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia,times new roman,times,serif;"&gt;..."&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-family:georgia,times new roman,times,serif;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;REVIEW film Kantata Takwa selengkapnya bisa dibaca di :&lt;/span&gt;
&lt;a href="http://solehsolihun.multiply.com/journal/item/116/Kemarin_Saya_Nonton_Kantata_Takwa_?replies_read=39"&gt;solehsolihun.multiply.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;
dan
&lt;a href="http://jeancuk.multiply.com/reviews/item/13"&gt;jeancuk.multiply.com&lt;/a&gt;

&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FOTO FOTO dari film Kantata Takwa bisa dilihat di blog salah satu personil Kantata Takwa sekaligus juga pemain film ini :&lt;/span&gt;
&lt;a href="http://jsops.multiply.com/photos/album/15/KANTATA_ON_FILM"&gt;jsops.multiply.com&lt;/a&gt;





&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kantata Takwa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Malam khusuk menelan tahajjudku
Lidah halilintar menjilat batinku
Mentari dan cakrawala kenyataan hidup
Hanya padaMulah kekuasaan kekal&lt;span id="fullpost"&gt;

Ingatlah Allah yang menciptakan
Allah tempatku berpegang dan bertawakal
Allah maha tinggi dan maha esa
Allah maha lembut

Lindungilah dari ganas dan serakah
Lindungilah aku dari setan kehidupan
Berikan mentariMu sinar takwa
Ya ampunilah dosa

Gerhana matahari kuasaMu
Bumi langit manusia ciptaanMu
Hari kiamat ada di tanganMu
Aku bersujud&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, Djody &amp;amp; Jockie (Album Kantata Takwa 1990)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nocturno&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Aku rasa hidup tanpa jiwa
Orang yang miskin ataupun kaya
Sama ganasnya terhadap harta
Bagai binatang didalam rimba&lt;span id="fullpost"&gt;

Kini pikiranku kedodoran
Dilanda permainan yang brutal
Aku dengar denyut kesadaran
Tanganku capek mengetuk pintu

Sialan!
Sialan!

Jaman edan tanpa kewajaran
Gambar iklan jadi impian
Akal sehat malah dikeluhkan
Monyet sinting minta persenan

Sialan!
Sogokan!
Sialan!
Sogokan!

Aku panggil kamu jiwaku
Kugapai kamu dikegelapan
Jadilah kamu bintangku
Jadilah kamu samuraiku

Sialan!
Sogokan!
Godaan!
Sialan!
Sogokan!
Godaan!
Sialan!
Godaan!

Sialan!&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, Jockie, Djody &amp;amp; WS Rendra (Album Kantata Takwa 1990)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rajawali&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Satu sangkar dari besi
Rantai kasar pada hati
Tidak merubah rajawali
Menjadi burung nuri&lt;span id="fullpost"&gt;

Rajawali
Rajawali

Satu luka perasaan
Maki puji dan hinaan
Tidak merubah sang jagoan
Menjadi makhluk picisan

Rajawali
Rajawali
Rajawali
Rajawali

Burung sakti diangkasa
Lambang jiwa yang merdeka
Pembela kaum yang papa
Penggugah jiwa lara

Rajawali
Rajawali
Rajawali
Rajawali

Jiwa anggun teman sepi
Jiwa gagah pasti diri
Sejati

Bertahan pada godaan
Prahara atau topan
Keberanian

Setia kepada budi
Setia pada janji
Kegagahan

Menembus kabut malam
Menguak cadar fajar
Mendatangi matahari
Memberi inspirasi

Mendaki
Mendaki

Meninggi
Meninggi

Bersemi
Bersemi

Mendaki
Mendaki

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals, Jockie, Jabo &amp;amp; WS Rendra (Album Kantata Takwa 1990)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Orang Orang Kalah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Malam yang gelap mencekik bumi
Anjing menggonggong bayi merintih
Orang dipaksa saling memojokkan
Buta langkah buta mata hatinya&lt;span id="fullpost"&gt;

Hati yang menganga
Kosong tak berdarah
Tidak bercahaya

Manusia sembunyi dibalik wajahnya
Kata kata suci berubah makna
Hukum rimba telah menjadi dewa
Siapa kalah terkubur hidupnya

Mayat mayat hidup
Sumbang suaranya
Dimana tempatnya?

Mereka yang telah kalah
Terkapar tak berdaya
Mencoba mengucap doa
Berserakan dijalan menjadi srigala

Orang kalah
Jangan dihina
Dengan cinta
Kita bangunkan

Dikamar aku berkaca
Tampak wajah yang asing
Mentertawakanku

Aku terdiam
Aku merasa
Pernah juga kalah

Siang yang kering terasa menyiksa
Hati yang kering terlunta lunta
Hentikan caci maki tak berguna
Dimata tuhan kita tak berbeda

Dengarlah suara
Mengajak kita
Berbagi duka

Mereka yang pernah kalah
Belum tentu menyerah
Memang jangan menyerah
Masih banyak lagi yang bisa dikerjakan

Orang kalah
Jangan dihina
Dengan cinta
Kita bangunkan

Dikamar aku berkaca
Tampak wajah yang asing
Mentertawakanku

Aku terdiam
Aku merasa
Aku terdiam
Aku terdiam
Aku terdiam
Aku terdiam
Aku merasa
Pernah juga kalah

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Iwan Fals, Jockie, Djody &amp;amp; Jabo (Album Kantata Takwa 1990)&lt;/span&gt;




&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Air Mata&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Disini kita bicara
Dengan hati telanjang
Lepaslah belenggu
Sesungguhnya lepaslah&lt;span id="fullpost"&gt;

Sesuatu yang hilang
Sudah kita temukan
Walau mimpi ternyata
Kata hati nyatanya

Bagaimanapun aku harus kembali
Walau berat aku rasa kau mengerti
Simpanlah rindumu jadikan telaga
Agar tak usai mimpi panjang ini
Air mata nyatanya

Sampai berapa lama
Kita akan bertahan
Bukan soal untuk dibicarakan
Mengalirlah
Mengalirlah
Mengalirlah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals &amp;amp; Jockie (Album Kantata Takwa 1990)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Balada Pengangguran&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;O, apa jadinya?
E, ini apa?
O, apa jadinya?
E, aku lesu?&lt;span id="fullpost"&gt;

Dibolak balik dinalar nalar
Tanpa logika oh ya!
Diraba raba diterka terka
Tidak terduga oh ya!

Misteri ijazah tidak ada gunanya
Ketekunan tidak ada artinya

Pembangunan oh!
Pengangguran ya!
Ya ha ha ha
Oh ya!

Penerangan oh!
Kegelapan ya!
Putus asa oh ya
Oh ya o!

Akan merampok takut penjara
Menyanyi tidak bisa
Bunuh diri ku takut neraka
Menangis tidak bisa

Kaki lima oh!
Kaki lima ya!
Kaki lima oh!
Oh ya!

Makan debu huh!
Makan debu iya!
Ya janji palsu
Oh ya!

Dibolak balik dinalar nalar
Tanpa logika oh ya!
Diraba raba diterka terka
Tidak terduga oh ya!

Menghutang lalu lagi menghutang
Tahu tahu menipu

Pembangunan oh!
Pengangguran ya!
Pengangguran oh!
Oh ya!

Penyuluhan oh!
Kegelapan ya!
Putus asa oh!
Oh ya!

Menghutang lalu lagi menghutang
Tahu tahu menipu

Pembangunan oh!
Pengangguran ya!
Pengangguran oh!
Oh ya!

Menghutang lalu lagi menghutang
Tahu tahu menipu

Penyuluhan oh!
Kegelapan ya!
Putus asa oh!
Oh ya!

Menghutang lalu lagi menghutang
Tahu tahu menipu

Pembangunan oh!
Pengangguran ya!
Pengangguran oh!
Oh ya!

Menghutang lalu lagi menghutang
Tahu tahu menipu&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, Jockie, Jabo &amp;amp; WS Rendra (Album Kantata Takwa 1990)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kesaksian
&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sns0ZLLMWxI/AAAAAAAAAFc/epXqnWNyBgM/s1600-h/iwan-rendra-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 216px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sns0ZLLMWxI/AAAAAAAAAFc/epXqnWNyBgM/s320/iwan-rendra-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366940988043189010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku mendengar suara
Jerit makhluk terluka
Luka luka hidupnya
Luka&lt;span id="fullpost"&gt;

Orang memanah rembulan
Burung sirna sarangnya
Sirna sirna hidup redup
Alam semesta luka

Banyak orang hilang nafkahnya
Aku bernyanyi menjadi saksi
Banyak orang dirampas haknya
Aku bernyanyi menjadi saksi

Mereka dihinakan
Tanpa daya
Ya tanpa daya
Terbiasa hidup sangsi

Orang orang harus dibangunkan
Aku bernyanyi menjadi saksi
Kenyataan harus dikabarkan
Aku bernyanyi menjadi saksi

Lagu ini jeritan jiwa
Hidup bersama harus dijaga
Lagu ini harapan sukma
Hidup yang layak harus dibela &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;

&lt;strong&gt;Iwan Fals, Jockie, Jabo &amp;amp; WS Rendra (Album Kantata Takwa 1990)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gelisah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Anak muda diujung jalan
Petik gitar jilati malam
Mata merah hatinya berdarah
Sebab apa tiada yang mau tahu&lt;span id="fullpost"&gt;

Pada kelelawar ia mengadu
Pada lampu lampu jalan sandarkan angan
Pada nada nada lontarkan marah
Pada alam raya ia berterus terang
Aku gelisah

Orang tua diremang remang
Cari teman hamburkan uang
Senyum ramah tak ada dirumah
Sebab apa tiada yang mau tahu

Pada kelelawar ia mengadu
Pada lampu lampu jalan sandarkan angan
Pada nada nada lontarkan marah
Pada alam raya ia berterus terang
Aku gelisah
Aku gelisah

Gelisah jiwa bagai prahara
Orang muda orang tua
Penuh amarah membabi buta

Gelisah hidup penjara dunia
Penjara dunia
Padang gelisah panas membara
Hutan gelisah memagar hidup
Gelisah langit muntahkan badai

Kebimbangan lahirkan gelisah
Jiwa gelisah bagai halilintar
Aku gelisah
Aku gelisah

Orang orang saling bertengkar
Untuk apa bukan soal lagi
Keserakahan sudah menjadi nabi
Kekuasaan adalah jalan keluar

Pada kelelawar ia mengadu
Pada lampu lampu jalan sandarkan angan
Pada nada nada lontarkan marah
Pada alam raya ia berterus terang
Aku gelisah
Aku gelisah

Orang muda penuh luka
Terkoyak nasib tertikam gelisah
Membalik hidup menerkam nasib

Gelisah badan gelisah tidur
Lingkaran gelisah lingkaran setan
Menggelinding menggelinding
Datang dan pergi
Memagar hidup

Adakah orang tidak gelisah
Gelisah gelisah dunia gelisah
Aku gelisah
Aku gelisah

Aku gelisah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals, Jockie &amp;amp; WS Rendra (Album Kantata Takwa 1990)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sang Petualang
&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Laut biru begitu lapang
Dan gelombang menghalau bosan
Petualang bergerak tenang
Melihat diri untuk pergi lagi&lt;span id="fullpost"&gt;

Ya sejenak hanya sejenak
Ia membelai semua luka
Yang sekejap hanya sekejap
Ia merintih pada samudera

Sebebas camar engkau berteriak
Setabah nelayan menembus badai
Seikhlas karang menunggu ombak
Seperti lautan engkau bersikap

Petualang merasa sunyi
Sendiri di hitam hari
Petualang jatuh terkapar
Namun semangatnya masih berkobar

Petualang merasa sepi / merasa sunyi
Sendiri dikelam hari
Petualang jatuh terkulai
Namun semangatnya bagai matahari

Sebebas camar engkau berteriak
Setabah nelayan menembus badai
Seikhlas karang menunggu ombak
Seperti lautan engkau bersikap

Ya sang petualang terjaga
Ya sang petualang bergerak
Ya sang petualang terkapar
Ya sang petualang sendiri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Karya : Iwan Fals &amp;amp; Robin (Album Kantata Takwa 1990)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Paman Doblang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sns1QVrGQUI/AAAAAAAAAFk/U6Mc6XiyrbQ/s1600-h/19_KantataTakwa+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sns1QVrGQUI/AAAAAAAAAFk/U6Mc6XiyrbQ/s320/19_KantataTakwa+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366941935754166594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Paman Doblang paman Doblang
Mereka masukkan kamu kedalam sel yang gelap
Tanpa lampu tanpa lubang cahaya
Oh pengap&lt;span id="fullpost"&gt;

Ada hawa tak ada angkasa ( terkucil )
Temanmu beratus ratus nyamuk semata ( terkunci )
Tak tahu kapan pintu akan terbuka
Kamu tak tahu dimana berada

Paman Doblang paman Doblang
Apa katamu?

( ...Ketika haus aku minum air dari kaleng karatan
Sambil bersila aku mengarungi waktu
Lepas dari jam, hari dan bulan Aku dipeluk oleh wibawa... )

Tidak berbentuk, tidak berupa, tidak bernama
Aku istirahat disini
Tenaga gaib memupuk jiwaku

Paman Doblang paman Doblang
Di setiap jalan menghadang mastodon dan srigala
Kamu terkurung dalam lingkaran
Para pangeran meludahi kamu dari kereta kencana

Kaki kamu dirantai kebatang karang
Kamu dikutuk dan disalahkan tanpa pengadilan
Paman Doblang paman Doblang
Bubur di piring timah didorong dengan kaki kedepanmu

Paman Doblang paman Doblang
Apa katamu?

Kesadaran adalah matahari
Adalah matahari adalah matahari

Kesabaran adalah bumi
Adalah bumi adalah bumi

Keberanian menjadi cakrawala
Menjadi cakrawala menjadi cakrawala

Dan perjuangan
Adalah pelaksanaan kata kata
Adalah pelaksanaan kata kata

Kesadaran adalah matahari
Adalah matahari adalah matahari

Paman Doblang paman Doblang
Apa katamu? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;

&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Karya : Iwan Fals, Jockie &amp;amp; WS Rendra (Album Kantata Takwa 1990)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-2849799730094226788?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/2849799730094226788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1990-kantata-taqwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2849799730094226788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2849799730094226788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1990-kantata-taqwa.html' title='1990 - Kantata Takwa'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnsybGmTi8I/AAAAAAAAAFU/kP5Nj7GDELg/s72-c/poster.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-2612023875577925972</id><published>2009-05-21T04:38:00.010+07:00</published><updated>2009-08-07T02:37:45.953+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Cikal'/><title type='text'>1991 - Cikal</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cendrawasih

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Sayap sayap cinta bagaikan cendrawasih
Kabarkan berita duka alam raya
Hati bumi luka anak durhaka
Terjungkal merintih menghiba&lt;span id="fullpost"&gt;

Rindu tergoda oleh tembok
Dendam menampakkan wajah gelap
Tetes air mata para malaikat
Berjatuhan kelahan berdebu

Tak hirau akan kesuburan
Kering menindas nurani

Ha ha
Ha ha
Ha ha
Ha ha

Sayap sayap cinta bagaikan cendrawasih
Kabarkan cerita menyayat
Bulan berdengung didalam bayangan
Menghadirkan rupa yang tajam

Dibibir tebing kelam tinggi
Lirih terdengar angin berdoa
Gairah harum lembut kebebasannya
Laksana aroma bunga hutan

Tercium dari puncak gunung
Gemetar sadar terancam

Sayap sayap cinta bagaikan cendrawasih
Di buru luka karena keindahannya
Kesadaran bersinar dengan merdeka
Nyanyi jiwa melebihi tanya

Ada apa gerangan wahai cendrawasih ?
Lingkar matamu hitam letih batinmu
Beratkah deritamu wahai cendrawasih ?
Murung paruhmu kicaukan keluh

Ada apa gerangan ?

Sayap sayap cinta membela bianglala
Sayap sayap cinta membela cakrawala
Sayap sayap cinta membela nuraninya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;

Iwan Fals / Mahesa Ibrahim ( Album Cikal 1991 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ada

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ada yang ada
Ada yang tak ada
Nyatanya ada
Nyatanya tak ada&lt;span id="fullpost"&gt;

Antara ada
Antara tak ada
Ada antara
Diantara ada dan tak ada

Ada yang ada
Ada yang tak ada
Nyatanya ada
Nyatanya tak ada

Antara ada
Antara tak ada
Ada antara
Diantara ada dan tak ada

Hanya tak terasa ada disana
Hanya tak terasa ada disini
Hanya tak terasa apa yang dirasa
Ada dan tak ada mungkin tak berbeda

Ada yang ada
Ada yang tak ada
Nyatanya ada
Nyatanya tak ada

Antara ada
Antara tak ada
Ada antara
Diantara ada dan tak ada

Antara ada disini
Rasa disini
Ada antara disana
Dimana rasa?

Antara ada disini
Nalar disini
Ada antara disana
Dimana nalar?

Ada dan tak ada
Nyatanya ada
Menari dan bernyanyilah
Langit dan bumi nyatanya ada
Tapi tersimpan di cakrawala&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Cikal 1991 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk Yani

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Rembulan tenang dan bisu
Anak bangsa berjalan
Berdesakan bagai tikus di jalan yang licin
Berdesakan bertanya pada masa silam
Apa nasib buni pertiwi?&lt;span id="fullpost"&gt;

Angin subuh memupuri
Tubuh tubuh hitam dengan kabut
Rembulan bisu napasnya mengalir tenang

Wahai kenyataan alam
Wahai kenyataan diri
Wahai kenyataan zaman
Apa nasib bumi pertiwi?

Rembulan tenang dan bisu
Anak bangsa bergerak
Berdesakan didalam kereta malam
Berdesakan dari desa desa ke kota
Apa nasib bumi pertiwi?

Wahai kenyataan alam
Wahai kenyataan diri
Wahai kenyataan zaman
Apa nasib bumi pertiwi?

Wahai kenyataan alam
Wahai kenyataan diri
Wahai kenyataan zaman
Apa nasib bumi pertiwi?

Rembulan tenang dan bisu
Anak bangsa berbaris
Berharapan didepan gerbang pendidikan
Berharapan bermimpi tentang masa depan
Apa nasib bumi pertiwi?

Wahai kenyataan alam
Wahai kenyataan diri
Wahai kenyataan zaman
Apa nasib bumi pertiwi?

Wahai kenyataan alam
Wahai kenyataan diri
Wahai kenyataan zaman
Apa nasib bumi pertiwi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  

&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Cikal 1991 )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Intro
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Snsvr82etEI/AAAAAAAAAFM/Gbl8mG75PsI/s1600-h/20_Cikal+copy-.0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Snsvr82etEI/AAAAAAAAAFM/Gbl8mG75PsI/s320/20_Cikal+copy-.0.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366935813057590338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
Dalam gelap berjalan
Membelah belantara akal
Sendiri
Sendiri
Selalu sendiri&lt;span id="fullpost"&gt;

Pada terang kumerenung
Mencari kesejatian
Mencari
Mencari
Selalu mencari

Pada ruang
Pada waktu
Aku ingin datang

Pada ruang
Pada waktu
Aku ingin datang

Gitar kayu kumainkan
Suaranya lahirkan tanya
Bertanya
Bertanya
Selalu bertanya&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Cikal 1991 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alam Malam

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Malam malam terjebak didalam keraguan
Mana utara mana selatan?
Melihat ketegangan melihat kegelapan
Melihat banyak pertanyaan&lt;span id="fullpost"&gt;

Apa? Siapa? Mengapa? Orang orang bingung
Apa? Siapa? Mengapa? Jangan bingung bingung

Biar saja suka suka
Jangan hiraukan mereka biar saja
Biar saja suka suka
Jangan hiraukan mereka biar saja

Alam malam Alam malam Alam maya da da
Alam malam
Alam malam Alam malam Alam maya da da
Alam malam

Menjadi anak alam lahir diujung malam
Bumi bunda bapak angkasa
Merasakan udara membawa peristiwa
Merenungkan pengalaman

Apa? Siapa? Mengapa? Orang orang bingung
Apa? Siapa? Mengapa? Jangan bingung bingung

Biar saja suka suka
Jangan hiraukan mereka biar saja
Biar saja suka suka
Jangan hiraukan mereka biar saja
Biar saja suka suka
Jangan hiraukan mereka biar saja

Mendengar lagu baru nyanyikan lagu lama
Bermain bersama sama
Menemu kebebasan membebaskan temuan
Mengalami kekosongan

Apa? Siapa? Mengapa? Orang orang bingung
Apa? Siapa? Mengapa? Jangan bingung bingung

Biar saja suka suka
Jangan hiraukan mereka biar saja
Biar saja suka suka
Jangan hiraukan mereka biar saja

Alam malam Alam malam Alam maya da da
Alam malam
Alam malam Alam malam Alam maya da da
Alam malam

Hei apa yang dicari? Tak usah cari cari
Semuanya ada disini
Dimana kehidupan disitulah jawaban
Jawabannya nyanyikanlah

Nyanyi Menyanyi Nyanyikan
Indonesia Raya

Bingung Merenung Merenung
Menjadi gunung
Bingung Mengalir Mengalir
Menjadi air

Bingung Merenung Merenung
Menjadi gunung
Mengalir Mengalir Mengalir
Menjadi air

Biar saja suka suka
Jangan hiraukan mereka biar saja

Bingung Merenung Merenung
Menjadi gunung
Mengalir Mengalir Mengalir
Menjadi air
Mengalir Mengalir Merenung
Menjadi gunung

Alam malam Alam malam Alam maya da da
Alam malam
Alam malam Alam malam Alam maya da da
Alam malam
Alam malam Alam malam Alam maya da da
Alam malam
Alam malam Alam malam Alam maya da da
Alam malam&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Cikal 1991 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Proyek 13&lt;/span&gt;

&lt;/span&gt;Meskipun kurang paham tentang radiasi
Meskipun kurang paham tentang uranium
Meskipun kurang paham tentang plutonium
Ku tahu radioaktif panjang usia&lt;span id="fullpost"&gt;

Aku tak tahu sampahnya ada dimana
Aku tak tahu pula cara menyimpannya
Aku tak yakin tentang pengamanannya
Karena kebocoran pun ada disana

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Aku menolak akal yang tanpa hati
Aku menolak teknologi tanpa kendali
Aku tak mau mengijonkan masa depan
Demi listrik sedikit banyak keruwetan

Sama sekali ku tak anti teknologi
Tapi aku lebih percaya pada hati
Aku tahu listrik penting buat industri
Tapi industri jangan ancam masa depan

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Daripada susah payah beli reaktor
Daripada pusing karena sampah nuklir
Daripada malu kepada anak cucu
Aku bergerak menyanyikan kehidupan

Informasi tentang ini harus diberikan
Bahaya dunia maju harus disingkirkan
Rasa gengsi tak perlu diteruskan
Pembangunan PLTN harap hentikan

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Apa yang akan terjadi nanti

Untuk listrik banyak memerlukan sumber energi
Pilihan itu tentu jadi kucurigai
Sebab di negeri maju reaktor ditutupi
Bukan alasan agar republik ini beli

Aku lebih suka tenaga matahari
Aku lebih suka tenaga panas bumi
Aku lebih suka dengan tenaga angin
Aku lebih suka tenaga arus laut&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Cikal 1991 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cikal&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kerbau dikepalaku ada yang suci
Kerbau dikepalamu senang bekerja
Kerbau disini teman petani&lt;span id="fullpost"&gt;

Ular dinegara maju menjadi sampah nuklir
Ular didalam buku menjadi hiasan tatto
Ular disini memakan tikus

Kerbauku kerbau petani
Ularku ular sanca
Kerbauku teman petani
Ularku memakan tikus

Kerbauku besar kerbauku seram
Tetapi ia bukan pemalas
Hidupnya sederhana

Sancaku besar sancaku seram
Mengganti kulit keluar sarang makan dan bertapa
Hidupnya sederhana

Ularku ular sanca
Kerbauku kerbau petani
Ularku memakan tikus
Kerbauku teman petani

Walau kerbauku bukan harimau
Tetapi ia bisa seperti harimau
Kerbauku tetap kerbau
Kerbau petani yang senang bekerja

Sancaku melilitnya
Kerbauku tidak terganggu
Karena sancaku dan kerbau
Temannya petani

Lalu dimana anak anak sang tikus?

Bayi bayi bayi
Murni dan kosong

Bayi bayi bayi
Bayi ya bayi

Kalau kita sedang tidur dan tiba tiba saja kita terbangun
Karena lubang hidung kita terkena kumis harimau
Mungkin kita akan lari ya lari
Tetapi bayiku tidak

Bukan karena bayiku belum bisa berlari
Aku percaya
Aku percaya

Bayiku tidak akan pernah berfikir
Bahwa harimau itu jahat
Bayiku menarik narik kumis
Dan memukul mukul mulut harimau
Harimau malah memberikan bayiku mainan

Bayiku menjadi bayi harimau
Bayi harimau anak petani
Seperti sanca melilit kerbau
Ia ada di gorong gorong kota

Lantas apa agamanya?

Kerbauku kerbau petani
Ularku ular sanca
Bayiku murni dan kosong
Ia ada di gorong gorong kota

Kerbauku kerbau petani
Ularku ular sanca
Bayiku bayi harimau
Ia ada di gorong gorong kota

Bayi bayi bayi
Murni dan kosong

Bayi bayi bayi
Bayi harimau

Bayi bayi bayi
Yang berkalung sanca

Bayi bayi bayi
Yang di susui kerbau&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Karya : Iwan Fals ( Album Cikal 1991)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Untuk Bram&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Panji panji putih putih
Berkibar setengah tiang
Burung burung merpati
Menebarkan melati
Lampu suci dinyalakan
Dalang tua berdoa&lt;span id="fullpost"&gt;

Wayang kayon diletakkan
Lakon mulai dilakukan
Rahasia dibeberkan
Peristiwa dijelaskan
Bayangan dihidupi
Cermin hati dibagi

Alam semesta
Menerima perlakuan sia sia
Diracun jalan napasnya
Diperkosa kesuburannya

Rayat menilai
Menerima penderitaan curang
Digusur jalan hidupnya
Digoda kemakmurannya

Lakon selesai
Penonton pulang kerumahnya
Membawa hati yang bertanya tanya tanya
Siapa tadi yang menjadi korban
Dijawabnya tanya tanya

Pertanyaan abadi ditanyakan lagi
Tanyakan tanyakan tanyakan tanyakan

Pertanyaan abadi ditanyakan lagi
Ditanyakan ditanyakan ditanyakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; 

&lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Cikal 1991 )





&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pulang Kerja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

Kucing hutan ibu dan anak berang berang
Tikus salju dan harimau kumbang berwarna coklat
Mereka berkelahi untuk kehidupan
Yang aku rasakan adalah keseimbangan&lt;span id="fullpost"&gt;

Kucing hutan lari karena kalah berkelahi
Ibu berang berang pulang kerumah
Kucing hutan bertemu tikus salju
Ibu berang berang bercanda dengan anak anaknya

Karena lapar kucing hutan menerkam tikus salju
Tikus salju malah mendapatkan teman
Kucing hutan yang gagal gagal lagi
Tikus salju biasa saja sudah nasibnya selamat

Dari balik bukit dikaki cemara
Aku melihat mulut harimau berlumuran darah
Kucing hutan yang gagal ia terkapar
Akhirnya mati

Sudah takdir harimau mendatangi berang berang
Tetapi berang berang sudah pulang
Sementara tikus salju entah pergi kemana
Harimau itu kesepian

Aku terkesima
Aku terkesima
Aku terkesima terkesima

Duhai langit
Duhai bumi
Duhai alam raya
Kuserahkan ragaku padamu

Duhai ada
Duhai tiada
Duhai cinta
Ku percaya&lt;/span&gt;

&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Karya : Iwan Fals ( Album Cikal 1991 )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-2612023875577925972?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/2612023875577925972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1991-cikal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2612023875577925972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2612023875577925972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1991-cikal.html' title='1991 - Cikal'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Snsvr82etEI/AAAAAAAAAFM/Gbl8mG75PsI/s72-c/20_Cikal+copy-.0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-1435278721743164863</id><published>2009-05-21T04:38:00.009+07:00</published><updated>2009-08-07T02:25:04.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Swami II'/><title type='text'>1991 - Swami II</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Snst3EP5l7I/AAAAAAAAAFE/7W3D1iMQp8Q/s1600-h/Ws_rendra.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 145px; height: 193px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Snst3EP5l7I/AAAAAAAAAFE/7W3D1iMQp8Q/s320/Ws_rendra.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366933804998563762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;

&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pantun Koruptor

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Dibacakan WS Rendra ditengah Iwan Fals dan kawan-kawan menyanyikan lagu &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2007/02/hio.html"&gt;HIO&lt;/a&gt; dalam konser Merdeka yang berlangsung di Leuwinanggung 16 Agustus 2008)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;

Kalau ada sumur di ladang
Jangan diintip gadis yang mandi
Koruptor akalnya panjang
Jaksa dan hakim diajak kompromi

Berburu ke padang datar
Mendapat janda belang di kaki
Koruptor sakit diijinkan pesiar
Uang rakyat dibawa lari

Berakit rakit ke hulu
Berenangnya kapan kapan
Maling kecil sakit melulu
Maling besar dimuliakan

Ur… Ur… Ur… Ur… Bada Ur…
Selendang sutra jingga
Aturan negara ngalor ngidul
Lantaran wakil rakyat korupsi juga

Hio… Hio… Hio… Hio…

Kura kura dalam perahu
Buaya darat didalam sedan
Wakil rakyat jangan ditiru
Korupsinya edan edanan

Si tukang riba disebut lintah darat
Si hidung belang disebut buaya darat
Pedagang banyak hutang itulah konglomerat
Mereka yang berhutang yang bayar lha kok rakyat?

Binatang bego itu kura kura
Binatang lamban juga kura kura
BBM naik rakyat sengsara
Uang bea cukai ditilep juga

Aduh aduh cantiknya si janda kembang
Sedang menyanyi si Jali Jali
Hujan emas di rantau orang
Hujan babu di negeri sendiri

Hio… Hio… Hio…
Ale… Ale… Ale…
Bakso… Bakso… Bakso…
Onde… Onde… Onde…

Mikul duwur mendem jero
Itu apa artinye?
Artinye…
Kalau ente jadi presiden
Berdosa boleh aje…..&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;WS Rendra&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Koran - Koranku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Aku baca koran ada dalang mainkan wayang
Didalam koran banyak wayang ingin jadi bintang
Ku baca koran belum juga selesai persoalan
Didalam koran semakin jernih kaca kehidupan
Engkau koranku&lt;span id="fullpost"&gt;

Sementara kehidupan masih harus berputar
Sementara masih banyak orang terpaksa bertahan
Menunggu mendengar melihat apa yang kan terjadi
Koran koran berikanlah kami jawaban yang pasti
Engkau koranku

Seharusnya kau buka pintu pintu dunia
Menceritakan apa saja yang sebenarnya
Jadilah engkau api penyadaran
Kehidupan
Jadilah engkau api penyadaran
Sang kebenaran haruslah dijaga dan dikabarkan

Jangan putar balikkan cerita
Jangan jungkir balikkan berita

Jangan putar balikkan cerita
Jangan jungkir balikkan berita

Jangan putar balikkan cerita
Jangan jungkir balikkan berita

Jangan putar balikkan cerita
Jangan jungkir balikkan berita

Bohong&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Jocky (Album SWAMI II 1991)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rog-Rog Asem&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Malam kusam tanpa rembulan
Hanya janji pupus harapan&lt;span id="fullpost"&gt;

Gerombolan burung terbang rendah
Tinggalkan tanah yang hitam

Serang
Terkam
Maut turun tanpa darah

Sumpah
Serapah
Ini semua salah siapa ?

Hari hari semakin letih
Nilai moral entah dimana

Geram
Seram
Tangan tangan melempar kembang

Sunyi
Bisu
Raut wajah berbaris keluh

Siapa menang semua kalah
Semua benar siapa yang salah ?&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Naniel / Sawung Jabo (Album SWAMI II 1991)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Robot Bernyawa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Lihatlah itu ya disana
Orang berkumpul bising suaranya
Wajahnya merah dibakar marah
Sang dewa nasib sedang berduka&lt;span id="fullpost"&gt;

Didepan pabrik minta keadilan
Hanyalah janji membumbung tinggi
Tuntutan mereka membentur baja
Terus bekerja atau di PHK

Inilah lagu orang tak berdaya
Mencoba mempertanyakan haknya
Dituduh pengacau kerja
Dianggap pahlawan kesiangan
Bisa berbahaya

Jangan bertanya jangan bertingkah
Robot bernyawa teruslah bekerja
Sapi perahan dijaman moderen
Mulut dikunci tak boleh bicara

Didepan pabrik minta keadilan
Hanyalah janji membumbung tinggi
Tuntutan mereka membentur baja
Terus bekerja atau di PHK

Inilah lagu orang tak berdaya
Mencoba mempertanyakan haknya
Dituduh pengacau kerja
Dianggap pahlawan kesiangan
Bisa berbahaya

Inilah nasib orang orang bawah
Tidur berjajar menciptakan mimpi indah
Bekerja terus bekerja
Mencoba membalik nasib
Ternyata susah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;

Iwan Fals, Sawung Jabo &amp;amp; Nanoe (Album SWAMI II 1991)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kuda Lumping&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Kuda lumping nasibnya nungging
Mencari makan terpontang panting
Aku juga dianggap sinting
Sebenarnya siapa yang sinting?&lt;span id="fullpost"&gt;

Berputar putar dalam lingkaran
Menari tak sadarkan diri
Mata terpejam mengunyah beling
Mempertahankan hidup yang sulit

Kuda lumping nasibnya nungging
Mencari makan terpontang panting
Aku juga dianggap sinting
Sebenarnya siapa yang sinting?

Mulutnya berbusa
Nasibnya berbusa
Tradisi berbusa
Tradisi amblas

Nyanyi
Penari bernyanyi
Sebelum
Tergilas mati
Sunyi
Hati sang penari
Sebab
Hidup mereka telah tersisih

Berbaju sutra pandai menipu
Membabi buta cari mangsa
Mulut penipu berbau busuk
Mempertahankan hidup yang busuk

Para penipu berkeliaran
Makan tanah memperkosa fakta
Saling menipu sesama penipu
Tidak menipu jadinya tertipu

Mulutnya berbusa
Nasibnya berbusa
Tradisi berbusa
Tradisi amblas

Nyanyi
Penipu menyanyi
Sebelum
Mereka mati
Sunyi
Hati sang penipu
Sebab
Tak bisa menipu diri sendiri

Kuda lumping megap megap
Pelan pelan ditelan jaman
Para penipu tunggu saatmu
Kuda lumping menginjak mulutmu

Kuda lumping nasibnya nungging
Mencari makan terpontang panting
Aku juga dianggap sinting
Sebenarnya siapa yang sinting?

Para penipu berkeliaran
Makan tanah memperkosa fakta
Saling menipu sesama penipu
Tidak menipu jadinya tertipu

Kuda lumping megap megap
Pelan pelan ditelan jaman
Para penipu tunggu saatmu
Kuda lumping menginjak mulutmu

Amblas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(204, 204, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album SWAMI II 1991)




&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hio&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Aku tak mau terlibat segala macam tipu menipu
Aku tak mau terlibat segala macam omong kosong
Aku wajar wajar saja
Aku mau apa adanya
Aku tak mau mengingkari hati nurani&lt;span id="fullpost"&gt;

Aku tak mau terlibat persekutuan manipulasi
Aku tak mau terlibat pengingkaran keadilan
Aku mau jujur jujur saja
Bicara apa adanya
Aku tak mau mengingkari hati nurani

Hio hio hio hio hio
Hio hio hio hio hio
Hoo hoo hoo
Hoo hoo hoo
Hoo hoo hoo
Hoo hoo hoo

“Mulane dulur ayo dijogo
Omongane lan kelakuane”

Aku tak mau bicara yang tentang aku sendiri tidak tahu
Aku tak mau mengerti kenapa orang saling mencaci
Aku mau sederhana
Mau baik baik saja
Aku tak mau mengingkari hati nurani

Aku tak mau kehilangan akal sehat dipikiranku
Aku tak mau menyaksikan ada orang yang dihinakan
Aku hanya tahu
Bahwa orang hidup
Agar jangan mengingkari hati nurani

Hio hio hio hio hio
Hio hio hio hio hio
Hoo hoo hoo
Hoo hoo hoo
Hoo hoo hoo
Hoo hoo hoo

Aku mau wajar wajar saja
Aku mau apa adanya
Aku mau jujur jujur saja
Bicara apa adanya
Aku mau sederhana
Mau baik baik saja
Aku hanya tahu
Bahwa orang hidup
Agar jangan mengingkari hati nurani

Hio hio hio hio hio
Hio hio hio hio hio
Hio hio hio hio hio
Hio hio hio hio hio

Aku tak mau mengingkari hati nurani
Aku tak mau mengingkari hati nurani
Aku tak mau mengingkari hati nurani
Aku tak mau mengingkari hati nurani&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;

Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album SWAMI II 1991)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sangkala&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Apa yang kan terjadi?
Ketika sosok sangkala
Diberi ruang tuk berkuasa&lt;span id="fullpost"&gt;

Kebanggaan nan semu
Kemegahan dalam penantian
Rusaknya tata kehidupan bumi

Bayi bayi menjerit
Menerawang maki kerakusan
Akal tanpa nurani

Apa yang kan terjadi?
Apa yang terjadi nanti?

Waktu kian meranggas
Arus berbalik menghantam
Awan hitam kematian

Mata saling memandang
Semua bertanya tanya
Berkata kata tanpa suara

Apa yang kan terjadi?
Apa yang terjadi kini?

Sangkala menyeringai
Menelan bumi ini&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, Naniel &amp;amp; Innisrisi (Album SWAMI II 1991)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Na Na Na Na&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Desaku
Kampungku
Telah lama menghilang
Tenggelam dalam air
Telah lama terkubur
Tergusur kemajuan&lt;span id="fullpost"&gt;

Dengarlah
Belalang nyanyi bersahutan
Menari dibalik alang alang
Terdengar sangat menyedihkan
Rumah merekapun terancam

Nyanyian
Harapan
Anak anak didesa
Bermain dengan alam
Bermain bayang bayang
Dibawah sinar bulan

Lihatlah
Dilorong perkampungan kota
Anak anak kecil bermain
Imajinasi dikebiri
Surga mereka telah pergi

Saat senja perlahan mendekati
Mereka duduk didalam ruangan
Televisi gantikan dongengan
Tidak pernah tahu masa lalu

Oh ya oh ya
Nyanyian desa

Oh ya oh ya
Nyanyian kota

Oh ya oh ya
Jauh berbeda

Oh ya oh ya
Memang berbeda

Na na na na
Na na na
Na na na na

Na na na na
Na na na
Na na na na

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals, Jabo &amp;amp; Innisrisi (Album SWAMI II 1991)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nyanyian Jiwa&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnstEjNiJGI/AAAAAAAAAE8/nyGnSY5YAAU/s1600-h/21_Swami2+copy-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnstEjNiJGI/AAAAAAAAAE8/nyGnSY5YAAU/s320/21_Swami2+copy-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366932937136809058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Nyanyian jiwa
Bersayap menembus awan jingga
Mega mega
Terburai diterjang halilintar&lt;span id="fullpost"&gt;

Mata hati
Bagai pisau merobek sangsi
Hari ini
Kutelan semua masa lalu

Biru biru biru biruku
Hitam hitam hitam hitamku

Aku sering ditikam cinta
Pernah dilemparkan badai
Tapi aku tetap berdiri oh

Nyanyian jiwa haruslah dijaga
Mata hari haruslah diasah
Nyanyian jiwa haruslah dijaga
Mata hari haruslah diasah

Menjeritlah
Menjeritlah selagi bisa
Menangislah
Jika itu dianggap penyelesaian

Biru biru biru biruku
Hitam hitam hitam hitamku

Aku sering ditikam cinta
Pernah dilemparkan badai
Tapi aku tetap berdiri ohoh

Nyanyian jiwa haruslah dijaga
Mata hari haruslah diasah
Nyanyian jiwa haruslah dijaga
Mata hari haruslah diasah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;
&lt;strong&gt;
Iwan Fals (Album SWAMI II 1991)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kebaya Merah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

Kebaya merah kau kenakan
Anggun walau nampak kusam
Kerudung putih terurai
Ujung yang koyak tak kurangi cintaku&lt;span id="fullpost"&gt;

Wajahmu seperti menyimpan duka
Padahal kursimu dilapisi beludru
Ada apakah?
Ibu

Ceritalah seperti dulu
Duka suka yang terasa
Percaya pada anakmu
Tak terfikir tuk tinggalkan dirimu

Ibuku, darahku, tanah airku
Tak rela kulihat kau seperti itu
Ada apakah?
Ibu&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals (Album SWAMI II 1991)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-1435278721743164863?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/1435278721743164863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1991-swami-ii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/1435278721743164863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/1435278721743164863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1991-swami-ii.html' title='1991 - Swami II'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Snst3EP5l7I/AAAAAAAAAFE/7W3D1iMQp8Q/s72-c/Ws_rendra.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-6430058136376106198</id><published>2009-05-21T04:38:00.008+07:00</published><updated>2009-08-06T01:50:46.414+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Belum Ada Judul'/><title type='text'>1992 - Belum Ada Judul</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Panggilan Dari Gunung&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;

Panggilan dari gunung
Turun ke lembah lembah
Kenapa nadamu murung
Langkah kaki gelisah&lt;span id="fullpost"&gt;

Matamu separuh katup
Lihat kolam seperti danau
Kau bawa persoalan
Cerita duka melulu

Disini menunggu
Cerita yang lain
Disini menunggu
Cerita yang lain
Menunggu

Berapa lama diam
Cermin katakan bangkit
Pohon pohon terkurung
Kura kura terbius

Disini menunggu
Cerita yang lain
Disini menunggu
Cerita yang lain
Menunggu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:130%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;

Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
Besar Dan Kecil&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;

Kau seperti bis kota atau truk gandengan
Mentang mentang paling besar klakson sembarangan
Aku seperti bemo atau sandal jepit
Tubuhku kecil mungil biasa terjepit&lt;span id="fullpost"&gt;

Pada siapa kumengadu?
Pada siapa kubertanya?

Kau seperti buaya atau dinosaurus
Mentang mentang menakutkan makan sembarangan
Aku seperti cicak atau kadal buntung
Tubuhku kecil merengit sulit dapat untung

Pada siapa kumengadu?
Pada siapa kubertanya?

Mengapa besar selalu menang?
Bebas berbuat sewenang wenang
Mengapa kecil selalu tersingkir?
Harus mengalah dan menyingkir

Apa bedanya besar dan kecil?
Semua itu hanya sebutan
Ya walau didalam kehidupan
Kenyataannya harus ada besar dan kecil

Kau seperti bis kota atau truk gandengan
Mentang mentang paling besar klakson sembarangan
Aku seperti bemo atau sandal jepit
Tubuhku kecil mungil biasa terjepit

Pada siapa kumengadu?
Pada siapa kubertanya?
Pada siapa kumengadu?
Pada siapa kubertanya?
Pada siapa kumengadu?
Pada siapa kubertanya?

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;




&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ya Atau Tidak&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;

Bicaralah nona
Jangan membisu
Walau sepatah kata
Tentu kudengar&lt;span id="fullpost"&gt;

Tambah senyum sedikit
Apa sih susahnya?
Malah semakin manis
Semanis tebu

Engkau tahu isi hatiku
Semuanya sudah aku katakan
Ganti kamu jawab tanyaku
Ya atau tidak itu saja

Bila hanya diam
Aku tak tahu
Batu juga diam
Kamu kan bukan batu

Aku tak cinta pada batu
Yang aku cinta hanya kamu
Jawab nona dengan bibirmu
Ya atau tidak itu saja

Tak aku pungkiri
Aku suka wanita
Sebab aku laki laki
Masa suka pria

Ah kuraslah isi dadaku
Aku yakin ada kamu disitu
Jangan diam bicaralah
Ya atau tidak itu saja &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:130%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;

Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mencetak Sawah&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;

Kubaca koran pagi sambil ngopi
Ada kabar menarik hati
Konglomerat akan mencetak sawah
Diatas tanah milik siapa?&lt;span id="fullpost"&gt;

Aku jadi berpikir
Untuk apa berupaya membuat sawah?
Sebab tanah ini tak lagi berkah
Tak lagi ramah

Semua akan sia sia
Karena kami tak lagi makan nasi
Dari bumi pertiwi ini
Dari keringat pak tani

Tanah tanah suburmu
Sudah menjadi ranjang industri
Menjadi ayunan ambisi ambisi
Demi gengsi demi aksi

Untuk apa sawah sawah
Pak taniku sudah pergi
Menjadi pejalan kaki yang sepi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;

Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;





&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mereka Ada Di Jalan&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;

Pukul tiga sore hari
Di jalan yang belum jadi
Aku melihat anak anak kecil
Telanjang dada telanjang kaki
Asik mengejar bola&lt;span id="fullpost"&gt;

Kuhampiri kudekati
Lalu duduk di tanah yang lebih tinggi
Agar lebih jelas lihat dan rasakan
Semangat mereka keringat mereka
Dalam memenangkan permainan

Ramang kecil Kadir kecil
Menggiring bola di jalanan
Rully kecil Ricky kecil
Lika liku jebolkan gawang

Tiang gawang puing puing
Sisa bangunan yang tergusur
Tanah lapang hanya tinggal cerita
Yang nampak mata hanya
Para pembual saja

Anak kota tak mampu beli sepatu
Anak kota tak punya tanah lapang
Sepak bola menjadi barang yang mahal
Milik mereka yang punya uang saja
Dan sementara kita disini di jalan ini

Bola kaki dari plastik
Ditendang mampir ke langit
Pecahlah sudah kaca jendela hati
Sebab terkena bola
Tentu bukan salah mereka

Ronny kecil Herry kecil
Gaya samba sodorkan bola
Nobon kecil Juki kecil
Jegal lawan amankan gawang
Cipto kecil Iswadi kecil
Tak tik tik tak terinjak paku
Yudo kecil Paslah kecil
Terkam bola jatuh menangis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Coretan Dinding&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnRkP0dPTI/AAAAAAAAAEc/MnUiuM_FLjI/s1600-h/BAJ+iklan-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 199px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnRkP0dPTI/AAAAAAAAAEc/MnUiuM_FLjI/s320/BAJ+iklan-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366550851640704306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Coretan di dinding&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;
Membuat resah&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Resah hati pencoret&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;
Mungkin ingin tampil&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);" id="fullpost"&gt;

Tapi lebih resah
Pembaca coretannya
Sebab coretan dinding
Adalah pemberontakan kucing hitam
Yang terpojok di tiap tempat sampah

Ditiap kota
Cakarnya siap dengan kuku kuku tajam
Matanya menyala mengawasi gerak musuhnya
Musuhnya adalah penindas
Yang menganggap remeh
Coretan dinding kota

Coretan dinding
Terpojok ditempat sampah
Kucing hitam dan penindas
Sama sama resah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;&lt;strong&gt;

&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Belum Ada Judul
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnTAMASBJI/AAAAAAAAAEk/vq_Fi8-cfT4/s1600-h/22_BAJ+copy-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnTAMASBJI/AAAAAAAAAEk/vq_Fi8-cfT4/s320/22_BAJ+copy-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366552431164523666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
Pernah kita sama sama susah
Terperangkap didingin malam
Terjerumus dalam lubang jalanan
Digilas kaki sang waktu yang sombong
Terjerat mimpi yang indah
Lelah&lt;span id="fullpost"&gt;

Pernah kita sama sama rasakan
Panasnya mentari hanguskan hati
Sampai saat kita nyaris tak percaya
Bahwa roda nasib memang berputar
Sahabat masih ingatkah
Kau

Sementara hari terus berganti
Engkau pergi dengan dendam membara
Dihati

Cukup lama aku jalan sendiri
Tanpa teman yang sanggup mengerti
Hingga saat kita jumpa hari ini
Tajamnya matamu tikam jiwaku
Kau tampar bangkitkan aku
Sobat

Sementara hari terus berganti
Engkau pergi dengan dendam membara
Dihati&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku Disini

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Mengantuk perempuan setengah baya
Di bak terbuka mobil sayuran
Jam tiga pagi itu
Tangannya terangkat saat sorot lampu mobilku
Menyilaukan matanya
Aku ingat ibuku
Aku ingat istri dan anak perempuanku&lt;span id="fullpost"&gt;

Separuh jalan menuju rumah
Saat lampu menyala merah
Didepan terminal bis kota yang masih sepi
Aku melihat seorang pelacur tertidur
Mungkin letih atau mabuk
Aku ingat ibuku
Aku ingat istri dan anak perempuanku

Dibawah temaram sinar merkuri
Bocah telanjang dada bermain bola
Oh pagi yang gelap
Kau sudutkan aku

Suara kaset dalam mobil
Aku matikan
Jendela kubuka
Angin pagi dan nyanyian sekelompok anak muda
Mengusik ingatanku
Aku ingat mimpiku
Aku ingat harapan
Yang semakin hari semakin panjang tak berujung

Perempuan setengah baya
Pelacur yang tertidur
Bocah bocah bermain bola
Anak muda yang bernyanyi

Sebentar lagi ayam jantan
Kabarkan pagi
Hari harimu menagih janji
Aku disini
Ya aku disini
Ingat ibuku
Istri dan anak anakku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Potret
&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnTutSzV4I/AAAAAAAAAEs/vQ7_PJHdCi4/s1600-h/iwanfalsbelumadajudul-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnTutSzV4I/AAAAAAAAAEs/vQ7_PJHdCi4/s320/iwanfalsbelumadajudul-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366553230374557570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
Melihat anak anak kecil berlari larian
Di perempatan jalan kota kota besar
Mengejar hari yang belum dimengerti
Sambil bernyanyi riang menyambut resiko&lt;span id="fullpost"&gt;

Melihat anak anak sekolah berkelahi
Di pusat keramaian kota kota besar
Karena apa tak ada yang mengetahui
Sementara darah yang keluar bertambah banyak

Melihat anak anak muda diujung gang
Berkelompok tak ada yang dikerjakan
Selain mengeluh dan memanjakan diri
Hari esok bagaimana besok

Mendengar orang orang pandai berdiskusi
Tentang kesempatan yang semakin sempit
Tentang kemunafikan yang kian membelit
Tetapi tetap saja tinggal omongan

Merasa birokrat bersilat lidah
Seperti tukang obat dijalanan
Mencoba meyakinkan rakyat
Bahwa disini seperti di surga

Tak adakah jalan keluar ?&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ikrar
&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Meniti hari
Meniti waktu
Membelah langit
Belah samudra&lt;span id="fullpost"&gt;

Ikhlaslah sayang
Kukirim kembang
Tunggu aku
Tunggu aku

Rinduku dalam
Semakin dalam
Perjalanan
Pasti kan sampai

Penantianmu
Semangat hidupku
Kau cintaku
Kau intanku

Doakanlah sayang
Harapkanlah manis
Suamimu segera kembali

Doakanlah sayang
Harapkanlah manis
Suamimu suami yang baik

Ku titipkan
Semua yang kutinggalkan

Kau jagalah
Semua yang mesti kau jaga

Permataku
Aku percaya padamu

Permataku
Aku percaya padamu

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Karya : Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )





&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Di Mata Air Tidak Ada Air Mata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

Memetik gitar dan bernyanyi
Pada waktu tak bertepi
Di atas langit di bawah tanah
Dihembus angin terseret arus&lt;span id="fullpost"&gt;

Untuk saudara tercinta
Untuk jiwa yang terluka

Tengah lagu suaraku hilang
Sebab hari semakin bising
Hanya bunyi peluru di udara
Gantikan denting gitarku

Mengoyak paksa nurani
Jauhkan jarak pandangku

Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta
Walau aku tahu tak terdengar
Jariku menari tetap tak akan berhenti
Sampai wajah tak murung lagi

Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta
Walau aku tahu tak terdengar
Jariku menari tetap tak akan berhenti
Sampai wajah tak murung lagi

Amarah sempat dalam dada
Namun akalku menerkam
Kubernyayi dimatahari
Kupetik gitar di rembulan

Dibalik bening mata air
Tak pernah ada air mata

Dibalik bening mata air
Tak pernah ada air mata&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals ( Album Belum Ada Judul 1992 )&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-6430058136376106198?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/6430058136376106198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1992-belum-ada-judul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/6430058136376106198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/6430058136376106198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1992-belum-ada-judul.html' title='1992 - Belum Ada Judul'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/SnnRkP0dPTI/AAAAAAAAAEc/MnUiuM_FLjI/s72-c/BAJ+iklan-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-1834478052270089930</id><published>2009-05-21T04:37:00.007+07:00</published><updated>2009-08-07T03:19:01.297+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics Album Swami I'/><title type='text'>1989 - Swami I</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Giliran Bongkar (Lagu Iwan Fals dan Swami) Dijiplak

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sekarang yang sedang jadi pembicaraan hangat diantara penggemar Iwan Fals adalah masalah lagu '&lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/2006/11/bongkar.html"&gt;Bongkar&lt;/a&gt;' yang dinyanyikan oleh &lt;a href="http://iwanfals.co.id/"&gt;Iwan Fals&lt;/a&gt; dan kelompok &lt;a href="http://iwanfalsmania.blogspot.com/search/label/1989%20-%20Swami%20I"&gt;Swami&lt;/a&gt; pada album pertamanya. Lagu itu diaransemen ulang dan dinyanyikan oleh musisi India dengan bahasa mereka. Dan judul lagu itu berubah menjadi 'Oya Oya' yang merupakan soundtrack film India 'Horn Ok Pleassss'.&lt;span id="fullpost"&gt;

Masalahnya adalah penggunaan aransemen lagu 'Bongkar' oleh musisi India tanpa persetujuan dari pengarang lagu ini yaitu Iwan Fals dan kelompok Swami juga label yang memayungi album mereka yaitu Airo Records. Dengan kata lain, lagu 'Bongkar' telah dijiplak musisi India. Intro dan reffrain lagu versi India ini benar-benar mirip dengan versi Iwan Fals. Perbedaan hanya terdapat pada bagian kecil dan tentu saja bahasa yang digunakan.

Kita jadi kembali ingat tentang kasus lagu 'Tak Bisakah' milik band Peterpan yang menjelma menjadi 'Kya Mujhe Pyar Hai'. Lagu Peterpan itu dijiplak habis oleh musisi India dan menjadi lagu yang populer serta menduduki puncak tangga lagu cukup lama di India. Namun menurut kabar berita, pihak Musica Studio (label album Peterpan) telah menyelesaikan kasus penjiplakan ini dengan kekeluargaan.

Menariknya lagi, orang yang menyanyikan 'Oya Oya' dan 'Kya Mujhe Pyar Hai' adalah penyanyi yang sama. Dia adalah penyanyi India bernama Kay Kay.

Mengamati kondisi ini, saya jadi berpikir.. mungkinkah musisi-musisi India sedang melakukan 'balas dendam' sebab lagu-lagu mereka juga sering menjadi objek plagiatisme oleh musisi Indonesia terutama lagu-lagu dangdut? (sb - dari berbagai sumber)

&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut video yang kami ambil dari youtube, silahkan lihat dan bandingkan keduanya.
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ve0PV-zYkfM&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ve0PV-zYkfM&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;
Iwan Fals &amp;amp; SWAMI - Bongkar (original version)
&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5xTLa5AE5Es&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/5xTLa5AE5Es&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;
Kay Kay - Oya Oya (OST Horn Ok Pleassss)




&lt;/div&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
Bento (lyric In English)

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;A folk hero to the urban poor in the 1980s, Iwan Fals’ song were widely circulated on cassette and his live concerts attracted huge and sometimes unruly crowds. ‘Bento’, one of his best-loved songs, was co-written with Naniel and first recorded with the group Swami on the album Swami I in 1989.&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;

&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bento (Lyric in English)
Iwan Fals (Album SWAMI I 1989)&lt;/span&gt;

My name is Bento and I’ve got it all
Plenty of cars, a big solid house
People call me the executive boss
Everyone knows I’m the one
Unreal...!

I’m handsome as hell, the women adore me
One glance and they’re mine
Trading’s my business, I’ll cut any throat
As long as I’m happy, as long as I win
To hell with the losers who get in my way
As long as I’m happy, once more
Unreal...!

Sermons about morality and justice
I have them for breakfast
Deceit, lobbying and graft
I’ll show you how it’s done!

Small-time crooks, street-corner bandits
They know nothing
If you want to get serious,
I’m the one to teach you how
Just say may name three times
Bento, Bento, Bento
Unreal...!

(From &lt;a href="http://books.google.com/books?id=UnSiLB0tBa8C&amp;amp;pg=PA217&amp;amp;ots=jS66qKW1xw&amp;amp;dq=iwan+fals&amp;amp;sig=cfhwdDd4PQje10pvojNa-izj-rE#PPA217,M1"&gt;Here&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;



&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Potret
&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Orang orang resah
Berlomba kejar nafkah
Demi anak bini
Demi sesuap nasi&lt;span id="fullpost"&gt;

Kuno kuno memang
Memang memang kuno
Namun kenyataan
Kita butuh soal itu

Uang dimana uang?
Nasi dimana nasi?
Uang dimana uang?
Nasi dimana nasi?

Seperti binatang
Bila lapar menerjang
Seperti kereta
Nafasnya terdengar

Lidahnya terjulur
Syahwatnya siap lentur
Soal harga diri
Sudah tak berarti

Uang dimana uang?
Nasi dimana nasi?
Uang dimana uang?
Nasi dimana nasi?

Pergi kau!
Jangan nasehati aku oh ya!
Pergi kau!
Aku mau uangmu oh ya!
Pergi kau!
Jangan menggurui aku oh ya!
Pergi kau!
Aku mau nasimu oh!

Anak anak kecil tengadahkan tangan
Mainkan tamborin gapai masa depan
Tanah lahirku aku cinta kau
Bumi darahku aku cium engkau

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals (Album SWAMI I 1989)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;



&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Condet
&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Kubuka jendela
Sapa angin pagi
Ringan kau melangkah
Songsong hidup ini&lt;span id="fullpost"&gt;

Hela lenguh lembu
Halau burung burung
Bocah tawa riang
Canda di kali yang jernih

Bila malam
Tembang di purnama
Yang memberi semangat
Hidup esok hari

Kubuka jendela
Maki angin pagi
Berat kau melangkah
Tuk dapatkan kesempatan

Roda teknologi
Enyahkan pedati
Bias rumah kaca
Lubangi paru bumi

Syair Ronggowarsito
Jerit dan keringat
Gemuruhnya Rolling Stones

Api revolusi
Haruskah padam
Digantikan figur yang tak pasti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals (Album SWAMI I 1989)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;



Cinta

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Orang bicara cinta
Atas nama Tuhannya
Sambil menyiksa membunuh
Berdasarkan keyakinan mereka&lt;span id="fullpost"&gt;

Orang bicara cinta
Atas nama Tuhannya
Sambil menyiksa membunuh
Berdasarkan keyakinan mereka

Air mengalir
Angin berhembus
Hening
Hening
Hening

Doa doa bergema
Mata menetes darah
Satu lagi korban jatuh
Tradisi lenyap dihisap marah

Tuhan ya Tuhan
Namamu disebutkan
Disaat hidup
Waktu sengsara
Dipintu mati

Tuhan ya Tuhan
Tuhan ya Tuhan
Tuhan ya Tuhan
Tuhan ya Tuhan
Tuhan ya Tuhan
Tuhan ya Tuhan
Cinta

Cinta ya cinta
Namamu diagungkan
Disaat hidup
Waktu sengsara
Dipintu mati

Cinta ya cinta
Cinta ya cinta
Cinta ya cinta
Cinta ya cinta
Cinta ya cinta
Cinta ya cinta
Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;

Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album SWAMI I 1989)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perjalanan Waktu
&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pagi telah datang
Matahari datang
Jelata lewati hari
Bersetubuh dengan waktu&lt;span id="fullpost"&gt;

Wajah wajah legam
Matanya membara
Membakar bayangan palsu
Peti mati diatas langit

Oh mereka dihantam kenyataan
Oh mereka teriak!

Orang orang kalah
Tak bisa bicara
Tanyakan pada dunia
Benarkah mereka kalah
Benarkah mereka kalah

Menanti batas
Batas segala yang tidak ada batasnya
Menanti akhir
Akhir segala yang tidak ada akhirnya

Waktu berlalu
Waktu berpacu

Doa doa apa saja
Caci maki apa saja
Doa doa apa saja
Caci maki apa saja

Doa doa apa saja
Caci maki apa saja
Doa doa apa saja
Caci maki apa saja&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals (Album SWAMI I 1989)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Esek Esek Udug Udug (Nyanyian Ujung Gang)

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Menangis embun pagi yang tak lagi bersih
Jubahnya yang putih tak berseri ternoda
Daun daun mulai segan menerima
Apa daya tetes embun terus berjatuhan&lt;span id="fullpost"&gt;

Mengalir sungai sungai plastik jantung kota
Menjadi hiasan yang harusnya tak ada
Udara penuh dengan serbuk tembaga
Topeng topeng pelindung harus dikenakan

Ini desaku
Ini kotaku
Ini negeriku
Ya

Robot robot bernyawa tersenyum menyapaku
Selamat datang kawan di belantara batu
Kulanjutkan melangkah antara bising malam
Mencari tempat mencari harapan

Aku melihat
Aku bertanya
Aku terluka
Ya

Wahai kawan hei kawan bangunlah dari tidurmu
Masih ada waktu untuk kita berbuat
Luka di bumi ini milik bersama
Buanglah mimpi mimpi
Buanglah mimpi mimpi

Buanglah mimpi mimpi
Buanglah mimpi mimpi
Buanglah mimpi mimpi
Buanglah mimpi mimpi

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals (Album SWAMI I 1989)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;




&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Oh Ya!
&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sns4_t8BogI/AAAAAAAAAFs/aNcbwxhDr1o/s1600-h/Trans_11-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 187px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sns4_t8BogI/AAAAAAAAAFs/aNcbwxhDr1o/s320/Trans_11-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366946048256352770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Andaikata aku di mobil itu
Tentu tidak di bus ini
Seandainya aku rumah itu
Tentu tidak di gubuk ini&lt;span id="fullpost"&gt;

A a a andaikata
Se se se seandainya
Oh ya!

Kalau saja aku jadi direktur
Tentu tidak jadi penganggur
Umpamanya aku dapat lotere
Tentu saja aku tidak kere

Ka ka ka kalau saja
U u u umpamanya
Oh ya!

Oh ya! Ya nasib
Nasibmu jelas bukan nasibku
Oh ya! Ya takdir
Takdirmu jelas bukan takdirku

Oh ya! Ya nasib
Nasibmu jelas bukan nasibku
Oh ya! Ya takdir
Takdirmu jelas bukan takdirku

Aku bosan

A a a andaikata
Se se se seandainya
Ka ka ka kalau saja
U u u umpamanya
Oh ya!

Oh ya! Ya nasib
Nasibmu jelas bukan nasibku
Oh ya! Ya takdir
Takdirmu jelas bukan takdirku

Oh ya! Ya nasib
Nasibmu jelas bukan nasibku
Oh ya! Ya takdir
Takdirmu jelas bukan takdirku

La la la
La la la
La la la la la la la la la la la la la

La la la
La la la
La la la la la la la la la la la la la

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album SWAMI I 1989)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;




Bongkar&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Kalau cinta sudah di buang
Jangan harap keadilan akan datang
Kesedihan hanya tontonan
Bagi mereka yang diperkuda jabatan&lt;span id="fullpost"&gt;

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar

Sabar sabar sabar dan tunggu
Itu jawaban yang kami terima
Ternyata kita harus ke jalan
Robohkan setan yang berdiri mengangkang

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar

Penindasan serta kesewenang wenangan
Banyak lagi teramat banyak untuk disebutkan
Hoi hentikan hentikan jangan diteruskan
Kami muak dengan ketidakpastian dan keserakahan

Dijalanan kami sandarkan cita cita
Sebab dirumah tak ada lagi yang bisa dipercaya
Orang tua pandanglah kami sebagai manusia
Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta

Oh oh

Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar
Oh oh ya oh ya oh ya bongkar

Kok bisa?
Bisa kok!
&lt;span style="font-size:78%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals (Album SWAMI I 1989)




&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bunga Trotoar
&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sns5pUA4xlI/AAAAAAAAAF0/LHTB_e3mEQs/s1600-h/18_Swami+copy-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sns5pUA4xlI/AAAAAAAAAF0/LHTB_e3mEQs/s320/18_Swami+copy-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366946762851927634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;
&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Bunga bunga kehidupan
Tumbuh subur di trotoar
Mekar liar dimana mana&lt;span id="fullpost"&gt;

Langkah langkah garang datang
Hancurkan wanginya kembang
Engkau diam tak berdaya

Bungaku
Bunga liar
Bungaku
Bunga trotoar

Menggelar aneka barang
Menggelar mimpi yang panjang
Kaki lima menggelar resah

Diemperan toko besar
Koar mulutmu berkobar
Kaki lima makin menjalar

Bungaku
Bunga liar
Bungaku
Bunga trotoar

Bungaku
Bunga liar
Bungaku
Bunga trotoar

Bungaku
Bunga liar
Bungaku
Bunga trotoar

Bungaku
Bunga liar
Bungaku
Bunga trotoar

Bagai jutaan srigala
Menyerbu kota besar
Tempat asal adalah neraka

Tolong beri tahu aku
Bagaimana caranya ?
Nasib tak pernah berpihak

Bungaku
Bunga liar
Bungaku
Bunga trotoar

Bungaku
Bunga liar
Bungaku
Bunga trotoar

Ya liar
Bunga trotoar
Liar liar liar liar

Bungaku bungaku bungaku
Bunga trotoar

Bunga liar
Bunga liar
Bunga liar

Para kurcaci diinjak mati
Para kurcaca nyanyi tralala
Para kurcaci bersedih hati
Para kurcaca ha ha ha ha ha ha

Para kurcaci diinjak mati
Para kurcaca nyanyi tralala
Para kurcaci bersedih hati
Para kurcaca ha ha ha ha ha ha

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;&lt;strong&gt;Iwan Fals (Album SWAMI I 1989)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Badut&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;

&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt;Dut badut badut badut badut badut badut
Jaman sekarang
Mong omong omong omong omong omong omong omong
Sembarang&lt;span id="fullpost"&gt;

Ditelevisi
Dikoran koran
Didalam radio
Diatas mimbar

Nggut manggut manggut manggut manggut manggut manggut
Seperti badut
Ya iya iya iya iya iya iya
Ya iya iya

Ho ho ho!
Ho ho ho ho ho ho ho
Ho ho ho!
Ho ho ho ho ho ho ho

Peragawati peragawan
Senyam senyum seperti badut
Penyanyi dan pemusik
Bintang film nampang seperti badut

Ditelevisi
Dikoran koran
Didalam radio
Diatas mimbar

Ku aku aku aku aku aku aku
Seperti kamu
Mu kamu kamu kamu kamu kamu kamu
Seperti badut

Ho ho ho!
Ho ho ho ho ho ho ho
Ho ho ho!
Ho ho ho ho ho ho ho
Ho ho ho!

Dut badut badut badut badut badut badut
Jaman sekarang
Mong omong omong omong omong omong omong omong
Sembarang

Ditelevisi
Dikoran koran
Didalam radio
Diatas mimbar

Para pengaku intelek
Tingkah polahnya lebihi badut
Kaum pencuri tikus
Politikus palsu saingi badut

Ho ho ho!
Ho ho ho ho ho ho ho
Ho ho ho!
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);font-size:78%;" &gt;
&lt;strong&gt;Iwan Fals &amp;amp; Sawung Jabo (Album SWAMI I 1989)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;





&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bento&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

Namaku Bento rumah real estate
Mobilku banyak harta berlimpah
Orang memanggilku boss eksekutif
Tokoh papan atas atas segalanya&lt;span id="fullpost"&gt;

Asyik

Wajahku ganteng banyak simpanan
Sekali lirik oke sajalah
Bisnisku menjagal jagal apa saja
Yang penting aku senang aku menang

Persetan orang susah karena aku
Yang penting asyik sekali lagi

Asyik

Khotbah soal moral omong keadilan
Sarapan pagiku
Aksi tipu tipu lobying dan upeti
Woow jagonya

Maling kelas teri bandit kelas coro
Itu kan TONG sampah
Siapa yang mau berguru datang padaku
Sebut tiga kali namaku Bento Bento Bento

Asyik&lt;/span&gt;

&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals (Album SWAMI I 1989)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-1834478052270089930?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/1834478052270089930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1989-swami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/1834478052270089930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/1834478052270089930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1989-swami.html' title='1989 - Swami I'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/Sns4_t8BogI/AAAAAAAAAFs/aNcbwxhDr1o/s72-c/Trans_11-.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-4790088773988858770</id><published>2009-05-21T04:37:00.005+07:00</published><updated>2009-05-21T04:37:44.493+07:00</updated><title type='text'>1989 - Mata Dewa</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-4790088773988858770?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/4790088773988858770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1989-mata-dewa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4790088773988858770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4790088773988858770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1989-mata-dewa.html' title='1989 - Mata Dewa'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-8313573124286692161</id><published>2009-05-21T04:37:00.003+07:00</published><updated>2009-05-21T04:37:29.748+07:00</updated><title type='text'>1988 - Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-8313573124286692161?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/8313573124286692161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1988-antara-aku-kau-dan-bekas-pacarmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8313573124286692161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8313573124286692161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1988-antara-aku-kau-dan-bekas-pacarmu.html' title='1988 - Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-2096665304673275670</id><published>2009-05-21T04:37:00.001+07:00</published><updated>2009-05-21T04:37:17.374+07:00</updated><title type='text'>1988 - 1910</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-2096665304673275670?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/2096665304673275670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1988-1910.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2096665304673275670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2096665304673275670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1988-1910.html' title='1988 - 1910'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-4966786141458676315</id><published>2009-05-21T04:36:00.008+07:00</published><updated>2009-05-21T04:37:05.785+07:00</updated><title type='text'>1987 - Wakil Rakyat</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-4966786141458676315?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/4966786141458676315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1987-wakil-rakyat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4966786141458676315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4966786141458676315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1987-wakil-rakyat.html' title='1987 - Wakil Rakyat'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-2645594445236421113</id><published>2009-05-21T04:36:00.007+07:00</published><updated>2009-05-21T04:36:52.714+07:00</updated><title type='text'>1987 - Lancar</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-2645594445236421113?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/2645594445236421113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1987-lancar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2645594445236421113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2645594445236421113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1987-lancar.html' title='1987 - Lancar'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-8428507572217484103</id><published>2009-05-21T04:36:00.005+07:00</published><updated>2009-05-21T04:36:39.538+07:00</updated><title type='text'>1986 - Ethiopia</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-8428507572217484103?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/8428507572217484103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1986-ethiopia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8428507572217484103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8428507572217484103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1986-ethiopia.html' title='1986 - Ethiopia'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-8101340019700678428</id><published>2009-05-21T04:36:00.003+07:00</published><updated>2009-05-21T04:36:26.048+07:00</updated><title type='text'>1986 - Aku Sayang Kamu</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-8101340019700678428?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/8101340019700678428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1986-aku-sayang-kamu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8101340019700678428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8101340019700678428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1986-aku-sayang-kamu.html' title='1986 - Aku Sayang Kamu'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-8740007993933688690</id><published>2009-05-21T04:36:00.001+07:00</published><updated>2009-05-21T04:36:08.241+07:00</updated><title type='text'>1985 - Sore Tugu Pancoran</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-8740007993933688690?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/8740007993933688690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1985-sore-tugu-pancoran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8740007993933688690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8740007993933688690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1985-sore-tugu-pancoran.html' title='1985 - Sore Tugu Pancoran'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-8664600352957951701</id><published>2009-05-21T04:35:00.007+07:00</published><updated>2009-05-21T04:35:50.557+07:00</updated><title type='text'>1985 - KPJ</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-8664600352957951701?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/8664600352957951701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1985-kpj.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8664600352957951701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8664600352957951701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1985-kpj.html' title='1985 - KPJ'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-1250056543726947241</id><published>2009-05-21T04:35:00.005+07:00</published><updated>2009-05-21T04:35:37.617+07:00</updated><title type='text'>1984 - Sugali</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-1250056543726947241?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/1250056543726947241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1984-sugali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/1250056543726947241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/1250056543726947241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1984-sugali.html' title='1984 - Sugali'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-4165971970697618805</id><published>2009-05-21T04:35:00.003+07:00</published><updated>2009-05-21T04:35:22.517+07:00</updated><title type='text'>1984 - Barang Antik</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-4165971970697618805?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/4165971970697618805/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1984-barang-antik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4165971970697618805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4165971970697618805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1984-barang-antik.html' title='1984 - Barang Antik'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-8190522462693363423</id><published>2009-05-21T04:35:00.001+07:00</published><updated>2009-05-21T04:35:09.744+07:00</updated><title type='text'>1983 - Sumbang</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-8190522462693363423?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/8190522462693363423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1983-sumbang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8190522462693363423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8190522462693363423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1983-sumbang.html' title='1983 - Sumbang'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-8659725940023368299</id><published>2009-05-21T04:34:00.005+07:00</published><updated>2009-05-21T04:34:52.303+07:00</updated><title type='text'>1982 - Opini</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-8659725940023368299?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/8659725940023368299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1982-opini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8659725940023368299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8659725940023368299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1982-opini.html' title='1982 - Opini'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-2463579785804279189</id><published>2009-05-21T04:34:00.003+07:00</published><updated>2009-05-21T04:34:40.204+07:00</updated><title type='text'>1981 - Sarjana Muda</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-2463579785804279189?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/2463579785804279189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1981-sarjana-muda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2463579785804279189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2463579785804279189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1981-sarjana-muda.html' title='1981 - Sarjana Muda'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-8810952434827215712</id><published>2009-05-21T04:34:00.001+07:00</published><updated>2009-05-21T04:34:27.626+07:00</updated><title type='text'>1980 - 3 Bulan</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-8810952434827215712?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/8810952434827215712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1980-3-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8810952434827215712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8810952434827215712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1980-3-bulan.html' title='1980 - 3 Bulan'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-2780020855026467668</id><published>2009-05-21T04:33:00.003+07:00</published><updated>2009-05-21T04:33:56.190+07:00</updated><title type='text'>1979 - Perjalanan (Kelompok Amburadul)</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-2780020855026467668?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/2780020855026467668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1979-perjalanan-kelompok-amburadul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2780020855026467668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/2780020855026467668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1979-perjalanan-kelompok-amburadul.html' title='1979 - Perjalanan (Kelompok Amburadul)'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-8429486552207312492</id><published>2009-05-21T04:33:00.001+07:00</published><updated>2009-05-21T04:33:35.511+07:00</updated><title type='text'>1979 - Canda Dalam Ronda</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-8429486552207312492?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/8429486552207312492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1979-canda-dalam-ronda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8429486552207312492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/8429486552207312492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1979-canda-dalam-ronda.html' title='1979 - Canda Dalam Ronda'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-123706247187229269</id><published>2009-05-21T04:31:00.000+07:00</published><updated>2009-05-21T04:33:19.571+07:00</updated><title type='text'>1979 - Canda Dalam Nada</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-123706247187229269?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/123706247187229269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1979-canda-dalam-nada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/123706247187229269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/123706247187229269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1979-canda-dalam-nada.html' title='1979 - Canda Dalam Nada'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-4284332150622702562</id><published>2009-05-21T04:29:00.006+07:00</published><updated>2009-05-21T08:52:05.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='* Single'/><title type='text'>Single</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Untukmu Terkasih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lagu ini pertama kali dinyanyikan Iwan Fals di layar kaca pada musik special Iwan Fals di Trans7, 14 Maret २००९

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untukmu Terkasih&lt;/span&gt;
Lirik: Fajar Budiman
Lagu: Iwan Fals

Kasih…
Ketika hati, rasa dan jiwa
Serta apa saja yang tersembunyi di dada ini
Mulai tergetar

Karena keindahan matamu
Karena kelembutan senyummu
Karena taburan kasihmu
Justru bayangmu semakin sulit kurengkuh

Sementara
Gelombang rindu
Gelombang kasih sayang terus mengalir
Bagai air dimusim penghujan

Bagai gelombang samudera
Yang mengguncang pantai kehidupan
Hmm…

Kasih ini nyanyian cinta untukmu
Yang entah ada dimana kini
Biar engkau mengerti apa yang terjadi
Dalam hidupku

Kabut sunyi mulai merayap dihati
Bayangmu semakin sulit kucari
Aku tak tahu harus berbuat apa
Angin dan burung-burung pun membisu
Ketika kutanya tentangmu, tentang getaran hatimu
Tentang apa saja yang bertalian dengan jiwamu

Kabut sunyi mulai merayap dihati
Bayangmu semakin sulit kucari
Aku tak tahu harus berbuat apa
Angin dan burung-burung pun membisu
Ketika kutanya tentangmu, tentang getaran hatimu
Tentang apa saja yang bertalian dengan jiwamu
Oohhh…
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;



&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aku Milikmu&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span&gt;Aku Milikmu
&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pongky / Iwan Fals 2008 (OST - &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Kekasih&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

Kupikir kau sudah
Melupakan aku
Ternyata hatimu
Masih membara untukku&lt;span id="fullpost"&gt;

Waktu kan berlalu
Tapi tidak cintaku
Ia mau menunggu
Untukmu untukmu

Aku milikmu malam ini
Kan memelukmu sampai pagi
Tapi nanti bila ku pergi
Tunggu aku disini
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;


&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;strong&gt;Percayalah Kasih&lt;/strong&gt; (versi 1)&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;strong&gt;
Percayalah Kasih&lt;/strong&gt; (versi 1)
&lt;strong&gt;Iwan Fals, Yockie &amp;amp; Vina Panduwinata&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Engkau datang saat bintang-bintang ramah tersenyum&lt;div&gt;Malampun terasa hangat, kurasakan ini didalam hati&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Percayalah&lt;/div&gt;
&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;div&gt;Engkau datang saat sinar rembulan menyentuh tubuhku&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Belaian lembut angin malam membawa sejuta kisah cinta&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Percayalah kasih&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Hadirlah kau saat diriku tak mampu berpikir&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Senyummu membawa damai &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Segala rasa gundah dihati&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menghilang pergi&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Buang segala keraguan itu, dan lupakan saja&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dengarkan bisik hati terdalam, demi kepastian&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Tak terasa begitu cepat waktu berlalu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Buahkan cerita indahJangan kita hancurkan &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mimpi-mimpi yang hampir menjelma nyata&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Tak kusangka &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Engkau yang biasanya diam pasrah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ternyata mampu berkata:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Pergilah kau pergi dari sisiku, lupakan aku"&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Maaf kasih &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sudah terlalu lama kita saling dusta&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maaf kasih &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tak mungkin kubertahan, semoga kau mengerti&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Apapun yang telah kau katakan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tak mudah bagiku
Untuk begitu saja percaya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akan semua katamu&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;Bila itu maumu, tak mungkin kuhalangi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa yang kau kan ingini&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hanya satu pintaku, sudahkah kau sadari&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Betapa sia-sia nya waktu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yang selama ini telah kita lalui&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penuh rasa........cinta&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;


Percayalah Kasih&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; (Versi
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;
Percayalah Kasih&lt;/strong&gt;(versi 2)
&lt;strong style="font-weight: normal;"&gt;Iwan Fals, Yockie &amp;amp; Vina Panduwinata&lt;/strong&gt;

Engkau datang saat bintang-bintang ramah tersenyum
Malampun terasa hangat, kurasakan ini didalam hati
Percayalah&lt;span id="fullpost"&gt;

Engkau datang saat diriku terhempas sendiri
Dalam belaian angin malam diriku bertanya dalam hati
Salahkah daku

Hadirlah kau saat diriku tak mampu berpikir
Senyummu membawa damai
Segala rasa gundah dihati
Menghilang pergi

Kisah antara dua manusia yang dilanda cinta
Tak mungkin selalu berada digaris bahagia

Tak terasa begitu cepat waktu berlalu
Buahkan cerita indah
Haruskah kuhancurkan
Mimpi-mimpi yang hampir menjelma nyata

Tak kusangka
Engkau yang biasanya diam pasrah
Ternyata mampu berkata :
"Pergilah kau pergi dari sisiku, lupakan aku"

Maaf kasih
Sudah terlalu lama kita saling dusta
Maaf kasih
Tak mungkin kubertahan, semoga kau mengerti

Tak ada yang harus disesali
Segala yang telah terjadi
Terkadang didalam hidup ini
Kau dibuai ilusi dan mimpi

Walau ku tak mau semua ini terjadi
Hatiku ternyata tak mampu
Memaksakan suatu perasaan diri
Yang terkadang bimbang dan ragu
Pintaku padamu semoga kau mengerti
Perasaan ini&lt;/span&gt;
(by jsop)


&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;&lt;strong&gt;
&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-4284332150622702562?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/4284332150622702562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/single.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4284332150622702562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/4284332150622702562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/single.html' title='Single'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-7975184701848515538</id><published>2009-05-19T19:35:00.002+07:00</published><updated>2009-05-21T03:49:31.123+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lirik Lagu Yang Tidak Dikomersilkan'/><title type='text'>Lirik Lagu Yang Tidak Dikomersilkan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Terbuka&lt;/span&gt;

Sebuah lirik dari lagu Iwan Fals yang tidak/belum dikomersialkan. Dari karakter vokal Iwan Fals, diperkirakan lagu ini direkam antara tahun 1992 - 1996.&lt;span id="fullpost"&gt;

Terbuka... terbukalah semua
Biarkan... cahaya bersinar
Terbuka... terbukalah semua
Biarkan... gairah bicara

Ketika mulai berbuat
Pastikan langkah jangan goyah

Selamat tinggal semua yang kelam
Mencair sudah yang beku
Kenapa mesti diselimuti gagap
Semua sudah terjawab

Kemarin... sempat ku terlena
Sekarang... aku pun terlena
Tetapi... kemarin dan sekarang berbeda
Kemarin kemarin... sekarang sekarang
&lt;/span&gt;


&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Jalan Masih Panjang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;

Lirik dari salah satu lagu Iwan Fals yang tidak pernah diedarkan&lt;span id="fullpost"&gt;

Matahari bersinar dari balik tembok kaca
Sinarnya putih mengusir rasa malas
Diruang tamu para sahabat bicara apa saja
Sadarkan aku dunia selalu menunggu

Anak-anak didepan TV
Menggoda ibu
Suaranya bagai pedang nabi

Duduk di kursi menghadap mesin membaca buku waktu
Bersikap pasti agar tak oleng diserang haru biru
Cerita teman garuda nangkring di pelangi

Waktu yang berjalan melindas sudah tidak tak berbekas
Kalau saja kita bisa tenang terima segala gempuran
Gairah bertahan tak bosan-bosan mengilik iman

Haus darah didalam bibir
Menggoda ayah
Amisnya aku ingin muntah

Kembali ke diri menjalani sepi
Jernihkan pikiran tidaklah mudah
Menyalakan api menerangi bumi
Melihat kedepan merangkul teman
Jalan masih panjang

Matahari bersinar dari balik tembok kaca
Diruang tamu para sahabat bicara apa saja
Duduk di kursi menghadap mesin membaca buku waktu
Bersikap pasti agar tak oleng diserang haru biru

Waktu berjalan melindas sudah tidak tak berbekas
Kalau saja kita bisa tenang terima segala gempuran
Matahari bersinar dari balik tembok kaca
Mataharipun bersinar diatas batas
Sinarnya putih mengusir rasa malas

Anak-anak didepan TV
Menggoda ibu
Suaranya bagai pedang nabi

Haus darah didalam bibir
Menggoda ayah
Amisnya aku ingin muntah&lt;/span&gt;

&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);font-size:78%;" &gt;by &lt;a href="http://efkaluna.multiply.com/"&gt;Fendi Kurniawan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-7975184701848515538?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/7975184701848515538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/lirik-lagu-yang-tidak-dikomersilkan_19.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/7975184701848515538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/7975184701848515538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/lirik-lagu-yang-tidak-dikomersilkan_19.html' title='Lirik Lagu Yang Tidak Dikomersilkan'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-19341652245341320</id><published>2009-05-19T18:28:00.012+07:00</published><updated>2009-05-21T04:53:02.879+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Album Lagu Iwan Fals'/><title type='text'>KOLEKSI</title><content type='html'>&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/lirik-lagu-yang-tidak-dikomersilkan_19.html"&gt;Lirik Lagu Yang Tidak Dikomersilkan&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/single.html"&gt;Single&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1979-canda-dalam-nada.html"&gt;1979 - Canda Dalam Nada&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1979-canda-dalam-ronda.html"&gt;1979 - Canda Dalam Ronda&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1979-perjalanan-kelompok-amburadul.html"&gt;1979 - Perjalanan (Kelompok Amburadul)&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1980-3-bulan.html"&gt;1980 - 3 Bulan&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1981-sarjana-muda.html"&gt;1981 - Sarjana Muda&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1982-opini.html"&gt;1982 - Opini&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1983-sumbang.html"&gt;1983 - Sumbang&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1984-barang-antik.html"&gt;1984 - Barang Antik&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1984-sugali.html"&gt;1984 - Sugali&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1985-kpj.html"&gt;1985 - KPJ&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1985-sore-tugu-pancoran.html"&gt;1985 - Sore Tugu Pancoran&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1986-aku-sayang-kamu.html"&gt;1986 - Aku Sayang Kamu&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1986-ethiopia.html"&gt;1986 - Ethiopia&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1987-lancar.html"&gt;1987 - Lancar&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1987-wakil-rakyat.html"&gt;1987 - Wakil Rakyat&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1988-1910.html"&gt;1988 - 1910&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1988-antara-aku-kau-dan-bekas-pacarmu.html"&gt;1988 - Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1989-mata-dewa.html"&gt;1989 - Mata Dewa&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1989-swami.html"&gt;1989 - Swami&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1990-kantata-taqwa.html"&gt;1990 - Kantata Taqwa&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1991-cikal.html"&gt;1991 - Cikal&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1991-swami-ii.html"&gt;1991 - Swami II&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1992-belum-ada-judul.html"&gt;1992 - Belum Ada Judul&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1992-hijau.html"&gt;1992 - Hijau&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1993-dalbo.html"&gt;1993 - Dalbo&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1994-anak-wayang.html"&gt;1994 - Anak Wayang&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1994-orang-gila.html"&gt;1994 - Orang Gila&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1996-lagu-pemanjat.html"&gt;1996 - Lagu Pemanjat&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/1998-kantata-samsara.html"&gt;1998 - Kantata Samsara&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2000-best-of-best.html"&gt;2000 - Best of the Best&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2002-suara-hati.html"&gt;2002 - Suara Hati&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2003-incollaboration.html"&gt;2003 - Incollaboration&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2004-manusia-setengah-dewa.html"&gt;2004 - Manusia Setengah Dewa&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2005-in-love.html"&gt;2005 - In Love&lt;/a&gt;

&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/2007-50-50.html"&gt;2007 - 50 : 50&lt;/a&gt;
&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-19341652245341320?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/19341652245341320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/koleksi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/19341652245341320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/19341652245341320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/koleksi.html' title='KOLEKSI'/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3020706668995468339.post-5054752296065016749</id><published>2009-05-14T19:13:00.007+07:00</published><updated>2009-05-19T18:45:41.176+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 204, 255);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:webdings;font-size:180%;"&gt;fals.. hanya seperti angin&lt;/span&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;
&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:lucida grande;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:times new roman;font-size:130%;"  &gt;Rockers tak ubahnya orang suci. Bahkan dipuja layaknya 'seorang' dewa. Gerak tangan seorang bintang rock terkadang bisa menyulut gelombang. Atau pada saat lain, lambaian tangannya bisa membuat publik terbengong-bengong. Apa yang diucapkanseorang maha bintang acap melekat dibenak - diingat - tak ubahnya deretan rumus atau dalil yang harus ditaati. Lirik lagunya diulang-ulang, seperti merapal doa saja........&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;     Itulah sepenggal ''catatan redaksi" yang sempat ditulis di Majalah Hai 13/XIII(28Maret - 3April),yang mengangkat Iwan Fals sebagai "laporan utama",yang berkaitan dengan kasus dibatalkannya tur100 kotanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Setelah 13 tahun, ada yng berubah dari sosok Iwan Fals?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Jelas banyak, seperti helai rambut yang kini menghiasi kepalanya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Tapi adakah setiap helai uban dikepalanya punya cerita tersendiri?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Mungkin saja.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Satu helai, mungkin bercerita tentang Omar Bakrie - yang setelah republik ini punya 4 presiden pun - masih sering disunat gajinya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Satu helai lagi, mungkin berkisah tentang, Bento - yng setelah - dan masih - didera krisis ekonomi pun malah makin banyak berseliweran di negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Satu helai lainnya, mungkin juga berkisah tentang Belalang Tua - yang kini sudah terkulai, tapi kini menetaskan ratusan, bahkan ribuan "belalang muda" yang pasti lebih lapar, lebih rakus.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Stau helai berikutnya, mungkin saja mengungkapkan tentang Buku Ini Aku Pinjam - yang telah berganti judul dan lirik menjadi..."mobil ini aku pinjam..", atau "di mal depan sekolah di sana kenal dirimu.....".&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Dan helai-helai lainnya, mungkin saja mencatat nikmat dan pahitnya perjalanan hidupnya. Penemuan, dan kehilangannya. Pencerahan, dan pasti juga "malam-malam gelapnya".&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Tapi,adakah yang sesungguhnya berubah dari sosok IwanFals?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Jika pun ada,mungkin tidak banyak. Karena, ngga banyak sosok seperti Iwan Fals. Memang, album-albumnya tak pernah diklaim,apalagi diumumkan laris sampai juta-jutaan keping. Tpai adakah yang bisa menyangkal jika ia punya barisan yang kalo dijejer bisa jutaan kepala jumlahnya?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Tak banyak sosok seperti Iwan Fals. Yang setelah riwa riwi di blantika musik lebih dari 20 tahun, tapi tak pernah hilang dari jejeran poster yang dijajakan di pinggir jalan, emperan toko, atau diatas jembatan penyebrangan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Dan, adkah Iwan Fals berdiri dalam barisan "kaum seleb"- yang belakangan ini koq merasa mudah sekali punya "kartu anggota"?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Mungkin tidak.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Ia, mungkin merasa tidak pantas mengenakan setelan jasyang harganya bisa 10 kali gaji "Omar Bakrie",atau perutnya merasa mulas jika harus menyantap seporsi makanan seharga "uang muka RSS".&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Inikah bentuk keberpihakkannya kepada "kaum pinggiran" atau mereka yang terpaksa atau dipaksa dipinggirkan?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Iwan, bisa jadi tidak mengklaim begitu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Karena banyak dari kita yang sesungguhnya bisa melakukan yang sama. Karena banyak dari kita toh dibekali "nurani" yang serupa.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Yang membedakan, banyak dari kita yang lupa, dan ragu untuk jujur.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Dan Iwan Fals, bukannya tk pernah "lupa", tapi paling tidak ia berani mengungkapkan apa yang perlu dikatakannya, dan berusaha untuk jujur.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Setelah 13 tahun, saya cuma bisa menegaskan,Iwan Fals tetap bukan bintang, apalagi maha bintang.Karena, ia begitu dekat, begitu jelas terlihat, dan bukan pula bintang, karena secemerlang apapun bintang toh akan pudar cahyanya, dan kemudian mati.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;Jika pun ia harus "menjadi sesuatu", Iwan Flas mungkin tak lebih sebagai "angin"- yang bisa menggoyahkan dedaunan, membuat riak genangan air, tapi tak perlu menjadi puyh atau tornado.

&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: normal;font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;(iwan)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;
&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3020706668995468339-5054752296065016749?l=surabayafalsoi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/feeds/5054752296065016749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/fals.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/5054752296065016749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3020706668995468339/posts/default/5054752296065016749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://surabayafalsoi.blogspot.com/2009/05/fals.html' title=''/><author><name>Benu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14994098192255513805</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_CNv38SBRHdk/S1gfmWq_j-I/AAAAAAAAAGI/2UfukYNZ360/S220/11640_1173476662179_1385928912_30519358_508659_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
